<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937</id><updated>2012-01-01T08:45:55.603-07:00</updated><category term='kedokteran'/><category term='lain-lain'/><category term='ilmu'/><category term='Islam'/><category term='Aku'/><category term='tokoh sejarah'/><category term='pendidikan'/><category term='pakar'/><category term='Bicara'/><category term='budha'/><category term='TPL'/><category term='cinta'/><category term='Foto'/><category term='perang'/><category term='palestine'/><category term='HMI'/><category term='sosial'/><category term='solidaritas'/><category term='yunani'/><category term='pemuda'/><category term='pemerintah'/><category term='nikah'/><category term='hukumislam'/><category term='filsafat'/><category term='Sistem Pemerintahan'/><category term='pluralisme'/><category term='agama'/><category term='HAM'/><category term='haditsnabawiyah'/><category term='feminisme'/><category term='lingkungan'/><title type='text'>Aku Bicara</title><subtitle type='html'>(Selamat Datang di Jendela Agus Hermawan...!)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3123276292473433796</id><published>2011-08-22T08:12:00.004-06:00</published><updated>2011-08-22T08:49:54.834-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HMI'/><title type='text'>HMI ber KOBAR di UNTAMA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ClDH0u-H970/TlJsfx1gkoI/AAAAAAAAAIE/CFcKe2Ypc-U/s1600/SAM_3604.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ClDH0u-H970/TlJsfx1gkoI/AAAAAAAAAIE/CFcKe2Ypc-U/s320/SAM_3604.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5643692576258167426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kini merambah rumah da'wah baru di kab.Kotawaringin Barat Prov.Kalimantan Tengah. melalui komitmen yang dibangun dari beberapa orang seperti Yasan, Nur Rohman cs. HMI kini lahir kembali dengan bangun komisariat (Universitas Antakusuma) UNTAMA P.Bun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pencapaian ini HMI melakukan training LK-1 (Basic Training) yang merupakan pintu awal bagi bergabungnya mahasiswa Islam kedalam HMI. Pelatihan yang digelar selama 3 hari di Desa Sei Bakau Kec. Kumai ini telah antusias diikuti oleh 45 Mahasiswa/i dari berbagai Fakultas di Univ. Antakusuma. Nur Rohman selaku Ketua Panitia LK-1 mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan kecintaan organisasi dikalangan mahasiswa UNTAMA, sebagai wujud tanggung jawab sosial atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sosial responsibility&lt;/span&gt; yang seyogyanya disadari mahasiswa sebagai bagian pengabdian kepada masyrakat, negara dan agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HMI dengan posisinya sebagai organisasi eksternal kampus memiliki peran yang sangat panting sebagai alat perjuangan yang difungsikan dua arah. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, sebagai laboratorium pembinaan karakter mahasiswa yang sadar akan peran dan fungsinya sebgai kader da'wah yang diembankan kepada setiap muslim dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kedua&lt;/span&gt;, alat perjuangan yang senantiasa diarahkan bagi pembelaan kaum mustad'afin (kaum tertindas) wujud dari kesadaran mahasiswa untuk selalu menjadi agent of social di tengah-tengah masyrakat. dalam pelaksaan kegiatan ini juga dilangsungkan RAK (rapat anggota komisariat) dengan agenda pemilihan ketua umum dengan saudara Sadam Husein yang terpilih dan pembahasan program kerja organisasi yang menjadi cikal bakal terbentuknya HMI Kom.ANTAKUSUMA P.BUN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT ATAS TERBENTUK HMI KOMISARIAT UNTAMA P.BUN&lt;br /&gt;PANTANG TOLAK TUGAS, PANTANG ULUR WAKTU, PANTANG TUGAS TAK TERSELESAIKAN &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;YAKIN USAHA SAMPAI (YAKUSA)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;disunting oleh : Agus Hermawan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3123276292473433796?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3123276292473433796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2011/08/hmi-ber-kobar-di-untama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3123276292473433796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3123276292473433796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2011/08/hmi-ber-kobar-di-untama.html' title='HMI ber KOBAR di UNTAMA'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ClDH0u-H970/TlJsfx1gkoI/AAAAAAAAAIE/CFcKe2Ypc-U/s72-c/SAM_3604.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3649832111720892144</id><published>2010-12-13T03:21:00.002-07:00</published><updated>2010-12-13T03:24:48.107-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Syariat Islam Mengenai Cinta &amp; Menikah Tanpa Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/TQX0WoeTivI/AAAAAAAAAHQ/D8sLBNiXT7U/s1600/155348_1517289848425_1119866615_31152635_3006008_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 239px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/TQX0WoeTivI/AAAAAAAAAHQ/D8sLBNiXT7U/s320/155348_1517289848425_1119866615_31152635_3006008_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550110785462831858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala di dalam jiwa manusia, yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya. Sebagaimana Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendir , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS. Ar Rum: 21)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka, lapang dan sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cinta Adalah Fitrah Yang Suci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menikah Tanpa Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya sebuah pernikahan terjadi tanpa dilandasi oleh cinta. Mereka berpendapat bahwa cinta itu bisa muncul setelah pernikahan. Islam memandang bahwa faktor ketertarikan merupakan faktor yang tidak bisa diabaikan begitu saja.Islam melarang seorang wali menikahkan seorang gadis tanpa persetujuannya dan menghalanginya untuk memilih lelaki yang disukainya seperti yang termuat dalam Al Qur'an dan Al Hadist&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: "Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin dengan bakal suaminya" (QS. Al Baqarah: 232)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu , bahwa seorang wanita datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam , lalu ia memberitahukan bahwa ayahnya telah menikahkannya padahal ia tidak suka , lalu Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam memberikan hak kepadanya untuk memilih” (HR Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena yang menjalani sebuah pernikahan adalah kedua pasangan itu bukanlah wali mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu seorang yang hendak menikah hendaknyalah melihat dahulu calon pasangannya seperti termuat dalam hadist: "Apabila salah seorang dari kamu meminang seorang wanita maka tidaklah dosa atasnya untuk melihatnya, jika melihatnya itu untuk meminang, meskipun wanita itu tidak melihatnya" (HR. Imam Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar dalam beberapa kasus, pasangan yang menikah tanpa didasari cinta bisa mempertahankan pernikahannya. Tapi apakah hal ini selalu terjadi, bagaimana bila yang terjadi adalah sebuah neraka pernikahan, kedua pasangan saling membenci dan saling mencaci maki satu sama lain. Sebuah pernikahan dalam islam diharapkan dapat memayungi pasangan itu untuk menikmati kehidupan yang penuh cinta dan kasih sayang dengan mengikat diri dalam sebuah perjanjian suci yang diberikan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala. Karena itulah rasa cinta dan kasih sayang ini sudah sepantasnya merupakan hal yang harus diperhatikan sebelum kedua pasangan mengikat diri dalam pernikahan. Karena inilah salah satu kunci kebahagian yang hakiki dalam mensikapi problematika rumah tangga nantinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3649832111720892144?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3649832111720892144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2010/12/syariat-islam-mengenai-cinta-menikah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3649832111720892144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3649832111720892144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2010/12/syariat-islam-mengenai-cinta-menikah.html' title='Syariat Islam Mengenai Cinta &amp; Menikah Tanpa Cinta'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/TQX0WoeTivI/AAAAAAAAAHQ/D8sLBNiXT7U/s72-c/155348_1517289848425_1119866615_31152635_3006008_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8170137669457979051</id><published>2010-07-09T21:59:00.001-06:00</published><updated>2010-07-09T22:03:28.069-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Oh..Andaikan Aburizal Bakrie Berani   Meniru Cut Tari</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Meskipun banyak kalangan menganggap bahwa permintaan maaf saja&lt;br /&gt;tak cukup, tapi Cut Tari memberikan contoh yang baik. Cut Tari dengan &lt;br /&gt;berlinang air mata meminta maaf kepada publik atas peredaran video mesum&lt;br /&gt;mirip dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan mantan petinggi Group Bakrie, Aburizal Bakrie yang &lt;br /&gt;masih saja tidak merasa bahwa Group Bakrie bersalah dalam kasus lumpur &lt;br /&gt;Lapindo. Tidak peduli mayoritas pendapat pakar geologi internasional &lt;br /&gt;mengatakan bahwa semburan lumpur itu bukan bencana alam melainkan akibat&lt;br /&gt;aktivitas pemboran. Tidak peduli dengan bocornya dokumen rahasia MEDCO &lt;br /&gt;yang mengungkapkan bahwa aktivitas pemboran adalah pemicu terjadinya &lt;br /&gt;semburan lumpur. Begitu juga dengan hasil audit BPK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, andaikata Aburizal Bakrie berani meniru keberanian Cut Tari untuk&lt;br /&gt;meminta maaf ke publik.. Ia meminta maaf kepada warga Porong, Sidoarjo &lt;br /&gt;atas terjadinya semburan lumpur Lapindo. Ia juga meminta maaf kepada &lt;br /&gt;seluruh rakyat Indonesia bahwa penanganan semburan lumpur Lapindo telah &lt;br /&gt;menyedot uang rakyat di APBN.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8170137669457979051?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8170137669457979051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2010/07/ohandaikan-aburizal-bakrie-berani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8170137669457979051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8170137669457979051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2010/07/ohandaikan-aburizal-bakrie-berani.html' title='Oh..Andaikan Aburizal Bakrie Berani   Meniru Cut Tari'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-996621528976675950</id><published>2010-07-09T21:54:00.000-06:00</published><updated>2010-07-09T21:57:55.337-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><title type='text'>Hindari Politik Tikus, Kembalikan Bakrie Award!</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kucing datang,Cepat ganti muka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera menjelma, Bagai tak tercela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tikus-Tikus Kantor, Iwan Fals)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan lagu Iwan Fals yang berjudul &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Tikus-Tikus Kantor"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;menggambarkan prilaku manusia yang mengikuti sifat tikus. Meskipun&lt;br /&gt;salah, karena kelihaiannya, seakan-akan menjadi seorang malaikat yang&lt;br /&gt;tak tercela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, beberapa waktu yang lalu, mantan petinggi Group Bakrie yang&lt;br /&gt;juga Ketua Umum Partai Golkar menyerukan kepada kader partai, yang&lt;br /&gt;besar di era rejim otoriter orde baru itu, untuk meniru prilaku tikus&lt;br /&gt;dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sebelumnya, dihadapan para komunitas blogger, Aburizal Bakrie&lt;br /&gt;dengan lantangnya mengatakan tidak merasa bersalah dalam kasus semburan&lt;br /&gt;lumpur Lapindo. Ia seakan mengabaikan bahwa mayoritas pakar pemboran&lt;br /&gt;internasional mengungkapkan bahwa semburan lumpur di Sidoarjo bukan&lt;br /&gt;bencana alam namun akibat aktivitas pemboran Lapindo, perusahaan milik&lt;br /&gt;Group Bakrie. Hal yang sama juga diungkapkan oleh hasil audit Badan&lt;br /&gt;Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk menyembunyikan kejahatan itulah,&lt;br /&gt;Aburizal Bakrie menggunakan instrumen Partai Golkar dan Sekretariat&lt;br /&gt;Gabungan Partai Koalisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intelektual dan budayawan tentu sangat berperan dalam membela&lt;br /&gt;masyarakat yang menjadi korban semburan lumpur Lapindo ini. Kebenaran&lt;br /&gt;dan keadilan harus ditegakan. Para intelektual dan budayawan harus&lt;br /&gt;mulai berani menyuarakan nuraninya. Korban lumpur Lapindo harus mereka&lt;br /&gt;bela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun penghargaan Bakrie Award sangat mungkin akan membuat para&lt;br /&gt;intelektual dan budayawan itu enggan dan ragu untuk menyuarakan&lt;br /&gt;kebenaran dan keadilan dalam kasus semburan lumpur Lapindo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Gerakan Masyarakat Sipil Menuntut Keadilan Korban Lumpur&lt;br /&gt;Lapindo menyerukan kepada para penerima Bakrie Award, untuk&lt;br /&gt;mengembalikan Bakrie Award. Dengan mengembalikan penghargaan, para&lt;br /&gt;intelektual dan budayawan itu menjadi bebas untuk menyuarakan kebenaran&lt;br /&gt;dan keadilan dalam kasus lumpur Lapindo. Tentu saja dengan&lt;br /&gt;mengembalikan Bakrie Award, para intelektual dan budayawan itu juga&lt;br /&gt;terhindar dari ancaman politik tikus yang memiliki karakter licik dan&lt;br /&gt;culas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penyeru untuk pengembalian Bakrie Award:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Siti Maemunah, Jariangan Advokasi Tambang (Jatam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Andree Wijaya (Jatam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Usman Hamid, Komite untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Chalid Muhammad, Institut Hijau Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Riza Damanik, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berry Nadian Furqon, Walhi Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Taufik Basari, LBH Masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Doel Haris, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Catur, Walhi Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Rini Nasution, Yayasan SatuDunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Musjtaba Hamdi, Posko Korban Lapindo-Porong, Sidoarjo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Firdaus Cahyadi, Yayasan SatuDunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Sinung , KontraS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Ndaru, Imparsial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Larasati, LBH Masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Luluk, Jatam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Beggy, Jatam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Pius Ginting, Walhi Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Halim, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Dewi, Solidaritas Perempuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Dyah Paramita, ICEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Selamet Daryoni, Institut Indonesia Hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Cut Rindayu, Yayasan SatuDunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Hendro Sangkoyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Torry Kuswardono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Arief Wicaksono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Andreas Harsono, Yayasan Pantau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Imam Shofwan, Yayasan Pantau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Don K. Marut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Riza V. Tjahjadi, Biotani &amp; Bahari Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Teguh Surya, Walhi Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Erwin Basrin dari Akar Bengkulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Ronald Reagen dari Komkot PRP Bengkulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Sofyan, Bingkai-Indonesia, Jogjakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Abdul Waidl, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Siti Nurrofiqoh, Yayasan Pantau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Wahyu Susilo, Infid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Mohammad Djauhari, KPSHK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. M. Zulficar Mochtar, Destructive Fishing Watch (DFW)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. SABASTIAN E SARAGIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Ruby, Asian Muslem Action Network (AMAN) Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Djuni Pristiyanto, Moderator Milis Lingkungan dan Milis Bencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Bosman Batubara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Akhmad Murtajib, Institut Studi untuk Penguatan Masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Valentina Sri Wijiyati, Koord. Div. Advokasi Penganggaran Untuk Pemenuhan Hak EKOSOB IDEA Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Muslimin Beta, Turatea Profesional Network&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Maria Josephine Wijiastuti, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. R. Yando Zakaria, fellow pada Lingkar Pembaruan Desa dan Agraria (KARSA), Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Fahri Salam, Yayasan Pantau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Subagyo, LHKI Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. AbduRahman, Tankinaya Institute&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Chick Rini, Yayasan Leuser International&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Rere Christanto, Posko Porong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Dian Prima, Posko Porong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Sapariah Saturi-Harsono, Wartawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Endang Prihatin, Wartawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Indra Purnomo, Freelancer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disunting dari : Firdaus Cahyadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-996621528976675950?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/996621528976675950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2010/07/hindari-politik-tikus-kembalikan-bakrie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/996621528976675950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/996621528976675950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2010/07/hindari-politik-tikus-kembalikan-bakrie.html' title='Hindari Politik Tikus, Kembalikan Bakrie Award!'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3269295505931899833</id><published>2009-10-10T02:23:00.001-06:00</published><updated>2009-10-10T02:26:54.814-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>PARAMETER JUANG MAHASISWA</title><content type='html'>Oleh : Agus Hermawan&lt;br /&gt;*) Mahasiswa Fakultas Teknik UNPAR dan Aktivis HMI Cab.Palangkaraya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mahasiswa Sebagai Kekuatan Pembaharu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Satu menjadi dua, dua menjadi tiga, tiga menjadi empat dan seterusnya hingga mencapai bilangan tak terhingga. Itulah kiranya gambaran problematika hidup sosial disekitar anda maupun kita semua, mulai dari masalah ekonomi sampai pada ranah hukum yang tak kunjung membaik dinegeri ini. Hingga tak terperi rasanya saat banyak dari elemen sosial (baca : masyarakat) kita yang pesimistis dan tak jarang juga aphatis terhadap kondisi sosial sekitarnya meski  hanya sejengkal jarak duri masalah sosial itu berada. Mungkin sikap ini tak hanya berlatarkan ketidak pedulian semata, namun juga bisa berarti dengan saking ruwetnya masalah yang ada. Layaknya benang yang sudah kusut semata tentu tak hanya membutuhkan supir truk yang mampu menyelesaikannya atau juga petani, guru, jenderal bahkan dan yang lainnya karena memang itu bukan profesionalisme mereka, melainkan penganyam tenun atau kainlah yang memiliki potensi dan kapasitas untuk kembali merajut kusut yang ada menjadi rapi dan indah jadinya.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Alur penganalogian yang saya kemukakan tadi, sebenarnya hanyalah merupakan cara saya untuk mengungkapkan kepada anda sosok problem solver (baca: pemecah masalah) yang tepat dan harusnya melibatkan dirinya dalam peliknya problem sosial saat ini. Dan sosok itu adalah Mahasiswa, ya merekalah orangnya. Dan saat ditanya mengapa harus mereka…?. Jawabnya pun adalah pertama dari segi sejarah sepak terjang mahasiswa tentu sudah tak diragukan lagi, karena berbagai agenda perubahan sosial penting bangsa ini justru berasal dari tangan mereka tanpa sedikitpun harus mengabaikan peran element lainnya, dimulai dari sumpah pemuda hingga detik proklamasi kemerdekaan semuanya memerlukan tetesan dan cucuran darah serta keringat agent of change (agen perubah) ini. Kedua, mahasiswa yang merupakan intelektual muda negeri tercinta ini memang harus sudah sewajarnya untuk melibatkan diri dalam kondisi sosial masyarakat saat ini, karena kalau bukan mereka lantas siapa lagi nantinya yang melanjutkan roda kehidupan negeri ini dimasa mendatang. Dan yang terpenting adalah saat kita mengalisa masalah-masalah sosial saat ini, maka kita akan mendapatkan satu benang merah yang bernama kebijakan, karena apapun kondisinya saat ini semuanya hanyalah merupakan produk dari kebijakan yang berasal dari pemimpin baik itu walikota, bupati, gubernur sampai pada level president sekalipun. Nah, posisi mahasiswa dalam hal ini sangat strategis karena dalam tatanan sosial agent of future (agen masa depan) ini mereka merupakan penyambung lidah masyarakat untuk disampaikan kepada kalangan elite negeri ini, walaupun dalam kenyataannya proses ini belum sepenuhnya mendapat respon yang semestinya dari mereka yang duduk dikursi terhormat sana.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Parameter Juang Mahasiswa&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Gerak mahasiswa melalui tetesan keringat, semangat dan tak jarang harus berakhir dengan insiden seperti halnya yang telah saya alami pada 12 Juni 2009 yang lalu dengan menjadi korban pemukulan preman pada saat aksi anti korupsi dipalangkaraya. Adalah bukti betapa mahalnya harga sebuah perubahan yang ingin dicapai melalui konsistensi sebagai agen pembaharu negeri ini. Tak banyak memang dari kalangan mahasiwa yang sadar dan memiliki main frame sama seperti ia, kami dan mereka sebagai aktivis mahasiswa, namun pasti akan tetap ada penerusnya walau dengan frekuensi yang fluktuatif disetiap saatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; HMI, KAMMI, GEMA PEMBEBASAN, PMII, PMKRI, dan GMKI adalah sejumlah deretan nama dari banyaknya organisasi mahasiswa diluaran sana yang secara substansi menginginkan perbaikan dan perbaharuan dinegeri ini walau dengan perspektif yang berbeda. Langkah dan pergerakan merekapun tak dapat dipisahkan dengan arah dan roda perjalanan negeri ini, Karena sebagai alat perjuangan memang sudah tak terhitung lagi titikan keringat dan perasan pemikiran yang mereka berikan untuk negeri yang kita cintai bersama ini. Dan semua itu tentu tak hanya berakhir pada titik eksistensialisme (baca: promosi diri) belaka, namun harapan kedepannya adalah bagaimana sebenarnya bangsa ini mampu bangkit dari berbagai keterpurukan dari berbagai sisi dan relung kehidupan didalamnya dan semata-mata hal ini ditujukan untuk rakyat Indonesia tercinta. Inilah harga yang diharapkan dan inilah parameter (ukuran) yang menjadi landasan dari setiap perjuangan yang mahasiswa berikan. Dan seharusnya inilah pula yang menjadi fokus dan perhatian utama dari mereka yang menjadi wakil rakyat disana, bukan dengan mempertebal kantong mereka semata.   &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hidup Mahasiswa, Yakin Usaha Sampai!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3269295505931899833?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3269295505931899833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/10/parameter-juang-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3269295505931899833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3269295505931899833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/10/parameter-juang-mahasiswa.html' title='PARAMETER JUANG MAHASISWA'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-4634583034131511008</id><published>2009-07-21T10:09:00.000-06:00</published><updated>2009-07-21T10:10:51.149-06:00</updated><title type='text'>ANDAI KATA KITA JODOH...!</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Berwasiat-wasiatanlah- kamu terhadap perempuan dengan sebaik-baik¬nya. Karena kamu mengambilnya jadi isteri ialah sebagai amanat dari Allah, dan barulah halal kehormatannya bagi kamu setelah dihalalkan dengan kalimat Allah. "&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;( Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist yang begitu agung ini membuat hati begitu takjub dan haru atas limpahan mutiara yang disampaikannya. Begitu banyak cerita, begitu banyak kisah didunia ini namun hanya satu kisah yang mampu membuat banyak manusia bingung dan tak jarang sulit mengurusinya. Adapun itu adalah kisah hati atau masalah cinta dan tepatnya lagi perkara kasih sayang antara si bin dan si binti. Tak pelik itupunlah yang terkadang membuat diri ini terjaga dari tidurnya, gelisah dalam mimpinya dan merenung disaat sendirinya dan menangis di dalam sholatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih dan sayang yang terlanjur terikrar dalam hati ini buatnya. Seringlah waktu membuat diri untuk berharap, berharap untuk meraih dan memilikinya sebagai yang halal dalam hidup. Tertawa bersama, bersenandung berdua, makan dengan si dia dan bahkan ber angan untuk tidur dan terjaga bersama. Adalah suatu yang lumrah untuk diharap setiap manusia termasuk aku yang merasakannya dalam getar dan alunan cinta. (kayak pujangga aja….he).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahu yang selalu aku dan kita pahami adalah bahwa jodoh merupakan ketetapan Alloh SWT. Namun, takkah ketetapan ini juga melihat dari apa yang selalu di ikhtiarkan dan diusahakan manusia, memanglah harus bahwa setiap kepastian hanya milik-Nya. Tapi aku dan kitapun berharap agar apa yang selalu dinanti dan diharap taklah salah dihadapan-Nya. Dan Andai Kata Kita Jodoh…akankah engkau akan menerima hati ini karena-Nya atau karena kita adalah dua orang insan yang saling dimabuk cinta tanpa bertauhid pada-Nya…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebaik-baiknya cinta adalah cinta yang berucap &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Bismillah inni uhibbu fil Alloh wa a’habbakallohulladzii ahbabtanilahu (Sesungguhnya aku mencintaimu karena Alloh SWT, semoga Alloh mencintaimu karena engkau telah mencintaiku karena-Nya)”.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-4634583034131511008?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/4634583034131511008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/07/andai-kata-kita-jodoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4634583034131511008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4634583034131511008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/07/andai-kata-kita-jodoh.html' title='ANDAI KATA KITA JODOH...!'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-4141385157747476410</id><published>2009-06-14T20:13:00.001-06:00</published><updated>2009-06-14T20:16:16.417-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HMI'/><title type='text'>Pengurus Besar HMI Turun Tangan. Instruksikan Aksi Nasional Protes Penyerangan Aktivis HMI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SjWujyEVXiI/AAAAAAAAAHA/7IHeuy-6VLI/s1600-h/4607_1089933044772_1119866615_30238356_1066373_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SjWujyEVXiI/AAAAAAAAAHA/7IHeuy-6VLI/s320/4607_1089933044772_1119866615_30238356_1066373_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347372062330936866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLEVINB%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLEVINB%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLEVINB%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;Kaltengpos 15 Juni 2009&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Palangkaraya-&lt;/b&gt;Setelah melaporkan ke Polres palangkaraya kasus intimidasi, pemukulan dan perbuatan tidak menyenangkan, Pengurus HMI cab. Palangkaraya akan kembali siap menggelar aksi sesuai instruksi Pengurus Besar (PB) HMI di Jakarta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Menurut Chandra Ardinata (KETUM Cab. HMI Palangkaraya), instruksi PB HMI agar digelar aksi solidaritas seluruh Indonesia dalam waktu dekat. “ Aksi nanti secara nasional, PB HMI sudah turun tangan menyerukan aksi solidaritas, Insya Allah nanti PB HMI akan datang ke Palangkaraya mendukung kita, selain ada program yang akan dilaksanakan,” kata mahasiswa sebuah Universitas di Kota Palangkaraya ini, Minggu (14/6).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Disebutnya, beberapa langkah telah ditempuh Pengurus HMI cab. Palangkaraya dengan meminta bantuan dari Lembaga Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LBHMI) pusat, dengan menyampaikan proses Hukum dan kejadian yang menimpa kader HMI cab.Palangkaraya. “Semestinya dalam aksi kita dapat melangsungkan secara aman dan dalam perlindungan polisi, ternyata kita dihadang dan disusupi,” tandas Chandra didampingi juru bicara aksi sekaligus korban pemukulan Agus Hermawan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Langkah lain, HMI mencoba berkoordinasi dengan beberapa organisasi mahasiswa di Kota Palangkaraya. “ Terima kasih pada masyarakat yang selalu mensupport adik-adiknya berjuang demi kebenaran,” Tukasnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Ditambahkan Koordintor aksi, Andi Wirahadi Kusuma, dalam aksi seluruh Indonesia nanti HMI menyuarakan tolak segala bentuk premanisme dan mendesak kepolisian agar mengusut tuntas penyerangan terhadp aktivis HMI saat aksi damai usut korupsi DPRD Kota Palangkaraya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Kami sudah dimintai keterangan oleh polisi, kata polisi saat ini masih tahap pengaduan dan akan dikembangkan, sementara delik aduan adalah intimidasi lembaga dan perlakuan tidak menyenangkan,” imbuh Agus Hermawan seraya mengatakan masih menunggu panggilan dari polisi untuk proses selanjutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Sebagai Informasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab.Palangkaraya melaporkan ke Polres Palangkaraya, terkait kasus pemukulan aktivisnya yang dilakukan pelaku penyusup saat aksi damai penuntasan kasus korupsi DPRD Kota Palangkaraya dan kasis korupsi lainnya yang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kal-Teng.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Menurut KETUM HMI cab.Palangkaraya, Chandra pengaduan itu mengatasnamakan lembaga HMI, dalam pengaduannya disebutkan adanya intimidasi dan terror yang dilakukan oknum atau kelompok tertentu terhadap aksi damai HMI cab.Palangkaraya dan BEM STAIN Palangkaraya yan dilaksanakan, Jumat (12/6) sekitar pukul 09.15 WIB. Kapolres palangkaraya AKBP Drs H Ahmad Alwi MM melalui Kasat Reskrim Polres Palangkaraya AKP Hari Brata SIK mengatakan akan segera melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Saat melapor ke penyidik, pengurus HMI telah membawa foto pelaku pemukulan dengan rekaman aksi. &lt;b style=""&gt;(cah/wartawan KaltengPos)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-4141385157747476410?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/4141385157747476410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/06/pengurus-besar-hmi-turun-tangan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4141385157747476410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4141385157747476410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/06/pengurus-besar-hmi-turun-tangan.html' title='Pengurus Besar HMI Turun Tangan. Instruksikan Aksi Nasional Protes Penyerangan Aktivis HMI'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SjWujyEVXiI/AAAAAAAAAHA/7IHeuy-6VLI/s72-c/4607_1089933044772_1119866615_30238356_1066373_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-6692641267565189981</id><published>2009-06-13T06:04:00.001-06:00</published><updated>2009-06-13T06:07:25.711-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HMI'/><title type='text'>Aksi HMI Cabang Palangkaraya di Serang Preman</title><content type='html'>Aksi HMI di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kalteng, Jumat (12/6), di serang oleh preman suruhan, terindikasi preman itu adalah suruhan petinggi parpol, yang terjerat korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang lelaki misterius yang diduga preman suruhan pihak tertentu menyerang para kader HMI yang sedang menggelar aksi demo di kantor Kejaksaat Tinggi (Kejati) Provinsi Kalteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berusaha merebut spanduk dan memukul peserta aksi, bahkan terjadi insiden pemukulan oleh orang yang belum diketahui jelas identitasnya itu. Kericuhan ini berhasil dilerai petugas dari kepolisian yang bersiaga di kawasan tersebut. Sayangnya dua lelaki tak dikenal itu tidak diamankan petugas karena aksinya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HMI menuntut Kejati Kalteng menuntaskan sejumlah kasus korupsi yang lamban, seperti dugaan korupsi Rp2,8 miliar di Sekretariat DPRD Kota Palangkaraya dan dugaan korupsi Rp41 miliar PT BPK Kalteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu HMI juga menyarankan agar Kepala Kejati Kalteng mundur dari jabatannya apabila tidak bisa mengusut tuntas kasus korupsi DPRD Kota Palangkaraya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hijau Hitam Indonesia dimana kalian...majulah bela kami yang d Dzalimi!!! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tunduk terdiam, bangkit melawan, mundur adalah sebuah pengkhianatan...Allohu Akbar&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-6692641267565189981?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/6692641267565189981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/06/aksi-hmi-cabang-palangkaraya-di-serang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6692641267565189981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6692641267565189981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/06/aksi-hmi-cabang-palangkaraya-di-serang.html' title='Aksi HMI Cabang Palangkaraya di Serang Preman'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8749328353717227274</id><published>2009-05-08T21:59:00.022-06:00</published><updated>2009-05-08T22:41:00.726-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto'/><title type='text'>Dokumentasi LKMM-TD Regional Kalimantan 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUI1LgrBCI/AAAAAAAAAG4/on4V-COjrh8/s1600-h/DSCI1755.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUI1LgrBCI/AAAAAAAAAG4/on4V-COjrh8/s320/DSCI1755.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333679043406136354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mari kita lihat. Calon pemimpin negeri kita esok hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dibawah ini nih.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUHAmP0I1I/AAAAAAAAAGw/dEItu5k9L8I/s1600-h/DSCI1684.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUHAmP0I1I/AAAAAAAAAGw/dEItu5k9L8I/s320/DSCI1684.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333677040538493778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalaupun harus adanya pemimpin. Maka itu adalah kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUGkmOFrVI/AAAAAAAAAGo/-BC3kEu58lY/s1600-h/DSCI1263.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUGkmOFrVI/AAAAAAAAAGo/-BC3kEu58lY/s320/DSCI1263.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333676559494917458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siapa bilang, pemuda Kalimantan tak bisa bersatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUGHfhbD-I/AAAAAAAAAGg/Lpz8XJ9vTI4/s1600-h/DSCI1265.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUGHfhbD-I/AAAAAAAAAGg/Lpz8XJ9vTI4/s320/DSCI1265.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333676059480756194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ini kami calon pemimpin negeri ini!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUFtkZQYMI/AAAAAAAAAGY/OicuK9JMidM/s1600-h/DSCI1648.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUFtkZQYMI/AAAAAAAAAGY/OicuK9JMidM/s320/DSCI1648.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333675614112080066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mari kita jadi super team. Hidup Mahasiswa...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUFRzNTjlI/AAAAAAAAAGQ/K0Wl3LQJ6mo/s1600-h/DSCI1621.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUFRzNTjlI/AAAAAAAAAGQ/K0Wl3LQJ6mo/s320/DSCI1621.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333675137052151378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dialah (bus) sahabat kami untuk pergi kemanapun&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;arah perjuangan kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUE2csTC3I/AAAAAAAAAGI/yaJCz9n_xEo/s1600-h/DSCI1605.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUE2csTC3I/AAAAAAAAAGI/yaJCz9n_xEo/s320/DSCI1605.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333674667151657842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kita tertawa bersama kawan...untuk Indonesia &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yang lebih baik. La Tahzan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUENE78aGI/AAAAAAAAAF4/Z4RMqMfTtts/s1600-h/DSCI1306.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUENE78aGI/AAAAAAAAAF4/Z4RMqMfTtts/s320/DSCI1306.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333673956400195682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;masuk materi pelatihan ni boy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUDoPHQ00I/AAAAAAAAAFw/-n1AIkIW6OM/s1600-h/DSCI1309.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUDoPHQ00I/AAAAAAAAAFw/-n1AIkIW6OM/s320/DSCI1309.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333673323476865858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;terkadang pemateripun harus atraktif&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;biar peserta tidak boring&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUDLFqjJOI/AAAAAAAAAFo/dBtI_Hj3LZ4/s1600-h/DSCI1376.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUDLFqjJOI/AAAAAAAAAFo/dBtI_Hj3LZ4/s320/DSCI1376.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333672822724306146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pemateri antusias dalam penyampaian materinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUC0D4coqI/AAAAAAAAAFg/WPzmp6tI0HI/s1600-h/DSCI1399.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUC0D4coqI/AAAAAAAAAFg/WPzmp6tI0HI/s320/DSCI1399.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333672427108737698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Materi lagi...materi lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUCZ3jRb9I/AAAAAAAAAFY/Ej__G_QZJw4/s1600-h/DSCI1468.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUCZ3jRb9I/AAAAAAAAAFY/Ej__G_QZJw4/s320/DSCI1468.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333671977122099154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Segmentasi Materi Melalui Diskusi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUByu6S-pI/AAAAAAAAAFQ/BDRpJeHssgQ/s1600-h/DSCI1501.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUByu6S-pI/AAAAAAAAAFQ/BDRpJeHssgQ/s320/DSCI1501.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333671304787851922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemberian Plakat Kepada Pemateri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUBQ0EYGAI/AAAAAAAAAFI/xLyFbrkGDwg/s1600-h/DSCI1728.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUBQ0EYGAI/AAAAAAAAAFI/xLyFbrkGDwg/s320/DSCI1728.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333670722056755202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nyampe KUM-KUM, tempat rekreasi P.Raya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kita juga perlu refresh bung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUA5HrVhNI/AAAAAAAAAFA/pwyMb-7-w7Y/s1600-h/DSCI1748.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUA5HrVhNI/AAAAAAAAAFA/pwyMb-7-w7Y/s320/DSCI1748.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333670315003577554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cie...dekat2 ma buaya ni pak President&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUAoRiT3rI/AAAAAAAAAE4/zXYLwN7Cpl4/s1600-h/DSCI1756.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUAoRiT3rI/AAAAAAAAAE4/zXYLwN7Cpl4/s320/DSCI1756.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333670025592299186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;salam kami untuk anak negeri...Hidup Mahasiswa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam untuk semua...bagi kita yang sayang&lt;br /&gt;untuk negeri tercinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8749328353717227274?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8749328353717227274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/05/dokumentasi-lkmm-td-regional-kalimantan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8749328353717227274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8749328353717227274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/05/dokumentasi-lkmm-td-regional-kalimantan.html' title='Dokumentasi LKMM-TD Regional Kalimantan 2009'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgUI1LgrBCI/AAAAAAAAAG4/on4V-COjrh8/s72-c/DSCI1755.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-7607018248902480902</id><published>2009-05-08T20:56:00.004-06:00</published><updated>2009-05-08T21:07:58.849-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Bangkit Mahasiswa, Jaya Indonesia…!!! (Setetes Embun Untuk Para Alumnus LKKMM-TD Regional Kalimantan 2009)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Agus Hermawan&lt;br /&gt;*) Penulis adalah Mahasiswa Jur.Teknik Perangkat Lunak UNPAR dan alumnus LKMM-TD Se-Palangka Raya 2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgTy4IG-ODI/AAAAAAAAAEg/ILgPsUHqGfY/s1600-h/DSCI1756.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgTy4IG-ODI/AAAAAAAAAEg/ILgPsUHqGfY/s320/DSCI1756.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333654904776833074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ Bicara perubahan, tentu kita akan bicara sebuah koalisi, ketika kita bicara sebuah koalisi maka tentu pula kita akan bicara sebuah komposisi. Dan ketika kita bicara sebuah komposisi tentunya kita akan bicara kualitas dan kuantitas populis didalamnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; Sampai pada bait itu. Saya hanya ingin mengatakan bahwa sebuah perubahan lebih baik yang selama ini diharapkan, tidak akan pernah hadir selama elemen bangsa ini tak mempunyai parameter kualitas yang jelas. kualitas…???  tentu yang saya maksud disini tidak sekedar kualitas akademik yang selama ini  saya kenal  dan kebanyakan orang. Tapi lebih dari itu sebenarnya, kualitas yang saya maksud disini sebenarnya lebih dititik beratkan kepada sebuah kesadaran untuk membaca kehidupan sosial sekitar. Ya…kami biasa menyebutnya Science of Crisis atau kepekaan sosial. Karena sebenarnya kualitas inilah yang pertama kali menentukan arah dan langkah kita kedepan untuk mencapai yang namanya sebuah perubahan.&lt;br /&gt; Bayangkan saja…! Bagaimana kita mampu merumuskan suatu perubahan yang lebih baik kalau kita tidak mengetahui dan mengerti masalah dan problem yang ada pada lingkungan sosial kita. Dan tentunya untuk mengetahui kondisi lingkungan ini diperlukan adanya sebuah kesadaran sosial diri kita untuk mendengar, melihat dan merasakan setiap getir, keluhan dan apa kata mereka yang menyebut dirinya Rakyat. Tak banyak memang yang mau melakukan hal ini. Walau pada dasarnya banyak dari mereka yang duduk dikursi mewah sana yang mengerti.&lt;br /&gt; Sebenarnya masih ada satu elemen bangsa ini yang mau peduli terhadap hal ini. Namun, seiring dengan derasnya arus duniawi dan tatanan hegemoni system yang sudah terencana membuat integritas dan spirit perjuangan mereka semakin hari semakin surut. Ya…itu kita kawan! Mahasiswa dan anak muda. Kita yang kata mereka (baca : penguasa) adalah agent of change walau pada faktanya mereka tak pernah mengindahkan kita, kita pulalah yang kata mereka adalah agent of future walau pada faktanya mereka tak pernah memberikan kesempatan pada kita untuk berproses dengan arif dan bijaksana, dan kita jugalah yang kata mereka anak bangsa pemegang estafet pembangunan kedepan walau pada faktanya mereka tak pernah ingin bertemu dengan kita, layaknya seorang orang tua yang selalu rindu akan anaknya. Lantas apakah kita harus dendam dan membenci mereka…? Jawabnya tidak kawan.&lt;br /&gt; Harus diakui pasca gerakan kita (baca: Mahasiswa) pada tahun 1998. Ternyata masih menyisakan sejuta PR buat bangsa ini keesokan harinya. Dengan kata lain disadari atau tidak, kitapun harus mengakui bahwa kita juga bersalah dalam hal ini, kesalahan itu ada paling tidak dalam hal substansi pergerakan kita. Karena memang menurut saya pergerakan kita selama ini tak pernah menyentuh akar permasalahan pokok negeri tercinta ini. Lemahnya daya politis mahasiswa, ditambah lagi dengan ghiroh (semangat) yang semakin redup. Merupakan problematika internal mahasiswa yang membuat generasi harapan bangsa ini hanya mampu berteriak, demo kesana-kesini bahkan acap kali harus anarkis demi mengkritisi kebijakan pemerintah dimulai dari KKN para birokrat negeri ini, tegaknya Supremasi Hukum yang masih kacau balau sampai hari ini, Proses PEMILU yang semrawut dan tak bermakna , sampai dengan pada agenda BHMN/BHP  yang merupakan proses privatisasi aset pendidikan anak bangsa. Belum lagi ditambah dengan serdadu barisan kita yang satu demi satu, hari demi hari keluar barisan dan memilih politik praktis (CALEG) sebagai wadah baru dalam berjuang katanya. Dan lagi-lagi yang harus kita akui adalah apa yang sudah kita lakukan selama ini hanyalah sebatas retorika saja, dan hal ini terbukti tak mampu merubah apa-apa. Kalaupun ada hanyalah sebatas pengakuan diri, dengan kata lain hanyalah bentuk eksistensi kita sebagai generasi penerus yang konon katanya akan membawa perubahan bagi bangsa ini.&lt;br /&gt; Apa yang sudah kita lakukan tidaklah salah kawan…!!!. Tapi yang ingin saya sampaikan sebenarnya adalah bahwa yang harus kita cermati saat ini yaitu bagaimana merumuskan suatu pola pergerakan baru yang tak hanya selalu berakhir pada retorika saja dan setelah itu hilang dan hangus begitu saja tanpa tahu entah kemana. Tapi lebih dari itu, pergerakan kita kedepan haruslah memberikan sebuah pencerahan bagi negeri ini melalui proses pematangan konsep terlebih dahulu yang diharapkan  mampu memberikan solusi terbaik kedepannya. Tak hanya untuk kita, mereka atau dia tapi  yang terpenting adalah demi perbaikan negeri Indonesia tercinta bahkan dunia. Inilah kewajiban kita sebagai generasi harapan bangsa  yang saya pahami. Generasi yang tak hanya duduk manis dalam kuliah tapi diam seribu bahasa, padahal disaat yang bersamaan banyak saudara mereka diluar sana yang masih menderita busung lapar, putus sekolah dan tak memiliki rumah.&lt;br /&gt; Sebagai akhir dari tulisan ini, saya menyeru kepada kita semua. Ayo…Bangkit kawan, tumbuhkan kepedulian dan kepekaan sosialmu dan buktikan kepada semua bahwa koalisi kita adalah sebuah kekuatan yang mampu menggetarkan jagad bumi pertiwi…!!! Rapatkan barisan, luruskan niat karena-Nya dan berpejamlah untuk bersiap membuka mata dan melihat Indonesia tercinta dalam kejayaannya. Tetap kerja keras, kerja cerdas, kerja wawas, kerja ikhlas dan kerja tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hidup Mahasiswa…Jaya Indonesia Kita&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-7607018248902480902?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/7607018248902480902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/05/bangkit-mahasiswa-jaya-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/7607018248902480902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/7607018248902480902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/05/bangkit-mahasiswa-jaya-indonesia.html' title='Bangkit Mahasiswa, Jaya Indonesia…!!! (Setetes Embun Untuk Para Alumnus LKKMM-TD Regional Kalimantan 2009)'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SgTy4IG-ODI/AAAAAAAAAEg/ILgPsUHqGfY/s72-c/DSCI1756.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-5654935819688375508</id><published>2009-04-09T08:31:00.001-06:00</published><updated>2009-04-09T08:39:11.850-06:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem Pemerintahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><title type='text'>Kejahatan Amerika</title><content type='html'>Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman, masyarakat dunia, termasuk di Dunia Islam, banyak yang berharap bahwa Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Obama saat ini bisa membawa perubahan positif yang besar bagi dunia. Mereka sepertinya lupa, bahwa sejak awal berdirinya hingga kini, Amerika tetaplah Amerika, yang memiliki reputasi sebagai negara penjajah nomor satu. Kejahatan Amerika atas warga dunia, termasuk kaum Muslim, sudah tidak terhitung. Pasca Perang Dunia II saja Amerika telah menyerang lebih dari 100 negara. Di antaranya bahkan diduduki secara langsung. Yang paling mutakhir adalah penyerangan sekaligus pendudukan Amerika di Afganistan dan Irak, juga dukungan total Amerika atas pendudukan Palestina oleh Israel selama puluhan tahun. Serangan dan pendudukan itu dilakukan oleh Amerika, baik di bawah presidennya yang berasal dari Partai Republik maupun Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 44 kali pergantian presiden Amerika, termasuk Obama saat ini, Amerika selalu menampilkan wajah yang bengis dan kejam, khususnya kepada kaum Muslim di negeri-negeri Islam. Hal ini wajar mengingat watak dasar ideologi yang diemban Amerika bersifat imperial (menjajah). Bahkan penjajahan adalah pilar sekaligus metode baku ideologi ini untuk mempertahankan eksistensinya sekaligus menyebarluaskan pengaruhnya ke seluruh dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, dunia, termasuk Dunia Islam, sesungguhnya salah alamat jika tetap berharap kepada Amerika—meski di bawah Obama—untuk menyelamatkan dunia ini dari berbagai krisis dan kekacauan yang terjadi. Pasalnya, sumber krisis dan kekacauan itu ada pada Kapitalisme Global, yang tetap diemban oleh Amerika sebagai negara adidaya hingga saat ini. Selama Kapitalisme Global dan Amerika yang memimpin dunia ini, jangan harap dunia ini akan lepas dari berbagai krisis dan kekacauan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga dunia, apalagi kaum Muslim, sesungguhnya hanya bisa berharap pada Khilafah Islamiyah; sebuah institusi pemerintahan Islam global yang insya Allah segera akan tegak kembali. Khilafahlah yang akan menyelamatkan dunia dengan syariahnya sekaligus menyebarkan Islam sebagai rahmat ke seluruh warga dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah di antara perkara penting yang dipaparkan secara panjang-lebar dalam tema utama al-wa‘ie kali ini, selain sejumlah tema penting lainnya yang layak untuk dibaca. Selamat membaca!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-5654935819688375508?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/5654935819688375508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/04/kejahatan-amerika.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5654935819688375508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5654935819688375508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/04/kejahatan-amerika.html' title='Kejahatan Amerika'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-2036632506593808032</id><published>2009-03-15T19:43:00.000-07:00</published><updated>2009-03-15T19:47:17.975-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem Pemerintahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh sejarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Apa itu Ideologi...???</title><content type='html'>1. Mencari pengertian ideologi&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Ideologi adalah gabungan antara pandangan hidup yang meruupakan yang merupakan ninilai –nilai yang telah mengkristal dari suatu bangsa serta Dasar Negara yang memiliki nilai-nilai falsafah yang menjadi pedoman hidup suatu bangsa, selain itu, Idiologi adalah merupakan hasil reflesi manusia berkat kemampuannya mengadakan distansi terhadap dunia kehidupannya. Maka terdapat suatu yang bersifat dialektis antara idiologi dengan masyarat negara. Di suatu pihak membuat idiologi semakin realistis dan pihak yang lain mendorong masyarakat mendekati bentuk yang ideal. Idologi mencerminkan cara berpikir masyarakat, bangsa maupun negara, namun juga membentuk masyarakat menuju cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apa yang di maksud dengan aspek idealitas, Aspek normalitas, aspek realitas, dan aspek fleksibilitas.&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Aspek Ideaslitas : yaitu hakikat nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila yaitu: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Hikikat nilai-nilai pancasila yaitu nilai-nilai dasar yang terkandung didalam pancasila yang bersifat sistematis, rasional dan menyeluruh tersebut bersumber pada filsafat pancasial (nilai-nilai filosofis yamng terkandung dalam pancasila).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek Normalitas : yaitu niali-nilai yang terkandung dalam pancasila perlu dijabarkan dalam suatu sistem norma-norma kenegaraan. Dalam pengertian ini pancasila terkandung dalam pembukaan UUD 1945 yang merupakan norma tertib hukum tertinggi dalam negara Indonesia serta merupakan states fundamental norm (pokok kaidah negara yang fundamental).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek Realitas : artinya mampu dijabarkan dalam segala aspek kehidupan nyata. maka yaitu suatu ideologi harus mampu mencerminkan raelitas yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Oleh karena itu pancasila selain memiliki nilai-nilai ideal serta normatif pancasila harus mampu dijabarkan dalam kehidupan masyarakat secara nyata (kontrik) baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penyalenggaraan negara. Dengan demikian pancasila sebagai ideologi terbuka tidak bersifat “utopis”yang hanya berisi ide-ide yang bersifat mengawang melainkan suatu ideologi yang bersifat “realistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek Fleksibilitas : yakni Pancasila sebagi suatu idiologi tidak bersifat kaku dan tertutup, namun bersifat reformatif, dinamis dan terbuka. Hal ini dimaksudkan bahwa idiologi pansila besifat aktual, dinamis, antisifasif dan senentiasa mampu menyelesaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu Pancasila juga mampu menyaring budaya-budaya asing yang masuk di Negara Indonesia dngan kelima hakekat dari pancasila yang juga merupakan esensi dari nilai-nilai pancasila yang sifatnya universal sehingga dalam nilai tersebut terkandung cita-cita, tujuan serta nilai-nilai yang baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengapa Pancasila di jadikan Ideologi…?&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Pancasila dijadikan ideologi dikerenakan, Pancasila memiliki nilai-nilai falsafah dan pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai dasar Negara. Selain itu, Pancasila juga merupakan wujud dari konsensus nasional karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah desain negara moderen yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia. Pancasila juga memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4, Pancasila sebagai Ideologi Indonesia termasuk Ideologi terbuka atau tertutup..?&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Pancasila merupakan Ideologi terbuka hal ini disebabkan dimaksudkan bahwa idiologi pansila besifat aktual, dinamis, antisifasif dan senentiasa mampu menyelesaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat. Keterbukaan idiologi pancasila bukan berarti mengubah nilai-nilai dasar yang terkandung didalamnya, namun mengeksplisitkan wawasannya lebih kongkrit, sehingga memiliki kemampuan yang reformatif untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang senentiasa berkambang seiring dengan aspirasi rakyat, perkembangan iptek dan zaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-2036632506593808032?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/2036632506593808032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/apa-itu-ideologi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/2036632506593808032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/2036632506593808032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/apa-itu-ideologi.html' title='Apa itu Ideologi...???'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-6052314865554833985</id><published>2009-03-15T19:39:00.002-07:00</published><updated>2009-03-15T19:43:16.123-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem Pemerintahan'/><title type='text'>Demokrasi di Indonesia. Haruskah???</title><content type='html'>Silahkan masukkan tanggapan anda...??? dan kami akan mempublikasikan jawaban anda!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-6052314865554833985?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/6052314865554833985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/demokrasi-di-indonesia-haruskah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6052314865554833985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6052314865554833985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/demokrasi-di-indonesia-haruskah.html' title='Demokrasi di Indonesia. Haruskah???'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-795020021841244754</id><published>2009-03-13T20:28:00.002-07:00</published><updated>2009-03-13T20:33:14.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yunani'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh sejarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Socrates ( 469-399 BCE ) (469-399 BCE)</title><content type='html'>&lt;a href="http://amazon.com"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sumber : Plato, The Last Days of Socrates, ed. by Hugh Tredennick (Penguin, 1995) { Order from Amazon.com } oleh Hugh Tredennick (Penguin, 1995)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggunaan pemikiran kritis, dengan tetap komitmen untuk kebenaran, dan hidup melalui contoh dari kehidupan sendiri, kelima-abad Athenian &lt;a href="http://amazon.com"&gt;Socrates&lt;/a&gt; menetapkan standar untuk semua filsafat Barat. Karena ia tidak meninggalkan warisan sastra dari negerinya sendiri, kita tergantung penulis kontemporer seperti Aristophanes dan Xenophon kami untuk informasi tentang hidupnya dan bekerja. Sebagai murid dari Archelaus selama pemuda, Socrates menunjukkan banyak sekali yang menarik dalam teori ilmiah yang Anaxagoras, tetapi kemudian ditinggalkan inquiries fisik ke dalam dunia untuk yang berdedikasi investigasi pembangunan pada moral karakter. Setelah disajikan dengan beberapa perbedaan sebagai seorang tentara di Delium dan Amphipolis selama Perang Peloponnesian, Socrates dabbled dalam kekacauan politik yang dikonsumsi Athena setelah Perang, maka dari pensiunan hidup aktif bekerja sebagai tukang batu dan untuk meningkatkan anak-anaknya dengan isterinya, xanthippe. Setelah pewarisan yang sederhana keberuntungan dari ayahnya yang pengukir Sophroniscus, Socrates digunakan marjinal keuangan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk memberikan perhatian penuh waktu untuk inventing praktik dialog filosofis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For the rest of his life, Socrates devoted himself to free-wheeling discussion with the aristocratic young citizens of Athens, insistently questioning their unwarranted confidence in the truth of popular opinions, even though he often offered them no clear alternative teaching. Unlike the professional Sophists of the time, Socrates pointedly declined to accept payment for his work with students, but despite (or, perhaps, because) of this lofty disdain for material success, many of them were fanatically loyal to him. Their parents, however, were often displeased with his influence on their offspring, and his earlier association with opponents of the democratic regime had already made him a controversial political figure. Untuk sisa hidupnya, Socrates dikhususkan untuk dirinya bebas diskusi dengan aristocratic muda warga Athens, pertanyaan bertubi-tubi mereka tdk berdasar keyakinan dalam kebenaran pendapat yang populer, meskipun ia sering mereka yang tidak jelas alternatif pengajaran. Berbeda dengan profesional Sophists of the time, Socrates tajam menolak untuk menerima pembayaran untuk karyanya dengan siswa, tetapi walaupun (atau mungkin karena) ini angkuh meremehkan bahan untuk sukses, banyak dari mereka fanatically setia kepadanya. orangtua mereka, namun sering kepedaran dengan pengaruh pada keturunan mereka, dan sebelumnya dengan lawan yang demokratis rezim telah dibuat seorang tokoh politik kontroversial. Kematian Socrates Although the amnesty of 405 forestalled direct prosecution for his political activities, an Athenian jury found other charges—corrupting the youth and interfering with the religion of the city—upon which to convict Socrates, and they sentenced him to death in 399 BCE Accepting this outcome with remarkable grace, Socrates drank hemlock and died in the company of his friends and disciples. Meskipun amnesti dari 405 forestalled langsung penuntutan atas kegiatan politik, yang ditemukan Athenian juri lainnya biaya-kerusakan di muda dan campur dengan agama kota yang ke-atas narapidana Socrates, dan dia dihukum mati di 399 SM ini Menerima hasil luar biasa dengan rahmat, Socrates dan minum Hemlock tewas di perusahaan teman-temannya dan murid-murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Our best sources of information about Socrates's philosophical views are the early dialogues of his student Plato , who attempted there to provide a faithful picture of the methods and teachings of the master. Kami terbaik sumber-sumber informasi tentang Socrates dilihat dari filosofis adalah awal dialog orang siswa Plato, ada yang berusaha untuk memberikan gambar yang setia metode dan ajaran master. (Although Socrates also appears as a character in the later dialogues of Plato, these writings more often express philosophical positions Plato himself developed long after Socrates's death.) In the Socratic dialogues, his extended conversations with students, statesmen, and friends invariably aim at understanding and achieving virtue {Gk. areth [ aretê ] } through the careful application of a dialectical method that employs critical inquiry to undermine the plausibility of widely-held doctrines. Destroying the illusion that we already comprehend the world perfectly and honestly accepting the fact of our own ignorance, Socrates believed, are vital steps toward our acquisition of genuine knowledge, by discovering universal definitions of the key concepts governing human life. (Walaupun Socrates juga muncul sebagai karakter dalam dialog dari Plato kemudian, tulisan-tulisan ini lebih sering menyatakan posisi filosofis Plato sendiri dikembangkan Socrates lama setelah kematian.) Dalam dialog Socratic, maka diperpanjang percakapan dengan siswa, statesmen, dan teman-teman selalu bertujuan pada pengertian dan mencapai kebaikan (Gk. areth [aretê]) hati-hati melalui aplikasi yang berhubung dgn dialek yang mempekerjakan kritis metode inquiry untuk meruntuhkan banyak hal masuk akal yang diadakan-doktrin. menghancurkan ilusi bahwa kita sudah memahami dunia dengan baik dan jujur menerima kenyataan kami ketidaktahuan sendiri, Socrates beriman, adalah langkah penting menuju kami akuisisi pengetahuan asli, oleh universal menemukan definisi tombol konsep tata kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interacting with an arrogantly confident young man in Euqufrwn ( Euthyphro ), for example, Socrates systematically refutes the superficial notion of piety (moral rectitude) as doing whatever is pleasing to the gods. Berinteraksi dengan yakin dgn tinggi hati pemuda di Euqufrwn (Euthyphro), misalnya, Socrates refutes sistematis yang dangkal gagasan kesalehan (moral ketulusan) dan melakukan apa yang penampilan ke allah. Efforts to define morality by reference to any external authority, he argued, inevitably founder in a significant logical dilemma about the origin of the good . Plato's Apologhma ( Apology ) is an account of Socrates's (unsuccessful) speech in his own defense before the Athenian jury; it includes a detailed description of the motives and goals of philosophical activity as he practiced it, together with a passionate declaration of its value for life. The Kritwn ( Crito ) reports that during Socrates's imprisonment he responded to friendly efforts to secure his escape by seriously debating whether or not it would be right for him to do so. Upaya untuk menentukan moralitas oleh rujukan kepada otoritas eksternal, ia berpendapat, pasti pendiri dalam dilema yang cukup logis tentang asal yang baik. Plato's Apologhma (Apology) adalah rekening dari Socrates (gagal) dalam sambutannya sendiri pertahanan sebelum Athenian juri , yang meliputi penjelasan rinci tentang motif dan tujuan dari kegiatan filosofis sebagai dia melakukan itu, bersama dengan gairah deklarasi dari nilai kehidupan. The Kritwn (Crito) melaporkan bahwa selama Socrates dari penjara ia merespon ramah upaya untuk memastikan diri-Nya oleh serius diperdebatkan apakah ia akan tepat bagi dia untuk melakukannya. He concludes to the contrary that an individual citizen—even when the victim of unjust treatment—can never be justified in refusing to obey the laws of the state . Dia menyimpulkan sebaliknya bahwa setiap warga negara-bahkan ketika korban perlakuan tidak adil-tidak dapat dibenarkan dalam menolak untuk menuruti undang-undang negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Socrates of the Menwn ( Meno ) tries to determine whether or not virtue can be taught , and this naturally leads to a careful investigation of the nature of virtue itself. Socrates yang dari Menwn (meno) akan mencoba untuk menentukan apakah baik atau tidak dapat diajarkan, dan ini secara alami mengarah ke hati investigasi dari sifat kebaikan itu sendiri. Although his direct answer is that virtue is unteachable, Socrates does propose the doctrine of recollection to explain why we nevertheless are in possession of significant knowledge about such matters. Most remarkably, Socrates argues here that knowledge and virtue are so closely related that no human agent ever knowingly does evil : we all invariably do what we believe to be best. Improper conduct, then, can only be a product of our ignorance rather than a symptom of weakness of the will {Gk. akrasia [ akrásia ] }. The same view is also defended in the PrwtagoraV ( Protagoras ), along with the belief that all of the virtues must be cultivated together. Walaupun ia langsung terbaik adalah bahwa kebaikan adalah unteachable, Socrates tidak mengusulkan doktrin ingatan untuk menjelaskan mengapa kami jua yang memilikinya signifikan pengetahuan tentang hal-hal seperti itu. Paling sungguh, disini Socrates berpendapat bahwa pengetahuan dan kebaikan sangat erat kaitannya bahwa tidak ada manusia agen sadar tidak pernah jahat: kita semua selalu melakukan apa yang kami percaya akan terbaik. Improper melaksanakan, maka hanya dapat merupakan produk kami kejahilan daripada gejala dari kelemahan yang akan (Gk. akrasia [akrásia]). Hal yang sama melihat defended juga di PrwtagoraV (Protagoras), bersama dengan keyakinan bahwa seluruh virtues harus diolah secara bersama-sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-795020021841244754?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://amazon.com' title='Socrates ( 469-399 BCE ) (469-399 BCE)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/795020021841244754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/socrates-469-399-bce-469-399-bce.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/795020021841244754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/795020021841244754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/socrates-469-399-bce-469-399-bce.html' title='Socrates ( 469-399 BCE ) (469-399 BCE)'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-5103094440196152806</id><published>2009-03-13T20:23:00.001-07:00</published><updated>2009-03-13T20:27:43.247-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh sejarah'/><title type='text'>40 PLATO 427 SM-347 SM</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;oleh : Michael H. Hart, 1978&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filosof Yunani kuno &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Plato&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; tak pelak lagi cikal bakal filosof politik Barat dan sekaligus dedengkot pemikiran etika dan metafisika mereka. Pendapat-pendapatnya di bidang ini sudah terbaca luas lebih dari 2300 tahun. Tak pelak lagi, Plato berkedudukan bagai bapak moyangnya pemikir Barat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato dilahirkan dari kalangan famili Athena kenamaan sekitar tahun 427 SM. Di masa remaja dia berkenalan dengan filosof kesohor Socrates yang jadi guru sekaligus sahabatnya. Tahun 399 SM, tatkala Socrates berumur tujuh puluh tahun, dia diseret ke pengadilan dengan tuduhan tak berdasar berbuat brengsek dan merusak akhlak angkatan muda Athena. Socrates dikutuk, dihukum mati. Pelaksanaan hukum mati Socrates --yang disebut Plato "orang terbijaksana, terjujur, terbaik dari semua manusia yang saya pernah kenal"-- membikin Plato benci kepada pemerintahan demokratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama sesudah Socrates mati, Plato pergi meninggalkan Athena dan selama sepuluh-duabelas tahun mengembara ke mana kaki membawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 387 SM dia kembali ke Athena, mendirikan perguruan di sana, sebuah akademi yang berjalan lebih dari 900 tahun. Plato menghabiskan sisa umurnya yang empat puluh tahun di Athena, mengajar dan menulis ihwal filsafat. Muridnya yang masyhur, Aristoteles, yang jadi murid akademi di umur tujuh belas tahun sedangkan Plato waktu itu sudah menginjak umur enam puluh tahun. Plato tutup mata pada usia tujuh puluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato menulis tak kurang dari tiga puluh enam buku, kebanyakan menyangkut masalah politik dan etika selain metafisika dan teologi. Tentu saja mustahil mengikhtisarkan isi semua buku itu hanya dalam beberapa kalimat. Tetapi, dengan risiko menyederhanakan pikiran-pikirannya, saya mau coba juga meringkas pokok-pokok gagasan politiknya.yang dipaparkan dalam buku yang kesohor, Republik, yang mewakili pikiran-pikirannya tentang bentuk masyarakat yang menurutnya ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk terbaik dari suatu pemerintahan, usul Plato, adalah pemerintahan yang dipegang oleh kaum aristokrat. Yang dimaksud aristokrat di sini bukannya aristokrat yang diukur dari takaran kualitas, yaitu pemerintah yang digerakkan oleh putera terbaik dan terbijak dalam negeri itu. Orang-orang ini mesti dipilih bukan lewat pungutan suara penduduk melainkan lewat proses keputusan bersama. Orang-orang yang sudah jadi anggota penguasa atau disebut "guardian" harus menambah orang-orang yang sederajat semata-mata atas dasar pertimbangan kualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato percaya bahwa bagi semua orang, entah dia lelaki atau perempuan, mesti disediakan kesempatan memperlihatkan kebolehannya selaku anggota "guardian". Plato merupakan filosof utama yang pertama, dan dalam jangka waktu lama nyatanya memang cuma dia, yang mengusulkan persamaan kesempatan tanpa memandang kelamin. Untuk membuktikan persamaan pemberian kesempatannya, Plato menganjurkan agar pertumbuhan dan pendidikan anak-anak dikelola oleh negara. Anak-anak pertama-tama kudu memperoleh latihan fisik yang menyeluruh, tetapi segi musik, matematika dan lain-lain disiplin akademi tidak boleh diabaikan. Pada beberapa tahap, ujian ekstensif harus diadakan. Mereka yang kurang maju harus diaalurkan untuk ikut serta terlibat dalam kegiatan ekonomi masyarakat, sedangkan orang-orang yang maju harus terus melanjutkan dan menerima gemblengan latihan. Penambahan pendidikan ini harus termasuk bukan cuma pada mata pelajaran akademi biasa, tetapi juga mendalami filosofi yang oleh Plato dimaksud menelaah doktrin bentuk ideal faham metafisikanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia tiga puluh lima tahun, orang-orang ini yang memang sudah betul-betul meyakinkan mampu menunjukkan penguasaannya di bidang teori-teori dasar, harus menjalani lagi tambahan latihan selama lima belas tahun, yang mesti termasuk bekerja mencari pengalaman praktek. Hanya orang-orang yang mampu memperlihatkan bahwa mereka bisa merealisir dalam bentuk kerja nyata dari buku-buku yang dipelajarinya dapat digolongkan kedalam "kelas guardian." Lebih dari itu, hanya orang-orang yang dengan jelas bisa. menunjukkan bahwa minat utamanya adalah mengabdi kepada kepentingan masyarakatlah yang bisa diterima ke dalam. "kelas guardian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanggotaan guardian tidak dengan sendirinya menarik perhatian masyarakat. Sebab, jadi guardian tidaklah banyak mendapatkan duit. Mereka hanya dibolehkan memiliki harta pribadi dalam jumlah terbatas dan tak boleh punya tanah buat rumah pribadinya. Mereka menerima gaji tertentu dan tetap (itu pun dalam jumlah yang tak seberapa), dan tidak dibolehkan punya emas atau perak. Anggota guardian tidak diperkenankan punya famili yang terpisah tempatnya, mereka harus makan berbareng, punya pasangan bersama. Imbalan buat pentolan-pentolan filosof ini bukannya kekayaan melainkan kepuasan dalam hal melayani kepentingan umum. Begitulah ringkasnya sebuah republik yang ideal menurut Plato.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Republik terbaca luas selama berabad-abad. Tetapi harus dicatat, sistem politik yang dianjurkan didalamnya belum pernah secara nyata dipraktekkan sebagai model pemerintahan mana pun. Selama masa antara jaman Plato hingga kini, umumnya negara-negara Eropa menganut sistem kerajaan. Di abad-abad belakangan ini beberapa negara menganut bentuk pemerintah demokratis. Ada juga yang menganut sistem pemerintahan militer, atau di bawah tiran demagog seperti misalnya Hitler dan Mussolini. Tak satu pun pemerintahan-pemerintahan ini punya kemiripan dengan republik ideal Plato. Teori Plato tak pernah jadi anutan partai politik mana pun, atau jadi basis gerakan politik seperti halnya terjadi pada ajaran-ajaran Karl Marx, apakah dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa hasil karya Plato, kendati diperbincangkan dengan penuh penghargaan, sebenarnya sepenuhnya disisihkan orang dalam praktek? Saya pikir tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar, tak satu pun pemerintahan sipil di Eropa disandarkan atas model Plato secara langsung. Namun, terdapat persamaan yang mengagumkan antara posisi gereja Katolik di Eropa abad tengah dengan "kelas guardian" Plato. Gereja Katolik abad pertengahan terdiri dari kaum elite yang mempertahankan diri sendiri agar tidak layu dan tersisihkan, yang anggota-anggotanya mendapat latihan-latihan filosofis resmi. Pada prinsipnya, semua pria, tak peduli dari mana asal-usulnya dapat dipilih masuk kependetaan (meski tidak untuk wanita). Juga pada prinsipnya, para pendeta itu tak punya famili dan memang diarahkan semata-mata agar mereka memusatkan perhatian pada kelompok mereka sendiri, bukannya nafsu keagungan disanjung-sanjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan partai Komunis di Uni Soviet juga ada yang membandingkannya dengan "kelas guardian" Plato dalam dia punya republik ideal. Di sini pun kita temukan kelompok elite yang kesemuanya terlatih dengan filosofi resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan Plato juga mempengaruhi struktur pemerintahan Amerika Serikat. Banyak anggota konvensi konstitusi Amerika mengenal dan tak asing dengan gagasan-gagasan politik Plato. Dia maksud, sudah barang tentu, agar Konstitusi Amerika Serikat membuka kemungkinan menggali dan mempengaruhi kehendak rakyat. Dan juga diinginkan sebagai sarana memilih orang-orang yang paling bijak dan paling baik untuk memerintah negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan menentukan arti penting pengaruh Plato sepanjang masa --meski luas dan menyebar-- adalah ruwet dipaparkan dan bersifat tidak langsung. Sebagai tambahan teori politiknya, diskusinya di bidang etika dan metafisika telah mempengaruhi banyak filosof yang datang belakangan. Apabila Plato ditempatkan pada urutan sedikit lebih rendah ketimbang Aristoteles dalam daftar sekarang ini, hal ini terutama lantaran Aristoteles bukan saja seorang filosof melainkan pula seorang ilmuwan yang penting. Sebaliknya, penempatan Plato lebih tinggi urutannya ketimbang pemikir-pemikir seperti John Locke, Thomas Jefferson dan Voltaire, sebabnya lantaran tulisan-tulisan ihwal politiknya mempengaruhi dunia cuma dalam jangka masa dua atau tiga abad, sedangkan Plato punya daya jangkau lebih dari dua puluh tiga abad.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-5103094440196152806?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://plato-dialogues.org/papyrus.htm' title='40 PLATO 427 SM-347 SM'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/5103094440196152806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/40-plato-427-sm-347-sm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5103094440196152806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5103094440196152806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/40-plato-427-sm-347-sm.html' title='40 PLATO 427 SM-347 SM'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3852181697677070700</id><published>2009-03-05T03:23:00.000-07:00</published><updated>2009-03-05T03:25:58.666-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haditsnabawiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solidaritas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Sistem Ekonomi Syariah di Antara Sistem Kapitalisme dan Sosialisme</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Author: lutfi fadila. 9 November 2006 : 12:02 pm.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para buruh kerap kali mengadakan demonstrasi kepada, agar sistem kontrak kerja yang diberlakukan perusahaan dihapus. Di lain waktu para karyawan menuntut kenaikan gaji. Di saat lain para pekerja menodong janji THR yang belum dibayarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah selintas gambaran tentang akibat peradapan dunia saat ini yang didominasi oleh gaya hidup masyarakat kapitalis. Para pemegang kapital, yaitu pemilik perusahaan hanya sibuk menumpuk dan menambah modal mereka tanpa memperhatikan kesejahteraan para karyawan yang telah menopang kelangsungan produktifitas perusahaan ataupun kemakmuran masyarakat di sekitar perusahaan itu didirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang hal tersebut menimbulkan banyak protes dari berbagai kalangan yang memplokamirkan diri sebagai golongan antikapitalisme. Namun, para kapitalis tetap berkuasa di atas jerih payah tenaga pekerja-pekerja mereka. Apalagi dengan sokongan sistem ekonomi kapitalis yang telah menggurita di dunia, perbedaan antar pengusaha dan buruh tampak nyata. Kaum konglomerat semakin kaya dengan tumpukan harta yang terus berbunga, sedangkan kaum proletar makin terpuruk dalam lilitan hutang yang beranak pinak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu usaha protes terhadap sistem masyarakat kapitalis pernah dilakukan negara tirai besi, Uni Sovyet. Pemerintah negara Uni Sovyet mencoba menerapkan sistem ekonomi sosialis yang dicetuskan Karl Marx dalam kitabnya, Das Kapital. Pemerintah mengusahakan pemerataan ekonomi penduduk dengan menguasai dan mengontrol semua sumber daya alam, industri-industri penting, perbankan, dan sarana publik. Tujuan akhir dari sistem ini adalah, kesejahteraan yang merata dalam masyarakat tanpa ada hirarki kelas sosial. Namun, sebelum cita-cita tersebut tercapai, sistem sosialis runtuh karena perselisihan antar pimpinan dan korupsi di dalam tubuh pemerintah itu sendiri. Dengan kata lain, sistem ekonomi sosialis tidak berhasil memeratakan kesejahteraan rakyat namun malah memperpuruk rakyat ke dalam kemiskinan karena dominasi pemerintah membuat roda perekonomian tidak berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, perekonomian yang bagaimanakah yang mampu menciptakan kesejahteraan rakyat tanpa harus ada dominasi dari satu pihak tertentu? Adam Smith, penggagas sistem ekonomi kapitalis, menyisipkan catatan bahwa dunia yang paling baik adalah dunia tanpa “bunga”. Dalam bukunya, The Wealth of Nation, dia mengakui adanya sistem ekonomi yang sukses membawa masyarakat pada kemakmuran, yaitu perekonomian di era masyarakat madani pada abad ke 6 M silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kemitraan, saling percaya, jujur, dan tanpa membungakan modal adalah penyangga utama suksesnya roda perekonomian di masa kepemimpinan Rasulullah SAW dan para Khulafaur Rasyidin di Kota Madina. Dengan menggali kembali kearifan di abad yang telah lampau, umat islam seluruh dunia berusaha mengadopsi kembali sistem perekonomian yang sesuai syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem perbankan syariah yang mulai mendapat tempat di hati masyarakat, berkembang pesat selama enam tahun terakhir. Karena selain terbukti survive dalam melewati masa krisis moneter di tahun-tahun menjelang abad millenium, kehadiran bank-bank syariah mampu menjawab perdebatan para ulama tentang hukum halal haramnya sistem perbankan di Indonesia. Di samping itu, perbankan syariah memiliki poin plus dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunikan dari bank syariah adalah prinsip bagi hasil yang diterapkan dalam transaksi antara dua pihak; pemilik modal (shahibul maal) dan penerima modal (mudharib), yang sepakat untuk membiayai dan melakukan suatu usaha. Prinsip bagi hasil adalah suatu pembagian hasil dari pendapatan atau keuntungan usaha yang diperoleh mudharib sesuai dengan akad awal. Contoh: seorang mudharib hendak merintis usaha mebel dan meminjam dana ke bank syariah. Jika kedua pihak sepakat membagi hasil pendapatan usaha dengan perbandingan nisbah 40:60 untuk shahibul maal dan mudharib, maka mudharib wajib melunasi pokok pinjaman beserta 40% hasil pendapatan selama beberapa kali angsuran sesuai dengan waktu yang telah disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mudhorib, prinsip bagi hasil yang diterapkan sangat menguntungkan karena angsuran pengembalian pinjaman setiap bulannya adalah tetap, sesuai dengan akad awal. Tidak akan terpengaruh oleh gejolak politik atau moneter yang tidak stabil. Sistem tersebut berbeda dengan bank konvensional yang menetapkan persen bunga—dari pokok pinjaman—yang selalu terpengaruh oleh spekulasi pasar. Bunga kredit bisa naik atau turun, tergantung situasi politik atau moneter. Itulah sebabnya di masa-masa krisis moneter tahun 1998-2002, banyak perusahaan bangkrut, UKM gulung tikar, serta bank-bank kolaps karena banyaknya kredit macet. Para kreditor tidak mampu membayar bunga bank yang mencekik leher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para calon mudharib yang pertama kali melihat perhitungan angsuran yang diterapkan oleh bank syariah mungkin merasa keberatan, karena mengganggap jumlah angsuran yang harus dibayar terlalu tinggi. Namun, jika dilihat keseluruhan secara teliti, cicilan tersebut sangat ringan, karena mudharib akan membayar jumlah cicilan yang tetap setiap kali pelunasannya. Berbeda dengan sistem cicilan yang diterapkan dalam bank konvensional. Nasabah selain harus melunasi pokok pinjaman yang berbunga, dia juga harus membayar bunga dari bunga pokok pinjaman. Otomatis yang dibayarkan oleh kreditor setiap bulannya adalah bunga dari bunga yang setiap bulan bertambah memberatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan lain bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional adalah ketepatan dalam menyalurkan dana. Bank syariah memperoleh keuntungan dari nisbah dan margin (fee atas jasa perbankan yang dilakukan bank), oleh karena itu semua dana di bank syariah benar-benar diinvestasikan untuk usaha dan pembiayaan bagi kepentingan mudharib. Sehingga tampak jelas bahwa modal yang masuk dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat. Dalam perekonomian kapitalis, bank konvensional mendapat keuntungan dengan mengalokasikan sebagian besar dananya dengan cara berspekulasi di sektor moneter maupun riil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting dari semua nilai lebih di atas, bank syariah hadir dalam koridor yang sesuai syariat agama, yaitu tidak mengandung unsur maisir (judi), gharar (penipuan), haram, riba, dan bathil (rusak/tidak syah). Sehingga, tidak ada pihak-pihak yang akan dirugikan dalam bekerjasama dengan bank syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pihak shahibul maal (penabung/debitor), nasabah juga dapat merasakan nilai plus bank syariah. Keuntungaan yang diperoleh shahibul maal dihitung dengan menggunakan perhitungan bagi hasil yang halal. Selain itu shahibul maal telah bertindak sebagai investor yang membantu menyalurkan surplus dana yang dimilikinya kepada pihak-pihak yang minus dana. Dengan banyaknya dana dari pihak ketiga yang dihimpun maka dana yang disalurkan untuk investasi juga bertambah. Hal tersebut akan berpengaruh pada peningkatan jumlah pendapatan mudharib, yang pada akhirnya berpengaruh pada jumlah bagi hasil yang diterima nasabah. Dengan jumlah pendapatan yang saling bertambah, maka kesejahteraan penduduk dapat tercapai tanpa ada unsur persaingan dalam membungakan uang. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menghimpun dan menyalurkan dana, bank syariah tidak terfokus pada salah satu umat beragama saja. Islam menghendaki ajaran aturan yang diterapkan dapat memberi manfaat bagi seluruh umat di muka bumi. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3852181697677070700?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3852181697677070700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/sistem-ekonomi-syariah-di-antara-sistem.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3852181697677070700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3852181697677070700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/sistem-ekonomi-syariah-di-antara-sistem.html' title='Sistem Ekonomi Syariah di Antara Sistem Kapitalisme dan Sosialisme'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-4150764603288456528</id><published>2009-03-05T03:10:00.000-07:00</published><updated>2009-03-05T03:12:44.060-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Sistem Tata Ekonomi Kapitalisme, Sosialisme dan Komunisme - Definisi, Pengertian, Arti &amp; Penjelasan - Sejarah Teori Ilmu Ekonomi</title><content type='html'>Thu, 07/09/2006 - 8:17pm — godam64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Kapitalisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi baang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidak ikut campur dalam ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Sosialisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasar dalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dan kuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi Komunisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunisme adalah suatu sistem perekonomian di mana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang tidak diperbolehkan memiliki kekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah. Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yang besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan ekonomi dan kebersamaan. Namun tujuan sistem komunis tersebut belum pernah sampai ke tahap yang maju, sehingga banyak negara yang meninggalkan sistem komunisme tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-4150764603288456528?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/4150764603288456528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/sistem-tata-ekonomi-kapitalisme.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4150764603288456528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4150764603288456528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/03/sistem-tata-ekonomi-kapitalisme.html' title='Sistem Tata Ekonomi Kapitalisme, Sosialisme dan Komunisme - Definisi, Pengertian, Arti &amp; Penjelasan - Sejarah Teori Ilmu Ekonomi'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-5796893727012436261</id><published>2009-02-12T06:36:00.001-07:00</published><updated>2009-02-12T06:40:18.773-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Pakar Yunani Kuno vs Pakar Muslim di Bidang Ilmu-Ilmu Eksakta</title><content type='html'>Matematika bangsa Yunani Kuno terbentuk dari bahan-bahan tradisi bangsa-bangsa Sumaria, Babilonia dan Mesir Kuno, demikian pula halnya Ilmu Pengetahuan Alam/sains, yang asasnya hanya pada observasi saja. Ilmu Ukur diperkembang oleh pakar Yunani Kuno secara sistematis, dan mencapai puncak kemajuannya dalam zaman Euclid. Namun dalam bidang matematika yang lain yaitu ilmuhitung, tidak memperolah kemajuan. Tidak ada pertambahan operasi, tetap hanya menambah, mengurang, mengali dan membagi saja. Dengan demikian mereka itu hanya tetap berkisar dalam bilangan rasional saja. Hal ini membawa akibat yang parah, ilmu hitung tidak dapat mengikuti perkembangan ilmu ukur, sehingga ilmu ukur itu berjalan sendiri tanpa dukungan ilmu hitung. Ada beberapa bagian dari Dialogue Plato (427 - 347 Seb.Miladiyah) yang menunjukkan pemisahan itu mencapai puncaknya, artinya keduanya sudah terpisah sama sekali dalam zaman Euclid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil matematika di tangan bangsa Yunani Kuno pecah dua dalam pengertian yang sebenar-benarnya. Ilmu ukur maju melesat ke depan meninggalkan ilmu hitung jauh di belakang. Dengan demikian matematika di zaman Yunani kuno tidak mungkin dapat dipakai untuk menunjang sains/ilmu pengetahuan alam dalam hal mengujicoba hasil penafsiran alam, sehingga sains hanya terpaku pada teori yang sifatnya spekulatif. Maka asas Pendekatan Ilmiyah di zaman Yunani Kuno terhenti hanya sampai penafsiran saja sebagai tahap lanjut dari observasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pakar Muslim kuno di zaman keemasan Islam (abad 7 sampai abad 13 Miladiyah) berhasil memperkembang ilmu ukur menjadi ilmu ukur sudut dan ilmu ukur bola seperti yang kita kenal sekaang ini. Al Battani (858 - 929) mengganti busur dengan sinus, mempergunakan tangen dan kotangen. Abu ‘lWafa (940 - 997) mendapatkan metode baru untuk membuat tabel sinus, memperkenalkan sekan dan kosekan. Operasi dalam ilmu hitung diperlengkap dengan operasi akar dan logaritme sebagai lawan pangkat. Dengan demikian ruang lingkup bilangan menjadi lebih luas, yaitu bilangan irrasional dan imajiner. Kata-kata logaritme dan algorism berasal dari nama orang yang mendapatkannya yaitu Al Khawarismi (780 - 850). Di tangan para pakar Muslim itu cabang-cabang matematika yaitu itu ilmu hitung dan ilmu ukur diperkembang kemudian dijalin menjadi utuh tidak terlepas seperti dalam keadaannya di tangan para pakar Yunani Kuno tersebut. Maka menjadilah matematika itu sebagai disiplin ilmu yang menunjang metode ujicoba dalam sains. Alhasil kebudayaan Islam (maksudnya kebudayaan yang diisi oleh nilai-nilai non-historis, yaitu wahyu) dapat menyumbangkan metode ujicoba yang memungkinkan lahirnya Ilmu Pengetahuan seperti yang kita miliki sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ideal bagi orang-orang Yunani Kuno adalah keindahan visual. Inilah yang menjadi landasan ideologi mereka. Keindahan yang berasaskan perbandingan yang dinyatakan oleh hubungan angka-angka yang tetap. Wajah manusia, patung, atau bentuk arsitektur, bahkan drama harus mempunyai perbandingan-perbandingan tetap di antara bagian-bagiannya supaya indah. Keluar dari hubungan angka-angka perbandingan itu mengakibatkan sesuatu itu “rusak” bentuknya sehingga tidak menjadi indah lagi. Pola pemikiran ini menghasilkan pandangan bahwa alam semesta ini merupakan kesatuan yang statis, oleh karena bagian-bagian dari alam smesta ini harus mempunyai perbandingan yang dinyatakan oleh hubungan angka-angka yang tetap. Alhasil, pengertian waktu bukanlah hal yang perlu mendapat perhatian, oleh karena alam semesta ini statis. Bahkan menurut Zeno dan Plato waktu adalah sesuatu yang tidak-nyata (unreal). Maka dapatlah kita mengerti apabila para pakar Yunani Kuno hanya menghasilkan matematika yang statis sifatnya, tidak mengandung unsur variabel dan fungsi. Demikianlah idea orang Yunani Kuno yang menganggap ideal keindahan visual, hanya dapat menghasilkan matematika yang statis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ideal bagi seorang Muslim bukanlah keindahan visual, melainkan Yang Tak Terbatas, yaitu Allah SWT dengan sifat-sifatnya yang Maha Sempurna. Pakar-pakar Muslim dituntun oleh akar yang non historis, yakni wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu Al Quran. Dalam S. Al Fathihah Allah disebut Rabbul’alamien, Maha Pengatur alam semesta. Dengan demikian alam semesta ini tidak statis, melainkan dinamis. Dan unsur penting dalam dinamika ialah waktu. Jadi menurut pandangan seorang Muslim waktu itu riel, tidak seperti pandangan Zeno dan Plato di atas itu. Bahkan dalam Al Quran ada sebuah surah yang bernama S. Al ‘Ashr. Surah ini dibuka dengan kalimah wa-l’Ashri, yang artinya perhatikanlah waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya faktor waktu dalam matematika, mengubah wajah matematika itu menjadi baru sama sekali. Ilmu hitung diperkembang menjadi aljabar. Unsur ilmu hitung yang statis yaitu bilangan, diperkaya dengan unsur yang dinamis yaitu variabel dan fungsi. Dalam matematika ada dua cara dalam menyatakan fungsi. Pertama yang langsung y(x), yang kedua melalui parameter waktu x(t), y(t), yang ditampilkan oleh Al Biruni (793 - 1048). Umar Khayyam menciptakan pula sejenis matematika yang disebutnya dengan al khiyam, sayang ilmu itu tidak berkembang hingga dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya dapatlah kita lihat pakar Yunani Kuno tidak mampu mengembangkan matematika untuk dapat dipakai sebagai disiplin ilmu dalam hal menunjang metode ujicoba dalam sains. Para pakar Muslim Kuno telah berhasil memperkembang matematika, sehingga dapatlah matematika itu dijadikan disiplin ilmu yang dapat menunjang metode ujicoba dalam sains, sehingga sains dapat mencapai wujudnya yang sekarang ini, yaitu observasi, penafsiran observasi yang menghasilkan teori yang spekulatif kemudian dengan unsur ujicoba yang menyaring teori yang spekulatif itu sehingga tidak spekulatif lagi. WaLlahu a’lamu bisshawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Makassar, 1 Maret 1992 [H.uh.Nur Abdurrahman]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kompilasi ke chm oleh pakdenono - &lt;a href="http://www.pakdenono.com"&gt;www.pakdenono.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;berasal dari &lt;a href="http://www.freewebs.com"&gt;www.freewebs.com&lt;/a&gt;/hmnur/ &amp; www.freewebs.com/hmnur1/&lt;br /&gt;- di download dari situs diatas pada tgl. 23 juni 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-5796893727012436261?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/5796893727012436261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/02/pakar-yunani-kuno-vs-pakar-muslim-di.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5796893727012436261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5796893727012436261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/02/pakar-yunani-kuno-vs-pakar-muslim-di.html' title='Pakar Yunani Kuno vs Pakar Muslim di Bidang Ilmu-Ilmu Eksakta'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3317465382910092187</id><published>2009-02-08T17:12:00.002-07:00</published><updated>2009-02-08T17:27:37.163-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HMI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>REFLEKSI 62 TAHUN PERJALANAN HMI</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Makna 5 Februari &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Februari mungkin tak berarti apa-apa bagi kebanyakan warga negeri ini. Aktivitas yang dilakukanpun terkesan sama dan tak  jauh beda dengan hari-hari biasanya. Sawah dan ladang tetaplah digarap bagi petani, laut dan ikan tetaplah menjadi pemandangan hari-hari bagi para nelayan, kantor dan banyaknya kasus rakyat tetaplah pula menjadi santapan rutinitas bagi mereka yang menamakan dirinya wakil rakyat dan berjuta aktivitas lainnyapun terkesan sama dari hari kehari. Namun kondisi ini tidaklah berlaku bagi kami dan mereka yang menamakan dirinya Insan Cita atau kader Himpunan Mahasiswa Islam. &lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Islam atau yang lebih dikenal dengan HMI merupakan  organisasi mahasiswa yang mempunyai sejarah cukup panjang. Ia lahir dari sebuah keprihatinan atas kondisi bangsa dan umat Islam yang saat itu sangat terpuruk dan terbelakang dalam segala aspek, baik moral, mental, kemandirian dan intelektualitas. Tujuan didirikannya HMI itu pun tidak lepas dari semangat itu, yakni untuk melakukan syiar Islam dan memajukan bangsa Indonesia. Maka pada 5 Februari 1947 bertepat di Sekolah Tinggi Islam (kini Universitas Islam Indonesia/UII) Yogyakarta, ayahanda Prof. Lafran Pane dan kawan-kawan membentuk organisasi kemahasiswaan yang diberi nama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini.&lt;br /&gt;HMI yang kini telah berusia 62 tahun (5 Februari 2009) dan hampir mempunyai kader di seluruh perguruan tinggi di Indonesia dan kader-kadernya yang sudah tersebar di seluruh nusantara dulu tidaklah sebesar dan eksis seperti saat ini. Awal berdirinya HMI penuh dengan dinamika dan tantangan yang cukup hebat. Terutama masa-masa awal kemerdekaan, di mana HMI vis a vis langsung dengan kaum penjajah.&lt;br /&gt;Pada fase berikutnya HMI juga menghadapi tantangan dari dalam, yakni pada masa pemerintah Orde Lama. Sebagaimana kita ketahui bahwa saat itu pemerintahan Soekarno begitu kuat dan didukung penuh oleh kekuatan Partai Komunis Indonesia (PKI). Sehingga PKI pada saat itu dengan berbagai cara berupaya untuk membubarkan HMI. Tetapi alhamdulillah Allah SWT melindungi sehingga Orde Lama Soekarno berpihak kepada HMI dan HMI tidak jadi dibubarkan.&lt;br /&gt;Di masa Orde Baru, gerakan-gerakan yang mengarah pada pengkerdilan eksistensi dan perjuangan HMI juga sering terjadi, baik yang direncanakan maupun yang tidak. Gerakan yang dampaknya paling terasa hingga kini adalah ketika pemerintah Orde Baru Soeharto memberlakukan asas tunggal Pancasila bagi seluruh organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (kemahasiswaan). Tak pelak kebijakan tersebut membuat HMI berada di persimpangan jalan antara kelompok yang ingin terus mempertahankan asas Islam dengan kelompok yang ingin menggunakan asas Pancasila sebagai alternatif agar organisasi Syiar Islam ini selamat dari pembubaran. Maka pada Kongres di Padang tahun 1986 HMI pecah menjadi dua kubu: HMI Dipo dan HMI MPO (Majelis Penyelamat Organisasi). Dan sampai hari ini perbedaan fikroh itu masih menjadi sebuah dinamika  yang kami rasakan di organisasi yang kami cintai karena “I” nya ini.&lt;br /&gt;Realitas di atas menunjukkan bahwa HMI sesungguhnya organisasi yang sangat teruji. Ia memiliki manajemen yang bagus (rapi), mempunyai sistem pengkaderan yang sistematis dan berkelanjutan, piawai dalam memanajemen konflik. Selain itu, kekuatan lain dari HMI adalah ia memiliki kader-kader yang berkualitas dengan tingkat profesionalitas di bidangnya masing-masing. Dari segi intelektualitas HMI luar biasa, ada yang menjadi menteri, gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota, bupati/wakil bupati, wakil presiden, ada yang menjadi cendikiawan dan seterusnya. Kalau dilihat dari sisi ini boleh dikatakan bahwa sistem pengkaderan di organisasi tertua dan terbesar ini terbilang sukses dan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HMI Menurut Mereka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan realitas fenomena di atas tadi secara langsung maupun tidak faktanya telah membuat dua sisi yang selalu mengawal keberadaan dan perjuangan HMI. sisi pertama adalah mereka yang selalu merasa optimistis dan memuji setiap perjuangan HMI, mereka pulalah orang-orang yang selalu mengagumi sosok keberadaan dan eksistensi organisasi ini karena percaya akan potensi dari setiap kader HMI. Namun dilain sisi banyak pula dari mereka yang pesimistis, aphatis dan mungkin juga arespek terhadap organisasi ini. karena menurut mereka kader-kader HMI adalah kader-kader Islam yang Sekuler yang sudah mengalami kemerosotan dari tahun-ketahun. Bahkan ada yang lebih ekstrim dengan menyebutkan bahwa HMI sudah kehilangan Independensinya sebagai organisasi mahasiswa yang kritis dan beralih memihak terhadap Pemerintah karena banyaknya Alumni dari organisasi tertua dan terbesar se-Indonesia ini yang menjadi kalangan Kabir (Kapitalis Birokrat) dengan kata lain HMI kami adalah Kapitalis Cilik yang hanya selalu duduk manja, cukup tersenyum dan terima angpao saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HMI Pun Menjawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebagai sebuah organisasi yang sangat teruji akan eksistensinya terhadap Jaman. Tentunya sangat wajar jika fenomena kritik dan apresiasi di atas terus berdatangan pada HMI. Tidak saja karena HMI memiliki kader-kader yang berkualitas dengan tingkat profesionalitas di bidangnya masing-masing yang tentu saja dengan hal ini mengakibatkan segala tindak tanduknya selalu menjadi sorotan publik baik itu bersifat positif maupun negatif doing. Tapi disisi lain juga menandakan akan bentuk kepedulian dan harapan umat dan masyarakat negeri ini terhadap organisasi yang sudah berusia 62 tahun ini. Harapan itu hadir paling tidak dalam bentuk amanah dan pesan agar para generasi Insan Cita ini terus maju dan berkarya demi kejayaan agama dan negeri tercinta ini.   &lt;br /&gt;Dalam rangka menjawab sejuta aspirasi, apresiasi dan kritik itu, memang sudah sepantasnya ia, kami, dan mereka yang mengaku para kader HMI kader insan cita melakukan Kritik Oto Kritik dan evaluasi diri sebagai bentuk penghargaan dan jawaban atas segala keraguan yang selama ini ditamparkan pada organisasi tercinta yang menjadi fenomenal sejarah ini. Apapun itu, seberapa lama, dan sampai mana...? HMI akan terus melakukan perubahan demi perubahan untuk menjawab komitmen ke Islaman dan ke Indonesiaan kami yang juga menjadi cita-cita seluruh umat Islam yang tinggal di pijakan terindah Indonesia tercinta ini sebagai rahmat Allah SWT . Dan di penghujung tulisan ini dengan selalu berusaha rendah hati saya mengucapkan selamat hari jadi yang ke-62 tahun untuk HMI dan semoga dalam perjuangannya HMI tidak hanya menjadi sebuah Himpunan Mahasiswa Islam tetapi juga mampu menjadi HMI (Harapan Masyarakat Indonesia) yang amanah sesuai Syariah Islam (baca : Aturan Islam). Amin Ya Robbal Alamin!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yakin Usaha Sampai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3317465382910092187?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3317465382910092187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/02/refleksi-62-tahun-perjalanan-hmi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3317465382910092187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3317465382910092187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/02/refleksi-62-tahun-perjalanan-hmi.html' title='REFLEKSI 62 TAHUN PERJALANAN HMI'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8614114214742476196</id><published>2009-01-25T18:14:00.002-07:00</published><updated>2009-01-25T18:23:26.018-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pluralisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Science of Qur'an (Ilmu Pengetahuan Dalam Al-Qur'an)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SX0QfXwbbHI/AAAAAAAAAEE/JNl3g3r2ScU/s1600-h/PIC_0334.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SX0QfXwbbHI/AAAAAAAAAEE/JNl3g3r2ScU/s320/PIC_0334.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295406867996699762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sejarah Mencatat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Matematika adalah bahasa Tuhan ketika Dia menulis alam semesta”. Galilea (1564-1642 M)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang yang awam mungkin apa yang disampaikan oleh Galilea di atas adalah sebuah kebodohan yang tak mendasar. Tapi hukum ini tidak berlaku bagi ilmuwan-ilmuwan yang selalu mengedepankan rasionalitas dan bersandar pada aspek-aspek fenomena realita dan teoritis. Sebagian besar ilmuwan ber¬pendapat bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dengan kode-kode tertentu dan struktur bilangan tertentu. Alam sendiri sebenarnya telah mengajarkan kepada manusia tentang adanya periode-periode tertentu yang selalu berulang, terstruktur dan sistematis, misalnya, orbit Bulan, Bumi dan planet-planet, lintasan meteorit dan bintang-bintang, DNA, kromosom, sifat atom, lapisan bumi dan atmosfer, dan elemen kimia dengan segala karakteristiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas pertanyaannya sekarang apa kaitannya statement ilmuwan-ilmuwan tersebut dan fenomena-fenomena alam tersebut dengan keberadaan Al-Qur’an?. Kitab yang merupakan Imam bagi kaum muslim yang telah diimani kurang lebih 1.780.000.000 jiwa dan 80% penduduk Indonesia ini ternyata mengajarkan pembacanya bahwa ”Tuhan menciptakan sesuatu dengan hitungan teliti” (al-Jinn 72: 28). Bahkan dalam salah satu ayatnya menyatakan jumlah manusia yang akan datang menghadap Tuhan Yang Maha Pemurah, selaku seorang hamba pada hari yang telah dijanjikan telah ditetapkan dengan hitungan yang teliti (Maryam 1 9 : 93-94). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan Al-Qur'an, tidak ada peristiwa yang ter¬jadi secara kebetulan. Semua terjadi dengan "hitungan", baik dengan hukum-hukum alam yang telah dikenal manusia maupun yang belum. Bagi Muslim yang beriman, tidak ada bedanya apakah Al-Qur'an diciptakan dengan "hitungan" atau tidak, mereka tetap percaya bahwa kitab yang mulia ini berasal dari Tuhan Yang Esa. Pencipta alam semesta, yang mendidik dan memelihara manusia. Namun bagi sebagian il¬muwan, terutama yang Muslim, yang percaya bahwa adanya kodetifikasi alam semesta, baik kitab suci, manusia maupun objek di langit, adalah suatu "kepuasan tersendiri" jika dapat menemukan hubungan-hubungan tersebut. Al-Qur'an adalah salah satu mahakarya yang diturunkan dari langit, untuk pedoman umat manusia, berlaku hingga alam semesta runtuh. Ia menggambarkan masa lalu, sekarang dan masa depan de¬ngan cara yang menakjubkan. Prof. Palmer seorang ahli kela¬utan di Amerika Serikat mengatakan "Ilmuwan sebenarnya hanya menegaskan apa yang telah tertulis didalam al-Qur'an beberapa tahun yang lalu". (Arifin Muftie : Matematika Alam Semesta)&lt;br /&gt;Seolah ingin menegaskan dengan apa yang dikatakan oleh Profesor asal negeri Paman Sam di atas Allah SWT selaku pencipta alam semestapun telah berfirman dalam Al-Qur’an pada surat az-Zumar 39:9 : "Katakanlah: ‘Adakah sama orang-orang yang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran". Kebenaran ayat ini sebenarnya pernah dirasakan dunia pada kisaran abad ke-8 hingga abad ke-13 M. Banyak ilmuwan-ilmuwan muslim yang lahir pada zaman itu dan menghasilkan penemuan-penemuan fenomenal misalnya Abu Ali al Husain ibn Abdallah ibn Sina (panggil : Ibnu Sina) selaku bapak kedokteran dunia yang kini sengaja disebut oleh orang-orang barat dengan nama Avicenna. beliau adalah orang pertama yang memperkenalkan pengobatan secara sistematis dan beliau pulalah yang pertama yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap untuk pertama kalinya kedalam sebuah buku yang diberi nama Al Qanun fi al Tibb yang kemudian disebut The Canon. Dan dari sana ia berkesimpulan bahwa, setiap bagian tubuh manusia, dari ujung rambut hingga ujung kaki hingga kuku saling berhubungan. Lebih khusus lagi, ia mengenalkan dunia&lt;br /&gt;kedokteran pada ilmu yang sekarang diberi nama pathology dan farma, yang&lt;br /&gt;menjadi bagian penting dari ilmu kedokteran (baca : http://www.thekumaiprojek.blogspot.com). Selain itu ada lagi nama-nama besar seperti al-Farabi, al-jabar dan Ibn Rusyd yang juga merupakan ahli ilmu kealaman, matematika, sosial, kedokteran dan juga cendikiawan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pinter dan terkenal sekaligus beramal”. Ya itulahlah kalimat yang tepat bagi ilmuwan muslim dulunya. Maklum hal ini bisa terjadi karena dulu memang disebabkan faktor kedekatan kaum muslim dengan Imamnya, pedomannya sekaligus mata air segala ilmu yaitu al-Qur’anul karim. Dulu ketika berbicara ilmu maka maksudnya adalah semua ilmu baik itu agama, kedokteran, sosial, hukum, ekonomi maupun yang lain dan hal ini tentunya berbeda dengan kondisi zaman sekarang yang mengalami pemisahan-pemisahan (baca: sengaja dipisahkan).  Pada zaman sekarang ketika berbicara science atau ilmu maka yang dimaksud adalah segala ilmu kecuali ilmu agama, karena sekarang yang dimaksud dengan agama hanyalah bentuk ibadah yang dilakukan di masjid, mushalla dan langgar saja. Jika kita tilik history  perilaku ini tentunya tak terlepas dari peran abad ke-19 dimana dunia eropa bergairah mengembangkan ilmu pengetahuan seraya mencampakkan agama dan celakanya kaum muslim pada saat itu terpuruk dalam berbagai keterbelakangan dan kejumudan hingga 2 abad berlangsung hal ini tetap berjalan seirama sampai detik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kita Hari Ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak bergulirnya Revolusi Industri di Inggris pada abad ke-19 seiring itu berjalannya dunia Islam mengalami kemerosotan yang begitu tajam. Produk-produk ilmu pada saat itu hanya bersifat "daur ulang" dan itupun sebagian besar dalam bidang keagamaan. Praktek kehidupan kaum Muslim pada saat itu telah dicemari oleh bid'ah, khurafat dan takhayul yang mana kondisi ini tak jauh beda dengan kondisi umat saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dikehidupan Islam yang baru saat ini, Al-Qur’an yang merupakan simbol kejayaan umat Islam karena memang banyaknya harta karun (Science) yang tersimpan didalamnya kini hanya dijadikan sekedar pajangan dinding disetiap rumah kaum muslim, atau hanya sebatas dijadikan ajang perlombaan rutin setiap tahunnya dan kita menyebutnya “Tilawatil Qur’an” (MTQ) yang begitu syarat korupsi disetiap pentasnya, bahkan yang lebih fenomenal, kini ayat-ayat yang begitu diagungkan oleh sang Pengarangnya (Allah Jalla Jalaloh) ini banyak dijadikan sebagai Jimat ataupun susuk yang katanya apabila diletakkan pada bagian tubuh tertentu akan mampu melindungi si pemilik jimat seolah-olah Tuhan  bukanlah Maha Penolong bagi setiap hambanya. Tentunya hal ini begitu memperihatinkan bagi kondisi umat yang begitu dimuliakan oleh Tuhan Sang Pencipta alam semesta maupun oleh makhluk lainnya karena kesholihan sang penggembalanya ialah Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Belum habis rasanya keterpurukan umat Islam. Kinipun berbagai macam virus penyakit bersarang pada setiap pola pikir, tingkah laku dan juga pola kehidupan sehari-hari kaum muslim. Begitu kentalnya penyakit SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme) sehingga memisahkan umat ini dari tatanan kehidupan Islami yang bersumber pada Al-Qur’an. Dari segi ekonomi misalnya kini diseluruh penjuru dunia termasuk umat yang mulia ini berlomba-lomba mencari harta dalam ranah ribawi yang jelas-jelas diharamkan dalam agama Islam. Tak lagi bersifat personal kinipun banyak Institusi ribawi yang dilegalitaskan oleh pemerintah seperti Bank Sekuler, Koperasi Uang dan lain sebagainya. Tak hanya itu perekonomian dunia saat inipun tak lagi ditumpukan pada sektor real yang dulu menjadi kejayaan ekonomi dunia Islam namun kini lebih dititik beratkan pada sektor non-real seperti permainan bursa saham yang hanya dilakoni oleh para kapital-kapital pemilik modal dan anehnya permainan ini sangat berimbas terhadap hajat orang banyak, yang berarti nasib ekonomi suatu negara dapat berakibat baik dan buruk tergantung hasil akhir dari permainan bursa saham ini. Tentunya hal ini bisa terjadi karena memang hampir mayoritas negara didunia saat ini mengadopsi sistem ekonomi kapitalis yang jelas-jelas terbukti gagal dinegeri nenek moyangnya yaitu USA. &lt;br /&gt; Tak jauh beda dengan sektor ekonomi, kini sektor hukumpun disekulerisasi. Di Indonesia misalnya hampir 50.000 orang menjadi korban perdagangan manusia (Trafficking) tiap tahunnya,  2,3 Juta kasus aborsi dan banyak kasus pembunuhan lainnya terkuak tiap tahunnya dan yang paling heboh lagi 15 juta Abege (anak baru gede) Indonesia melahirkan tiap tahunnya diluar nikah (baca : http://www.detiknews.com). Begitu banyaknya kasus kejahatan saat ini seolah membuktikan bahwa tatanan sosial dan hukum dinegeri tercinta kita saat ini jauh dari keidealan yang diinginkan. Padahal dulu saat umat ini begitu dekat dengan kitabnya selama 13 abad lamanya sejarah mencatat dunia hidup dalam kedamaian dan kemakmuran antar sesama umat manusia. &lt;br /&gt;Sejarawan Italia, Brands Johny Burkz pernah mengatakan, “Kesejahteraan dan kepemimpinan menjauh dari umat Islam dikarenakan mereka tidak mau mengikuti petunjuk Al Qur’an dan mengamalkan hukum dan undang-undang-nya. Padahal sebelumnya sejarah telah mencatat bahwa generasi awal Islam meraih kejayaan, kemenangan, dan kebesaran. Musuh-musuh Islam tahu rahasia ini, sehingga mereka menyerang dari sisi ini. Ya, kondisi kehidupan umat Islam sekarang ini suram, karena tidak pedulinya umat ini terhadap Kitabnya, bukan karena ada kekurangan dalam Al Qur’an atau Islam secara umum. Yang obyektif adalah tidak benar menganggat sisi negatif dengan menghakimi ajaran Islam yang suci.” Apa yang disampaikan oleh sejarawan Italia tadi sebenarnya hanyalah merupakan analisis realita yang terjadi dalam kehidupan umat Islam saat ini yang telah mencampakkan setiap bait dan ayat Al-Qur’an secara spiritual dalam pengamalan kehidupannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Rujuk Ilal Qur’an (kembali kepada Al-Qur’an)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya bukti kebenaran dalam Al-Qur’an harusnya menjadikan umat ini untuk segera kembali dan rujuk kepada kitab mulia ini. Dan banyaknya ilmu pengetahuan  yang terkandung dalam Al-Qur’an harusnya menjadi motivator bagi umat ini untuk menggalinya demi kemaslahatan kehidupan dunia seperti yeng telah dilakukan umat muslim pada masa lampau. Contoh yang paling sederhana adalah ayat 68-69 Surat Lebah atau an-Nahl, yang menceritakan aktivitas lebah "mendirikan sarang dan mencari makan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat tersebut menggunakan bentuk kata kerja femina, ka¬rena memang yang mencari makan dan membuat sarang adalah lebah betina. Lebah jantan diberi makan oleh lebah betina, bukan sebaliknya. Jangankan masyarakat di abad ke-7, ma¬syarakat di abad ke-21 pun tidak tahu bagaimana cara mem¬bedakan lebah jantan dan lebah betina Terlebih, memahami bahwa lebah betinalah yang mencari makan, bukan sebaliknya. Jika Surat an-Nahl merefleksikan lebah betina dengan bentuk kata kerja femina. Lebah jantan digambarkan oleh al-Qur'an pada nomor suratnya, yaitu bilangan 16. Bilangan 16 ini adalah banyaknya kromosom lebah jantan, sedangkan jumlah kro¬mosom lebah betina diketahui berjumlah 32. Teknik-teknik seperti inilah yang disebut ilmuwan dengan coding isyarat-isyarat di alam semesta, atau meminjam istilah Malik Ben Nabi "tanda-tanda" atau ayat bagaikan "anak panah yang berkilauan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya orang-orang yang berakal sajalah yang dapat menerima pelajaran". (ar-Ra'd 73: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada tahun 1965 Robert Wilson dan Arno Pnezias mengukur radiasi diangkasa raya yang dikuatkan oleh para peneliti NASA yang menggunakan alat yang bernama COBE Spacecart, merekapun menyimpulkan bahwa pada masa dahulu langit dan Bumi awalnya padu. Dan Al-Qur’an pada surat Al Anbiyaa ayat 30 telah menyatakan hal yang sama sejak 1400 tahun yang lalu. Kembali pada tahun 1992 NASA meluncurkan satelit COBE yang berhasil menangkap sisa-sisa radiasi ledakan Big Bang berbentuk bunga mawar merah yang kemudian dikenal sebagai teori pemisahan antara Bumi dan langit. Dan sekali lagi Al-Qur’an merekam fenomena alam ini sejak 1400 tahun yang lalu pada surat Ar Rahman ayat 37-38 : “Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ? “. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya orang-orang yang berakal sajalah yang dapat menerima pelajaran". (ar-Ra'd 73: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Tidak ada keraguan sebenarnya bagi umat ini untuk kembali menjalankan aktivitas roda kehidupannya dengan nafas Al-Qur’an. Karena sudah cukup bukti kitab ini memberikan kebenaran bagi kita agar senantiasa memeluk dan mengamalkan setiap bait nasehat Tuhan yang tertulis didalamnya. Tentunya bagi setiap muslim telah terpatri suatu prinsip bahwa “Hidup ini dari-Nya, untuk-Nya dan hanya kembali kepada-Nya”.  Dan jika setiap insan muslim telah kembali pada tuntunannya ialah Al-Qur’anul karim, maka sebenarnya segala problematika kehidupan saat ini akan dapat teratasi dengan baik dan diganti dengan kehidupan yang lebih khusnul khatimah. Amin!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan diantara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS.Al-Hadiid:16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakin Usaha Sampai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8614114214742476196?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8614114214742476196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/science-of-quran.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8614114214742476196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8614114214742476196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/science-of-quran.html' title='Science of Qur&apos;an (Ilmu Pengetahuan Dalam Al-Qur&apos;an)'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SX0QfXwbbHI/AAAAAAAAAEE/JNl3g3r2ScU/s72-c/PIC_0334.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-5722630660427104363</id><published>2009-01-23T19:35:00.001-07:00</published><updated>2009-01-23T19:38:26.747-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haditsnabawiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Bahaya Khuruj (Melawan) Terhadap Pemerintah</title><content type='html'>Gerakan khuruj (pemberontakan) dan inqilab (melancarkan kudeta) terhadap suatu pemerintahan (yang sah) bukanlah sarana untuk memperbaiki masyarakat. Bahkan justru memicu timbulnya kerusakan di tengah masyarakat. Khuruj terhadap pemerintah muslim, bagaimana pun tingkat kezhalimannya, merupakan bentuk penyimpangan dari manhaj Ahlus Sunnah (Wal Jama’ah). Ada dua macam bentuk khuruj, (1). Khuruj dengan memanggul senjata (2). Khuruj dengan perkataan dan lisan. Mereka yang selalu memunculkan perpecahan, pertikaian, dan pergolakan terhadap pemerintahan muslim, pada hakikatnya telah melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan tersebut. padahal, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita untuk bersabar, sebagaimana sabda beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kecuali engkau melihat suatu kekufuran yang sangat jelas, yang dapat engkau buktikan di sisi Allah” [Muttafaq ‘alaih] Renungkanlah perkataan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kecuali engkau melihat suatu kekufuran”. Penuturan beliau tidak terhenti sampai di situ saja, tetapi diiringi dengan keterangan “kekufuran yang sangat jelas”. Lantas beliau menambahkan keterangan lebih lanjut “ yang dapat engkau buktikan tentang itu di sisi Allah”. Di dalam hadits ini, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan lima buah penekanan untuk mencegah orang dari khuruj dan takfir (mengkafirkan pemerintah atau pun individu muslim) yang merupakan perbuatan sangat buruk dan berbahaya. Karena dapat mengakibatkan kerusakan dan kehancuran di tengah masyarakat. Bahkan Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata di dalam kitabnya, I’lamul Muwaqqi’in : “Tidak ada satu pemberontakan pun terhadap pemerintah muslim yang membawa kebaikan terhadap umat pada masa kapan pun”. Begitu juga hujatan terhadap pemerintah. Manakala sebagian orang menjadikan hujatan terhadap pemerintah sebagai materi ceramah dan “nasihat-nasihat” yang mereka sampaikan untuk memperoleh simpati manusia. Manusia pada dasarnya menyukai hujatan terhadap pemerintah, juga terhadap para penguasa dan pemimpin, serta kepada setiap orang yang mempunyai posisi lebih tinggi dari mereka. Seakan-akan hujatan dan celaan tersebut sebagai hiburan yang dapat menyenangkan hati mereka Sungguh suatu fenomena yang sangat menyedihkan ketika kita menyaksikan hujatan, makian, serta cercaan terhadap pemerintah, saat ini menjadi materi-materi ceramah dan “masukan” bagi sebagian da’i zaman sekarang, khususnya pada waktu terjadinya fitnah. Hingga materi yang mereka sampaikan akan membuat orang-orang berkomentar :”Masya Allah, Syaikh ini orang yang berani, atau Syaikh ini orang yang kuat”. Padahal fakta ini sesungguhnya tidak mendatangkan manfaat apa pun, melainkan hanya akan menghasut dan mengotori jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang justru mengira, tindakan tersebut merupakan bentuk upaya menasehati pemerintah. Padahal terdapat metode dan prosedur dalam menasehati pemerintah, seperti termaktub dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Barangsiapa di antara kalian yang ingin menasehati penguasa, maka hendaklah dia pergi kepadanya, dan merahasiakan nasihatnya itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini menjelaskan bahwa nasihat kepada para penguasa atau pemerintah, hendaklah disampaikan secara rahasia. Karena bila ditempuh secara terang-terangan akan menimbulkan gejolak hati, yang merusak hati Kalau di antara kita –para penuntut ilmu- ada yang terjatuh ke dalam suatu kesalahan, kemudian salah seorang menasihatinya di depan umum, ia langsung akan berkata : “Hendaklah kamu bertakwa kepada Allah. Janganlah kamu membuka aibku di depan umum. Kalau engkau ingin menasihatiku, maka lakukanlah dengan empat mata”. Kalau para penuntut ilmu, para da’i yang mengajak manusia kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam –yang mengetahui keutamaan ilmu, keutamaan al-haq dan kembali kepadanya (setelah mengalami kekeliruan)- tidak menyukai metode seperti ini dalam memberikan suatu nasihat, maka bagaimana mungkin para penguasa yang memiliki kedudukan, kekuasaan, senjata, serta tentara yang banyak –bagaimana mungkin mereka- akan dapat menerima nasihat dengan cara yang tidak simpatik ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru yang lebih utama, tidak menasihati mereka di depan umum ; kalaupun hal ini tidak mendatangkan maslahat bagi pemerintah, paling tidak akan memberi maslahat bagi diri kita sendiri. Hal ini, tentunya apabila mereka (para penguasa) adalah orang-orang muslim. Batasan yang paling rendah untuk menghukumi mereka sebagai seorang muslim, ialah apabila mereka tunduk dan mengakui kebenaran agama Islam. Meskipun mereka melakukan suatu penyelewangan, mempunyai kesalahan yang banyak dan berbuat dosa-dosa besar. Dan ini semua tidak menjadikan mereka sebagai orang kafir, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Kecuali engkau melihat suatu kekufuran yang sangat jelas, yang dapat engkau buktikan di sisi Allah” [Muttafaqun ‘alaih]&lt;br /&gt;Kemudian Syaikh Muqbil rahimahullah berkata : “Kami tidak memandang kudeta sebagai jalan untuk membenahi masyarakat. Bahkan gerakan tersebut, justru menimbulkan kerusakan dalam masyarakat”. Marilah kita simak sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam Shahih Muslim, dari hadits Arfajah Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang datang kepada kalian, ketika kalian bersatu di bawah satu pimpinan, dia berkeinginan untuk memecah belah persatuan kalian, maka bunuhlah dia” [HR Muslim]. Dalam hadits ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan bahwa pemberontakan terhadap suatu pemerintah, yang dapat menimbulkan suatu perpecahan di kalangan masyarakat merupakan salah satu hal yang mewajibkan seseorang untuk dibunuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, perlu diingat, bahwa yang dapat menjatuhkan sanksi ini adalah waliyyul-amr, pemerintah yang memegang kekuasaan Dalam sebuah hadits dari Ubadah bin Shamit Radhiyallahu ‘anhu, ia menceritakan. “Kami berbaiat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu patuh dan taat, baik terhadap apa yang kami suka maupun yang tidak kami suka, dan dalam keadaan sulit maupun lapang, dan untuk mendahulukan apa yang diperintahkan (di atas segala kehendak kami), dan untuk tidak merebut kekuasaan dari pemimpin yang sah. Kecuali engkau melihat suatu kekufuran yang sangat jelas, yang dapat engkau buktikan di sisi Allah” [Muttafaqun ‘alaih] Akan tetapi, ketaatan ini tidak boleh berlawanan dengan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya ketaatan itu hanya terhadap perkara yang ma’ruf (baik) saja” [Muttafaqun ‘alaih] Dan sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang lain : “Tidak boleh taat kepada makhluk di dalam maksiat kepada Al-Khaliq” [HR Thabrani di dalam Al-Mu’jamul Kabir].&lt;br /&gt;Kalau mau merenung sejenak, niscaya kita akan memperoleh fakta bahwa dalam sejarah Islam, tidak ada satu pemberontakan pun yang berhasil. Lain halnya dengan orang-orang kafir, kebanyakan pemberontakan yang mereka gerakkan berakhir dengan keberhasilan. Di sini seakan-akan Allah Subhanahu wa Ta’ala sedang menghendaki, supaya kita mau melihat dan memperhatikan bahwa cara seperti ini, bukanlah metode syar’i. Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya menginginkan kita supaya menempuh metode syar’i yang telah digariskan oleh-Nya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam kitab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” [Ar-Ra’d : 11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu” [Muhammad : 7] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sesungguhnya Allah Mahakuat, Mahaperkasa” [Al-Hajj : 40] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, kita dapat mengetahui bahwa metode syar’i adalah tidak keluar dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah Azza wa Jalla berfirman.  “Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa” [Al-An’am : 153] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : ”Suatu hari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat suatu garis, kemudian beliau berkata : “Ini adalah jalan Allah”, kemudian beliau membuat garis-garis yang banyak di bagian kanan dan bagian kirinya, lalu berliau berkata : “Ini adalah jalan-jalan (yang dimaksud oleh Allah), dan pada setiap jalan terdapat setan yang menyeru kepadanya”, kemudian beliau membaca ayat : “Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini jelaslah bagi kita, bahwa tidak ada jalan untuk memperbaiki kondisi masyarakat melainkan dengan mengikuti Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjauhi segala macam bentuk bid’ah. Mari kita simak firman Allah Azza wa Jalla yang sangat agung berikut ini. “Dan adakalanya kami memperlihatkan kepadamu (Muhammad) sebagian dari (siksaan) yang Kami janjikan kepada mereka, atau Kami wafatkan engkau (sebelum itu)” [Yunus : 46]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak diantara manusia yang berkata “kami belum melihat kejayaan Islam”. Ketahuilah ! Bahwa tidaklah mesti kita melihat segala apa yang telah dijanjikan Allah kepada kita, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun tidak melihat segala apa yang di jajikan oleh Allah. Coba kita menyimak firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang merupakan janji-Nya kepada orang-orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah telah menjajikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan amal shalih, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama telah Dia ridhai bagi mereka. Dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam, ketakutan menjadi aman sentosa. Asalkan mereka (tetap) semata-mata beribadah kepada-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan suatu pun” [An-Nur : 55] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ini merupakan janji Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apabila kita dapat merealisasikan perintah Allah ini, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala pun akan merealisasikan apa yang telah Dia janjikan kepada orang-orang yang beriman di antara kita. Wallahu ‘alam, wa shallallaahu ‘alaa nabiyyinaa Muhammad wa ‘alaa aalihii wa shahbihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 21 April 2008 13:11:05 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh :&lt;br /&gt;Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi Al-Atsari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-5722630660427104363?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/5722630660427104363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/bahaya-khuruj-melawan-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5722630660427104363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5722630660427104363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/bahaya-khuruj-melawan-terhadap.html' title='Bahaya Khuruj (Melawan) Terhadap Pemerintah'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-2614261234667764390</id><published>2009-01-21T04:52:00.000-07:00</published><updated>2009-01-21T04:53:37.266-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pluralisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>“Hindu pun Tolak Pluralisme Agama”</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Penganut agama Hindu ternyata juga menolak paham âPluralisme Agamaâ. Paham  ini, katanya, sebagai âUniversalisme Radikalâ. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-160&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Adian Husaini&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa hari lalu saya menerima kiriman sebuah buku menarik dari seorang teman di Bali berjudul âSemua Agama Tidak Samaâ, terbitan Media Hindu tahun 2006.  Buku yang berisi kumpulan tulisan sejumlah tokoh dan cendekiawan Hindu ini secara tajam mengupas dan mengritisi paham Pluralisme Agama yang biasanya dengan sederhana diungkapkan dengan ungkapan ââsemua agama adalah samaââ.  Buku ini diberi pengantar oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), yang merupakan induk umat Hindu di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, kaum Pluralis Agama dari berbagai penganut agama sering mengutip ucapan sebagian tokoh agama Hindu untuk mendukung pendapat mereka. Sukidi, misalnya, seorang propagandis Pluralisme Agama yang sedang kuliah di Harvard, menulis dalam satu artikel di media massa, bahwa âMahatma Gandhi pun seirama dengan mendeklarasikan bahwa semua agama â entah Hinduisme, Buddhisme, Yahudi, Kristen, Islam, Zoroaster, maupun lainnya- adalah benar. Dan, konsekuensinya, kebenaran ada dan ditemukan pada semua agama. Agama-agama itu diibaratkan, dalam nalar pluralisme Gandhi, seperti pohon yang memiliki banyak cabang (many), tapi berasal dari satu akar (the One).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akar yang satu itulah yang menjadi asal dan orientasi agama-agama.ââ  (Jawa Pos, 11 Januari 2004).  Dalam paparannya tentang Hinduism dari bukunya, The Worldâs Religions (New York: Harper CollinsPubliser, 1991), Prof. Huston Smith juga menulis satu sub-bab berjudul âMany Paths to the Same Summitâ (Banyak jalan menuju puncak yang sama). Huston Smith menulis, bahwa Sejak dulu, kitab-kitab Veda menyatakan pandangan Hindu klasik, bahwa agama-agama yang berbeda hanyalah merupakan bahasa yang berbeda-beda yang digunakan Tuhan untuk berbicara kepada hati manusia. Kebenaran memang satu; orang-orang bijak menyebutnya dengan nama ang berbeda-beda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperkuat penjelasannya tentang sikap âPluralistikâ agama Hindu, Huston Smith juga mengutip ungkapan âorang suci Hinduâ abad ke-19, yaitu Ramakrishna, yang mencari Tuhan melalui berbagai agama: Kristen, Islam, dan Hindu. Hasilnya, menurut Ramakrishna, adalah sama saja. Maka ia menyatakan: âTuhan telah membuat agama-agama yang berbeda-beda untuk memenuhi berbagai aspirasi, waktu, dan negara. Semua doktrin hanyalah merupakan banyak jalan; tetapi satu jalan tidak berarti Tuhan itu sendiri. Sesungguhnya, seseorang dapat mencapai Tuhan jika ia mengikuti jalan mana saja dengan sepenuh hati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan-penjelasan tentang agama Hindu yang dilakukan oleh berbagai kalangan Pluralis Agama, tampaknya membuat kaum Hindu merasa âgerahâ dan tidak tenang. Maka, mereka pun melakukan perlawanan, dengan membantah pendapat-pendapat kaum Pluralis Agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu buku yang secara keras membantah paham Pluralisme Agama, adalah buku Semua Agama Tidak Sama, terbitan Media Hindu tahun 2006. Dalam buku ini paham Pluralisme Agama disebut sebagai paham âUniversalisme Radikalâ yang intinya menyatakan, bahwa âsemua agama adalah samaâ. Buku ini diberi kata pengantar oleh Parisada Hindu Dharma, induk umat Hindu di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor buku ini, Ngakan Made Madrasuta menulis kata pengantarnya dengan judul âMengapa Takut Perbedaan?â  Ngakan mengkritik pandangan yang menyamakan semua agama, termasuk yang dipromosikan oleh sebagian orang Hindu Pluralis yang suka mengutip Bagawad Gita IV:11:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;âJalan mana pun yang ditempuh manusia ke arah-Ku, semuanya Aku terima.â &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, jelas Ngakan: âYang disebut âJalanâ dalam Gita adalah empat yoga yaitu Karma Yoga, Jnana Yoga, Bhakti Yoga, dan Raja Yoga. Semua yoga ini ada dalam agama Hindu, dan tidak ada dalam agama lain. Agama Hindu menyediakan banyak jalan, bukan hanya satu â bagi pemeluknya, sesuai dengan kemampuan dan kecenderungannya.â&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian pertama buku ini memuat tulisan Giridhar Mamidi yang diberi judul âSemua Agama Sederajat? Semuanya Mengajarkan Hal Yang Sama?â. Di sini, penulis berusaha membuktikan bahwa semua agama tidaklah sama. Hanyalah orang-orang Hindu yang suka menyatakan, bahwa semua agama adalah mengajarkan hal-hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Bharat Ratna Bhagavandas menulis satu buku berjudul âThe Essential Unity of Religionsâ (Kesatuan Esensial dari Semua Agama). Mahatma Gandhi pun mendukung gagasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Frank Gaetano Morales, seorang cendekiawan Hindu, mengecam keras orang-orang Hindu yang menyama-nyamakan agamanya dengan agama lain. Biasanya kaum Hindu Pluralis menggunakan âmetafora gunungâ (mountain metaphor), yang menyatakan: âKebenaran (atau Tuhan atau Brahman) berada di puncak dari sebuah gunung yang sangat tinggi. Ada berbagai jalan untuk mencapai puncak gunung, dan dengan itu mencapai tujuan tertinggi. Beberapa jalan lebih pendek, yang lain lebih panjang. Jalan itu sendiri bagaimana pun tidak penting. Satu-satunya yang sungguh penting, adalah para pencari semua mencapai puncak gunung itu.â &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morales menjelaskan, bahwa tidak setiap agama  membagi tujuan yang sama, konsepsi yang sama mengenai âYang Absolutâ, atau alat yang sama untuk mencapai tujuan mereka masing-masing. Tapi, ada banyak âgunungâ filosofis yang berbeda-beda, masing-masing dengan klaim mereka yang sangat unik untuk menjadi tujuan tertinggi upaya spiritual seluruh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universalisme Radikal â yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama â adalah doktrin yang sama sekali tidak dikenal dalam agama Hindu tradisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Morales, gagasan persamaan agama dalam Hindu menjadi populer saat disebarkan oleh sejumlah tokoh Hindu sendiri. Ia menyebut nama Ram Mohan Roy (1772-1833) yang dikenal dengan ajaran-ajarannya yang sinkretik. Roy yang juga pendiri Brahmo Samaj, dipengaruhi ajaran-ajaran Gereja Unitarian, sebuah sekte atau denominasi agama Kristen heterodoks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan mempelajari agama Kristen, Islam, dan Sansekerta, dia belajar bahasa Ibrani dan Yunani dengan impian untuk menerjemahkan Bibel dalam bahasa Bengali. Ia mengaku sebagai âpembaru Hinduâ dan memandang agama Hindu melalui kaca mata kolonial Kristen yang telah dibengkokkan. Lebih jauh Morales menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;âKaum misionaris Kristen memberi tahu Roy bahwa agama Hindu tradisional adalah satu agama barbar yang telah menimbulkan penindasan, ketahyulan, dan kebodohan kepada rakyat India. Dia mempercayai merekaâ¦ Dalam semangat misionaris untuk mengkristenkan agama Hindu, kaum âpembaruâ Hindu ini bahkan menulis satu traktat anti-Hindu dikenal sebagai The Precepts of Jesus: The Guide to Peace and Happiness (Ajaran-ajaran Yesus: Penuntun kepada Kedamaian dan Kebahagiaan). Dari kaum misionaris Kristen ini secara langsung Roy mendapat bagian terbesar dari ide-idenya, termasuk ide anti-Hindu mengenai kesamaan radikal dari semua agama.â&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengganti Roy berikutnya adalah Debendranath Tagore dan Kashub Chandra Sen, yang mencoba menggabungkan lebih banyak lagi ide-ide Kristen ke dalam neo-Hinduisme. Sen bahkan lebih jauh lagi meramu kitab suci Brahmo Samaj yang berisi ayat-ayat dari berbagai tradisi agama yang berbeda, termasuk Yahudi, Kristen, Islam, Hindu dan Budhis. âDengan kejatuhan Sen ke dalam kemurtadan anti-Hindu dan megalomania, gerakan ini menurun secara drastis dalam pengaruh pengikutnya,â tulis Morales.  Pada abad ke-19, muncul dua tokoh Universalis Radikal dari Hindu, yaitu Ramakrisna (1836-1886) dan Vivekananda (1863-1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping dipengaruhi oleh akar-akar tradisi Hindu, Ramakrishna juga meramu ide dan praktik ritualnya dari agama-agama non-Vedic, seperti Islam dan Kristen Liberal. Sekalipun tetap melihat dirinya sebagai seorang Hindu, Ramakrishna juga sembahyang di masjid-masjid dan gereja-gereja dan percaya bahwa semua agama ditujukan pada tujuan tertinggi yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan Ramakrishna dilanjutkan oleh muridnya yang sangat terkenal, yaitu Swami Vivekananda. Tokoh ini dikenal besar sekali jasanya dalam mengkampanyekan agama Hindu di dunia internasional. Tetapi, untuk menyesuaikan dengan unsur-unsur modernitas, Vivekananda juga melakukan usaha yang melemahkan agama Hindu otentik dari leluhur mereka dan mengadopsi ide-ide asing seperti Universalisme Radikal, dengan harapan memperoleh persetujuan dari tuan-tuan Eropa yang memerintah mereka ketika itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Vivekananda mengadopsi gagasan semacam Universalisme Radikal yang bersifat hirarkis yang mendukung kesederajatan semua agama, sementara pada saat yang bersamaan mengklaim bahwa semua agama sesungguhnya sedang berkembang dari gagasan religiositas yang lebih rendah menuju satu mode puncak tertinggi, yang bagi Vivekananda ditempati oleh Hindu. Morales mencatat : ââSekalipun Vivekananda memberi kontribusi besar untuk membantu orang Eropa dan Amerika nin-Hindu untuk memahami kebesaran agama Hindu, Universalisme Radikal dan ketidakakuratan neo-Hindu yang ia kembangkan juga telah mengakibatkan kerusakan besar.ââ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya Morales menyimpulkan, bahwa gagasan Universalisme Radikal yang dikembangkan oleh sementara kalangan Hindu adalah sangat merugikan agama Hindu itu sendiri. Ia menulis :  âKetika kita membuat klaim yang secara sentimental menenangkan, namun tanpa pemikiran bahwa âsemua agama adalah samaâ, kita sedang tanpa sadar mengkhianati kemuliaan dan integritas dari warisan kuno ini, dan membantu memperlemah matrix filosofis/kultural agama Hindu sampai pada intinya yang paling dalam. Setiap kali orang Hindu mendukung Universalisme Radikal, dan secara bombastik memproklamasikan bahwa âsemua agama adalah samaâ, dia melakukan itu atas kerugian besar dari agama Hindu yang dia katakan dia cintai.â&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terbitnya buku ââSemua Agama Tidak Samaââ dari kalangan Hindu ini, maka kita melihat, sudah empat agama yang secara tegas menolak paham Pluralisme Agama, yaitu Katolik, Protestan, Hindu, dan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2000, Paus Yohanes Paulus II sudah menolak paham Pluralisme Agama dengan mengeluarkan Dekrit âDominus Jesusâ. Dari kalangan Protestan di Indonesia juga muncul penolakan keras terhadap paham ini, dengan keluarnya buku Dr. Stevri Indra Lumintang berjudul ââTheologia Abu-Abu: Tantangan dan Ancaman Racun Pluralisme dalam Teologi Kristen Masa Kini, (Malang: Gandum Mas, 2004).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari umat Islam, Majelis Ulama Indonesia, melalui fatwanya tanggal 29 Juli 2005 juga telah menyatakan bahwa paham Pluralisme Agama bertentangan dengan Islam dan haram umat Islam memeluk paham ini. MUI mendefinisikan Pluralisme Agama sebagai suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga. Dr. Anis Malik Thoha, pakar Pluralisme Agama, yang juga Rois Syuriah NU Cabang Istimewa Malaysia, mendukung fatwa MUI tersebut dan menyimpulkan bahwa Pluralisme Agama memang sebuah agama baru yang sangat destruktif terhadap Islam dan agama-agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keluarnya buku ââSemua Agama Tidak Samaââ dari kalangan Hindu, maka sudah semakin jelas, bahwa paham Pluralisme Agama memang merupakan racun, virus, atau parasit  bagi agama-agama yang ada. Sebab, paham ini memang tidak mengakui kebebaran mutlak satu agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Pluralis ingin menciptakan satu teologi global atau universal (global theologi), menggantikan keyakinan khas dari masing-masing pemeluk agama. Jadi, Pluralisme Agama adalah musuh bersama agama-agama. Maka, aneh, jika ada orang yang mengaku sebagai pemeluk agama tertentu, tetapi pada saat yang sama dia mengaku pluralis agama. Jika ada yang mengaku seperti itu, maka ada dua kemungkinan, pertama : tidak tahu atau tertipu, dan yang kedua :  sengaja ingin merusak agama. Wallahu aâlam. (Jakarta, 1 September 2006/www.hidayatullah.com).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-2614261234667764390?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/2614261234667764390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/hindu-pun-tolak-pluralisme-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/2614261234667764390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/2614261234667764390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/hindu-pun-tolak-pluralisme-agama.html' title='“Hindu pun Tolak Pluralisme Agama”'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-7616762974903621882</id><published>2009-01-21T02:53:00.000-07:00</published><updated>2009-01-21T02:55:16.263-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pluralisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Pluralisme Menurut Piagam Madinah serta UUD 1945</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS - Piagam Madinah sebagai konstitusi pertama di dunia yang dibuat oleh Nabi Muhammad SAW pada tahun 7 Masehi dinilai bisa melengkapi Undang-Undang Dasar 1945 menyangkut pluralisme di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piagam Madinah berisi 47 pasal, di antaranya mengatur tentang hubungan sosial antarpenduduk yang berbeda agama dan ras di Madinah pada zaman Nabi Muhammad SAW. Aktivitas peribadatan yang beraneka ragam dilindungi oleh negara dan dihormati sehingga rakyat merasa aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu diungkapkan oleh anggota Majelis Pakar Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Dedi Ismatullah dalam diskusi bulanan Majelis Pakar, Senin (7/1) di Kantor DPP PPP Jakarta Pusat. Hadir dalam diskusi itu guru besar IAIN Sunan Gunung Jati Acep Jazuli dan Wakil Ketua DPP PPP Chozin Chumaidy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada beberapa kesamaan antara Piagam Madinah dan UUD 1945. Keduanya memuat tentang asas-asas pluralisme, kebebasan beragama, dan penghargaan terhadap semua suku bangsa dan golongan," kata Dedi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti piagam ini bisa menggantikan UUD 1945 dan Pancasila sebagai dasar negara. Fungsinya adalah sebagai referensi hukum yang mungkin bisa melengkapi UUD 1945 dan Pancasila. "Hubungan keduanya adalah simbiotik, saling melengkapi," kata Acep Jazuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbukaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dedi juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam Islam karena Islam adalah agama yang universal. Dalam berhubungan antarmanusia, Islam menghindari eksklusivitas dan merangkul semua agama dan suku. "Eksklusivitas justru menghancurkan Islam," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Chozin Chumaidy berharap UUD 1945 sekarang ini dijalankan dengan demokratis. "Terutama mengenai pertumbuhan ekonomi yang saat ini sudah mulai mengarah pada kapitalisme. Sekarang masalahnya adalah bagaimana ekonomi memihak rakyat kecil," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chozin juga mengatakan, dengan kebebasan beragama dan dasar-dasar agama yang kuat, arus globalisasi tidak berujung pada hilangnya budaya. "Budaya dan agama tetap dihargai sebagai suatu bangsa yang beragam," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-7616762974903621882?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/7616762974903621882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/pluralisme-menurut-piagam-madinah-serta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/7616762974903621882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/7616762974903621882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/pluralisme-menurut-piagam-madinah-serta.html' title='Pluralisme Menurut Piagam Madinah serta UUD 1945'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-1940222569403833419</id><published>2009-01-20T08:09:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T08:12:15.298-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haditsnabawiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Hukum Berjabat Tangan / Bersentuhan dengan lain jenis yang bukan Mahrom</title><content type='html'>Posted by masjidalamin on October 31, 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjabat tangan / bersentuhan secara sengaja antara laki² dan perempuan dengan selain mahromnya dewasa ini sudah menjadi suatu hal yang biasa dan umum dalam masyarakat kita sekarang. Bahkan orang yang tidak berjabat tangan dengan selain mahrom terkadang dianggap aneh dan kuno dan terkadang dianggap lebih extreme lagi dengan sok suci atau aliran sesat.&lt;br /&gt;Bagaimana kita memandang permasalahan ini ..?? Apakah bersentuhan dengan sengaja / berjabat tangan dengan selain mahrom ini dibolehkan dalam Islam ..?? Adakah larangan dari ALLAH melalui lisan Rasulullah ..(hadits² shahih)..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tengok …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditela’ah … ternyata ada dalil dari Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam dalam masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasullah shallallahu ‘alaihi wassallam sangat mengancam keras pelakunya&lt;br /&gt;Dari Ma’qil bin Yasar radhyallahu ‘anhu :&lt;br /&gt;Bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya kepala seseorang di tusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.”&lt;br /&gt;(Hadits hasan riwayat Thobroni dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386 dan Rauyani dalam Musnad: 1283 lihat Ash Shohihah 1/447/226)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Syaikh Al Albani rahimahullah: “Dalam hadits ini terdapat ancaman keras terhadap orang-orang yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya, termasuk malsaha berjabat tangan, karena jabat tangan itu termasuk menyentuh.” [Ash Shohihah 1/448]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassalam tidak pernah berjabat tangan dengan wanita, meskipun dalam keadaan-keadaan penting seperti membai’at dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Umaimah bintih Ruqoiqoh radhiyallahu ‘anha: Bersabda Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR Malik 2/982, Nasa'i 7/149, Tirmidzi 1597, Ibnu Majah 2874, ahmad 6/357, dll]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha: “Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” [HR Bukhori: 4891]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharaman berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahromnya ini berlaku umum, baik wanita masih muda ataupun sudah tua, cantik ataukah jelek, juga baik jabat tangan tersebut langsung bersentuhan kulit ataukah dilapisi dengan kain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Ulama dan Mufti Besar Saudi Arabia dan terkenal dengan sebutan salah satu penjaga kota suci Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah pernah ditanya tentang hal tersebut, maka beliau menjawab: “Tidak boleh berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahromnya secara mutlak, baik wanita tersebut masih muda ataukah sudah tua renta, baik lelaki yang berjabat tangan tesebut masih muda ataukah sudah tua, karena berjabat tangan ini bisa menimbulkan fitnah. Juga tidak dibedakan apakah jabat tangan ini ada pembatasnya atau tidak, hal ini dikarenakan keumuman dalil (larangan jabat tangan), juga untuk mencegah timbulnya fitnah”. [Fatawa Islamiyah 3/76 disusun Muahmmad bin Abdul Aziz Al Musnid]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, hukum bersentuhan antara laki-laki dan wanita dalam keadaan darurat dan terpaksa diperbolehkan (misalnya dalam pengobatan jika tidak ada sesama jenis kelamin yang bisa mengerjakannya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah setelah tahu hukumnya .. bagaimana cara kita berinteraksi dengan mereka ???&lt;br /&gt;Agar interaksi dengan lain jenis yang bukan mahram berjalan secara baik bisa dilakukan dengan komunikasi yang ramah, sapaan yang santun, menjaga adab² islami dan sebagainya. Jadi, tidak selalu dengan berjabat tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal-awal hal ini memang terasa berat. Namun, ketika kita komitmen dengan ajaran Islam, menjelaskannya secara baik, seraya meminta pertolongan Allah, hubungan silaturahim insya Allah akan tetap terjaga. Semoga kita termsuk hamba² ALLAH yang diberikan hidayah taufik .. aminn ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bi al-shawab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-1940222569403833419?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/1940222569403833419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/hukum-berjabat-tangan-bersentuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/1940222569403833419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/1940222569403833419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/hukum-berjabat-tangan-bersentuhan.html' title='Hukum Berjabat Tangan / Bersentuhan dengan lain jenis yang bukan Mahrom'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-1554100897529964785</id><published>2009-01-20T08:00:00.003-07:00</published><updated>2009-01-20T08:06:16.491-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Ada Sinar Islam di Guangzhou, China</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SXXoKsxtEzI/AAAAAAAAAD8/0-bjVkiLSk8/s1600-h/guangzhou.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 312px; height: 217px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SXXoKsxtEzI/AAAAAAAAAD8/0-bjVkiLSk8/s320/guangzhou.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293392207559856946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GUANGZHOU -&lt;/span&gt; Islam kembali datang dan menguat di Guangzhou, salah satu kota pusat perdagangan di Cina, sekaligus tempat pertama kali Islam tiba di daratan tersebt seribu tahun lalu oleh para pedagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pemahaman saya tentang Islam telah meluas dan mendalam kini,” ungkap Jin Lei, seorang muslim dari propinsi Shandong, yang baru pindah ke Guangzhou, seperti yang dikutip oleh China Daily, 23 Desember lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika saya bertemu dengan muslim dari negara-negara berbeda, saya menjadi tahu jika Islam bukan terbatas pada ritual dan masjid, melainkan cara hidup,” tambah Jin Lei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guangzhou kini menjadi rumah bagi empat masjid termasuk Majid Huaisheng yang terkenal. Masjid Huaisheng didirikan oleh salah satu paman sekaligus sahabat dekat Rasul Muhammad, Sa’ad bin Abi Waqqas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota juga memiliki sebuah makam yang diyakini makam Sa’ad bin Abi Waqqas. Kini kota itu kembali menjadi pusat tujuan pedagang muslim.  Seperti pedagang yang mengenalkan Islam pertama kali ke Cina, mereka kini dihargai karena membangkitkan kembali Guangzhou.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Situasi sosial komunitas muslim saat ini di Guangzhou, mirip dengan jaman Dinasti Tang,” ujar Ma Qiang, asisten profesor studi etnologi dan keagamaan di Universitas Normal Shaanxi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kedua komunitas berbeda tak jauh dengan kondisi saat China pertama kali membuka diri dan memiliki perekonomian makmur,” imbuh Ma, seorang cendekia muslim yang menulis komunitas muslim Guangzhou sebagai tema desertasi doktoralnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota itu sejak lama terkenal sebagai salah satu pusat perdagangan internasional yang menarik pedagang muslim dari Timur Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara selama bertahun-tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pertama kali datang ke Cina pada 1999. Saya jatuh cinta dengan kota ini dan sejak itu hampir sebagain besar waktu tinggal di sini,” aku Mohamed Ali Algerwi, pengusaha Yaman berusia 39 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ia telah mendirikan perusahaan swasta pribadi di Guangzhou dan kini mengekspor aksesoris mobil, keramik, ban, aksesoris kendaraan, dan kosmetik ke negara-negara Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Abdul Bagi Al-Atwani, 38 tahun juga pengusaha Yaman, mengaku datang pertama kali ke Cina 15 tahun lalu sebagai pelajar. Ia pindah ke Guangzhou pada 1999 dan kemudian memulai bisnsi perdagangan antara Cina dan negara-negara Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya suka Guangzhou. Ini tempat yang baik untuk berbisnis dan tinggal,” tutur Al Atwani seraya mengaku memiliki restoran dalam bahasa Cina yang fasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak toko di pusat perbelanjaan Guangzhou, meyajikan barang-barang untuk melayani pedagan muslim luar, menyediakan mereka barang-barang Islami, kebutuhan sehari-hari seperti pakaian Arab dan Afrika, bahkan Al Qur’an elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa pendatang muslim luar, banyak dari kita menjadi penganggguran,” ungkap Fang Qinghaou, pemilik toko di Pusat Komersial Internasional Honghui. “Ketika waktu sholat tiba, mereka kadang sholat di toko saya. Saya bantu menyediakan lembaran papan, atau kertas untuk mereka bersujud,” kata Fang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya paham jika mereka memiliki keyakinannya sendiri, namun kita tidak membicarakannya. Kami hanya berbicara bisnis,” ujar Fang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam di Guangzhou sendiri sempat menurun pada abad ke-20, dan sensus nasional tahun 2000 lalu mencatat, muslim di wilayah kota itu hanya 9.838, orang. Lalu setelah itu tidak ada laporan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini menurut Asosiasi Islami Guangzhou, jumlah muslim tinggal di kota itu meningkat sekitar 50 ribu hingga 60 ribu orang. Wang Wenji, wakil presiden organisasi tersebut mengatakan lebih dari 10 ribu jamaah melakukan sholat Jumat di empat masjid kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapasitas masjid yang tak mampu menampung keseluruhan jamaah, seringkali membuat warga muslim sholat di trotoar depan sekitar masjid. “Pertama kali penduduk lokal bingung melihat para jamaah. Namun kini mereka telah terbiasa dengan pemandangan itu,” ujar Bai Lin, imam Masid Xiaodongying.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penduduk di Guangzhou sangat berpikiran terbuka,” kata Bai lagi.&lt;br /&gt;Sehingga tidak heran bila di kota itu banyak pula ditemukan restoran halal, terutama di area konsentrasi muslim, yang menawarkan masakan Arab, Cina, Afrika, dan Thailand./it&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-1554100897529964785?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/1554100897529964785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/ada-sinar-islam-di-guangzhou-china.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/1554100897529964785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/1554100897529964785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/ada-sinar-islam-di-guangzhou-china.html' title='Ada Sinar Islam di Guangzhou, China'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SXXoKsxtEzI/AAAAAAAAAD8/0-bjVkiLSk8/s72-c/guangzhou.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8620498950144901888</id><published>2009-01-20T07:16:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T07:19:09.954-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haditsnabawiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>AQIDAH YANG MEMUASKAN AKAL DAN SESUAI DENGAN FITRAH MANUSIA</title><content type='html'>Akal adalah perangkat terpenting yang dimiliki oleh manusia. Dengan akal manusia mampu berfikir, dan dengan berfikir manusia bisa menentukan sikap dan tindakannya. Pemikiran (fikroh) atau pengetahuan yang masuk pada diri seseorang kemudian difikirkan dan akhirnya menjadi suatu pemahaman yang berhubungan erat dengan sikap dan tindakan. Jadi Pemahaman (mafhum) seseorang terhadap sesuatu akan menentukan sikap dan tindakannya terhadap sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fikroh yang sudah menjadi mafhum ini merupakan kunci jatuh bangunnya seseorang atau ummat.&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu mengubah keadaannya sendiri.”(QS. Ar-Ra’d : 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun fikroh yang mampu membawa diri atau ummat untuk bangkit adalah fikroh yang mendasar, yaitu fikroh menyeluruh yang langsung mempertanyakan posisi manusia di alam semesta ini dan langsung menjawab problematika utama yang ada pada diri manusia, yaitu pertanyaan-pertanyaan yang dibawa sejak lahir. Darimana aku? Untuk apa aku lahir ke dunia? Dan akan kemana aku setelah mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjawab ketiga pertanyaan tersebut, hanya fikroh yang paling mendasarlah yang bisa langsung menjawab dan memecahkan problematika kehidupan. Fikroh yang demikian disebut AQIDAH, yaitu pemikiran yang paling mendasar dan menyeluruh tentang alam semesta, kehidupan dan manusia serta hubungan ketiganya (alam semesta, kehidupan, dan manusia) dengan alam sebelum dan sesudah dunia. Kalau digunakan gagasan di atas, ada tiga aqidah yang mampu menjawab pertanyaan tadi, yaitu aqidah Komunis, Aqidah Sosialis dan Aqidah Islam. Sebagai contoh jawaban Komunis terhadap tiga pertanyaan utama tadi adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : Manusia berasal dari materi, dan manusia tidak diciptakan oleh siapapun.&lt;br /&gt;Kedua : Karena tidak diciptakan siapapun, maka manusia dalam menjalani kehidupan di dunia bebas dalam bertindak.&lt;br /&gt;Ketiga : Karena manusia berasal dari materi, maka apabila manusia itu binasa akan kembali kepada materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian problema hidup mereka terjawab, dan mereka menjadi betul-betul bangkit. Meskipun kebangkitan mereka menuju jahanam.&lt;br /&gt;Sedangkan Aqidah Islam mengatakan “Tiada Tuhan selain Allah”. Artinya beriman bahwa alam semesta beserta isinya ada penciptanya, yaitu Allah SWT. Dan Allah pun menurunkan suatu aturan baik untuk alam, kehidupan, maupun manusia. Alam dan kehidupan menerima aturan tanpa menolak sedikit pun, sedangkan manusia bisa menolak bisa juga menerima. Oleh karena itu Allah SWT menurunkan para Rasul, dimana Rasul terakhir adalah Nabi Muhammad saw. Disamping itu manusia harus beriman kepada segala apa yang tercantum dalam Al-Quran yang merupakan firman Allah SWT. Tidak ada satupun yang patut ditolak, termasuk berita-berita mengenai alam ghaib, seperti malaikat, jin, iblis, hari kiamat, hari penghisaban, adanya sorga, neraka dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Mabda’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Mabda’ dapat ditinjau dari dua segi, yaitu :&lt;br /&gt;Segi bahasa, diambil dari bahasa aslinya yaitu bahasa Arab, mabda’ berasal dari suatu bentukan masydar mimy dari kata bada’a – yabda’u – bad’an –wa mabda’an, yang artinya memulai.&lt;br /&gt;Segi Istilah, mabda’ adalah aqidah yang berdasarkan akal (Aqidah Aqliyah) yang melahirkan aturan (nidzom). Dari makna istilah dapat dipahami, bahwa mabda’ adalah aqidah aqliyah yang terpancar darinya aturan. Peraturan yang lahir dari aqidah ini tidak lain berfungsi untuk memecahkan dan mengatasi berbagai problematika hidup manusia, menjelaskan bagaimana cara pelaksanaan pemecahannya, memelihara aqidah serta untuk mengemban mabda. Serta penjelasan tentang tata cara pelaksanaan pemeliharaan aqidah dan pengembangan risalah da’wah, inilah yang dinamakan thoriqoh. Adapun selain dari itu yaitu aqidah dan berbagai pemecahan masalah hidup dinamakan fikroh, dengan demikian mabda’ mencakup dua bagian yaitu fikroh dan thoriqoh.&lt;br /&gt;Mabda’ hanya ada pada manusia yang merupakan satu-satunya makhluk yang mampu menerima dan menumbuhkan mabda’ tersebut. Mabda’ yang berkembang berdasarkan akal ada dua kelompok, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mabda’ yang berasal dari wahyu Allah SWT&lt;br /&gt;   2. Mabda’ yang berasal dari kejeniusan seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya merupakan asal muasal suatu mabda’. Mabda’ yang berasal dari wahyu Allah SWT, pasti kebenarannya (qoth’i) sedangkan mabda’ yang lahir dari kejeniusan seorang manuisa patut diragukan (dzonni) karena berasal dari benak manusia yang terbatas yang bersifat dugaan, kira-kira dan ada kemungkinan salah. Juga terpengaruh lingkungan yang manusia itu diami, misalnya marxisme yang membangkitkan komunisme dan sosialisme. Mabda’ ini lahir karena terpengaruh yang ada saat itu, yaitu Eropa Barat pada Revolusi Industri. Jadi terbatas hanya pada zaman itu saja, perubahan zaman akan diikuti perubahan lingkungan dan permasalahan yang timbul akan lain. Dengan begitu mabda’ yang benar adalah mabda’ yang lahir dari wahyu Allah saja, sebagai Tuhan Pencipta alam semesta yang mengetahui segala sesuatu di dalamnya termasuk manusia, lengkap dengan problematikanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian mabda’ yang mencakup fikroh dan thoriqoh di atas dapat digunakan untuk menguji apakah suatu paham termasuk mabda’ atau bukan. Kalau kita lihat di dunia ini, hanya ada tiga mabda’ yaitu: Sekurelisme, Sosialisme/Komunisme dan Islam. Mabda’ Sekulerisme diemban oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Eropa Barat. Mabda’ Sosialisme/Komunisme yang dulu diemban oleh Rusia dan sekutu-sekutunya di Eropa Timur. Sedangkan negara-negara dunia ketiga hanyalah daerah jajahan kedua kelompok tersebut. Adapun Mabda’ Islam sekarang belum diemban oleh satu negarapun. Islam masih hidup dibenak ummat pengemban da’wah, itupun hanya beberapa persen saja, sebab ummat Islam yang lain benar-benar beriman kepada Sekurelisme dan Sosialisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun fikroh dan thoriqoh dalam suatu mabda’ tidak menentukan Keshohihan (benar atau salah) suatu mabda’. Tapi yang menjadi indikasi keshohihan suatu mabda’ adalah keshohihan aqidahnya. Aqidah yang shohih memiliki tiga kriteria, yaitu : sesuai dengan fitrah manusia, memuaskan akal dan memberikan ketenangan batin. Mabda’ yang berlandaskan pada aqidah yang shohih adalah mabda’ shohih yang akan memperoleh kebangkitan shohih, yaitu kebangkitan yang mengarah kepada kebahagiaan hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbandingan Mabda’&lt;br /&gt;Kali ini untuk bisa mengetahui hakikat dari masing-masing mabda’ yang ada saat ini, berarti kita harus membuat perbandingan yang mencakup beberapa segi diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asas Sekulerisme/Kapitalisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mabda’ ini muncul karena dosa gereja masa lalu. Sejak berkuasa di kerajaan Romawi hingga abad pertengahan di Eropa, gereja bekerja sama dengan kaum bangsawan (feodalis) terus menerus menindas rakyat. Sebodoh-bodohnya bangsa Eropa, lama-kelamaan merasa muak terhadap gereja, khususnya ketika masa Renaissance (lahir kembali) mulai muncul dan berkembang di Eropa. Sehingga terkenal satu slogan Revolusi Perancis: “Gantunglah feodalis terakhir dengan usus pendeta terakhir” artinya keduanya harus dihabisi (dibunuh).&lt;br /&gt;Dari sinilah lahirnya perselisihan antara kaum intelektual dengan kaum gereja yang bekerja sama dengan kaum bangsawan. Kaum gereja sebagai kaum yang mengatasnamakan Tuhan, menginginkan berkuasa penuh. Sebaliknya kaum intelektual menghendaki dihilangkannya agama, karena menimbulkan malapetaka bagi ummat manusia. Pendapat intelektual tersebut tidak terlepas dari keterbatasan manusia yang dipengaruhi lingkungannya. Mereka menganggap bahwa agama itu hanya Kristen, dan mereka kenal Kristen itu bejat, sehingga mereka menganggap bahwa agama itu bejat. Oleh karena itu mereka bersikeras untuk menyingkirkan agama dari kehidupan rakyat. Percekcokan terus berlangsung karena yang satu ingin mempertahankan kekuasaan, dan yang lain ingin merebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama, terutama setelah kaum gereja semakin terpojok, akhirnya ditemukan jalan tengah berupa kompromi, yaitu dengan memenangkan kedua belah pihak. Eksistensi gereja (agama) masih diakui, tetapi tidak boleh mengatur kehidupan. Yang mengatur kehidupan adalah manusia. Mereka menganggap Tuhan sebagai pembuat arloji (God is watch maker) setelah diciptakan arloji dibiarkan berjalan sendiri. Mereka percaya, bahwa Allah menciptakan alam semesta ini, namun alam ini kemudian berjalan dengan sendirinya. Mereka menunjukkan adanya hukum alam sebagai bukti. Para filosof mengambil data ilmiah yang ditemukan oleh Isaac Newton (setelah membaca literatur-literatur Islam) berupa hukum “Gravitasi”, kemudian menyimpulkan bahwa alam ini mengatur dirinya sendiri. Oleh karena itu mereka berkesimpulan bahwa setelah menciptakan manusia, Allah istirahat dan manusia dibiarkan mengatur dirinya sendiri. Dari sinilah lahirnya Sekulerisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Asas dari Sekulerisme adalah memisahkan agama dari kehidupan. Artinya memisahkan agama dari ketatanegaraan karena negara adalah perlambang atau wakil dari kehidupan ummat. Jadi Sekulerisme ini juga aqidah, karena paham ini percaya adanya dunia, adanya alam sebelum dunia (pencipta) dan alam sesudah dunia (akhirat), hanya saja menganggap ketiganya tidak ada hubungan. Jadi apapun yang dilakukan didunia ini tidak akan ditanya di akhirat, terutama yang ada hubungannya dengan gereja, sebab kehidupan dunia telah terbebas dari agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asas Komunisme adalah Materialisme, yaitu bahwa alam semesta terdiri dari materi belaka, tidak ada unsur ruh sedikitpun. Materi itu menciptakan kehidupan. Materi itu abadi bahkan azali. Alam sebelun dan sesudah kehidupan dunia adalah materi, sedangkan kehidupan dunia itu sendiri adalah jelmaan dari materi yang bernafas. Asal kehidupan terjadi dengan sendirinya (Generatio spontaniae).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dongeng tentang kehidupan yang mereka buat adalah bahwa hidup itu berasal dari materi, materi membentuk atom, atom membentuk molekul, kemudian membentuk asam amino. Tiba-tiba ada listrik dan terbentuklah makhluk hidup yang paling sederhana yaitu virus. Dari virus berkembang dan berevolusi menjadi makhluk bersel satu kemudian menjadi makhluk-makhluk lain yang lebih kompleks, misalnya kecoa, ikan, tikus, anjing, monyet dan akhirnya menjadi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengingkari sisi rohani, yaitu adanya pencipta dibalik kehidupan. Mereka menganggap bayi lahir sekedar adanya pertemuan sperma dengan sel telur. Sehingga Descrates mengatakan “Beri aku materi, maka kuciptakan kehidupan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah Komunis ini memang berbeda dari Sekulerisme namun dalam memandang kebahgiaan di dunia ini mereka sepakat, bahwa “kebahagiaan” itu adalah mereguk sebesar-besarnya kenikmatan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asas dari mabda’ Islam adalah aqidah Islam yaitu: “Laa ilaaha ilaallah Muhammadarrasulullah”. Penjabarannya adalah, bahwa dibalik alam semesta, kehidupan dan manusia ini ada pencipta, yaitu Allah ‘Azza wa jalla, inilah sisi kerohanian. Artinya mengakui bahwa benda-benda itu adalah makhluk Allah, sedangkan wujud dari benda-benda itu adalah sisi materi. Jadi dalam beriman kepada Allah harus disertai iman kepada kenabian Muhammad Rasulullah dan iman kepada Qur’an tanpa ragu sedikitpun, sehingga apa yang datang dari Al-Quran harus diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memandang dunia, alam sebelum dan sesudah kehidupan didunia ini Islam menyatakan adanya hubungan. Yaitu adanya Allah yang memberikan perintah untuk beribadah di dunia serta adanya perhitungan dan balasan diakhirat terhadap amal ibadah yang dilakukan di dunia. Jadi harus terikat dengan Syari’at Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beramal, Islam mengenal pandangan mencampurkan materi dengan ruh. Misalnya seseorang yang berbicara dengan orang lain, unsur materinya adalah perbuatan berbicara itu, sedangkan unsur ruhnya adalah kesadaran dari pembicara bahwa apa yang ia bicarakan itu akan dipertanggungjawabkan nanti dihadapan Allah SWT pada hari kiamat. Dalam masalah berdagang, unsur materinya adalah perdagangan itu, sedangkan unsur ruhnya adalah kesadaran pedagang, bahwa barang dagangannya dapat dipertanggungjawabkan kehalalan dan keharamannya menurut hukum Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Lahirnya Aturan Sekulerisme/Kapitalisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena asasnya memisahkan agama dari kehidupan, maka aturan harus lahir dari manusia. Manusialah yang berhak membuat aturan. Agama hanya tinggal di masjid-masjid atau gereja-gereja. Dilarang campur tangan agama dalam masalah kehidupan. Dikatakan bahwa agama tidak dilarang, tetapi hanya dibatasi. Agama adalah sesuatu yang sakral, sehingga jangan sampai dicampur adukan dengan masalah politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunis menganggap bahwa aturan lahir dari perkembangan alat produksi. Ketika alat produksi berupa kapak, lahirlah feodalisme. Ketika kapak diganti dengan mesin-mesin, lahirlah kapitalisme. Setelah kelas-kelas itu hilang, lahirlah sosialisme, dan pada akhirnya nanti akan terwujud surga untuk komunisme. Dari sana kita bisa menyimpulkan bahwa Aturan dari mabda’ ini diambil dari evolusi materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Islam mengakui bahwa Allah SWT sebagai pemegang keputusan hukum, maka aturannya lahir dari syari’at yang ditetapkan Allah melalui Rasul-Nya. Dalam memecahkan problemnya, seorang muslim mempunyai tiga langkah ketika akan menghukumi suatu permasalahan, yaitu: Mempelajari permasalahan yang muncul, Mempelajari hukum yang berkenaan dengan permasalahan tadi, dan akhirnya mengambil hukum baik secara langsug maupun secara istimbath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mabda’ yang Shohih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita membandingkan ketiga mabda’ yang ada saat ini, maka kita dapat membuktikan dari ketiganya mana yang bisa dikategorikan sebagai mabda’ yang shohih dengan melihat keshohihan aqidahnya. Aqidah yang shohih adalah aqidah yang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Sesuai dengan Fitrah&lt;br /&gt;   2. Memuaskan Akal&lt;br /&gt;   3. Menentramkan batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga mabda’ ternyata hanya Islam yang sesuai dengan fitrah manusia, karena secara fitrah keadaan manusia itu terbatas, lemah dan membutuhkan perlindungan kepada sesuatu yang memiliki kemahakuasaan dan ini dibuktikan dengan mengakui adanya Pencipta dan kekuasaan-Nya, sehingga hanya Aturan dari Penciptalah yang berhak dijadikan sebagai tolak ukur perbuatan manusia dalam kehidupan dunia. Berbeda dengan mabda Sekulerisme/Kapitalisme yang mengakui adanya Pencipta, tetapi menafikan kemahakuasaannya sehingga dalam menjalankan kehidupan dunia tidak menerima Aturan dari sang Pencipta, dengan begitu jelas bahwa mabda ini tidak sesuai dengan fitrah manusia dari sisi memisahkan agama dari kehidupan, sehingga mabda ini menghendaki aturan yang dipakai dalam kehidupan dunia adalah aturan buatan manusia yang berlandaskan manfaat yang tidak ada hubungannya dengan agama. Sedangkan Komunis nyata-nyata tidak mengakui adanya Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah Islam pun menyatakan bahwa alam semesta, manusia dan kehidupan ini diciptakan oleh Allah SWT sesuai dengan akal baik melalui penalaran maupun dengan bukti-bukti yang nyata. Tentunya setiap yang lemah, terbatas, serba kurang dan saling membutuhkan satu dengan yang lainnya itu ada Penciptanya. Sehingga jika ada orang komunis menyatakan bahwa pencipta itu tidak ada, adalah tidak logis dan tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Sedangkan pengakuan Sekulerisme/Kapitalisme terhadap adanya Pencipta alam semesta, manusia dan kehidupan tapi menyatakan bahwa pencipta idak mampu mengaturnya adalah jelas tidak logis pula. Sehingga kecuali Islam, kedua mabda lainnya (Komunis dan Kapitalis) tidak dapat memuaskan akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menyadari bahwa alam semesta, manusia dan kehidupan ini ada yang menciptakan dan Penciptanya pun menurunkan Aturan (perintah dan larangan) yang tentunya harus dilaksanakan dalam seluruh aktivitas kehidupan yang pada akhirnya kita akan mempertanggungjawabkan seluruh aktivitas kehidupan kita dihadapan Pencipta, maka kita telah mendapatkan sedkit gambaran dari ketiga mabda yang ada saat ini dan Mabda’ Islamlah mabda’ yang shohih, artinya dia memang sebuah mabda’ bukan ciptaan manusia. Bahkan dia ada lebih dahulu sebelum munculnya Kapitalisme dan Sosialisme. Jadi salah besar jika dikatakan bahwa Islam adalah hasil olahan Kapitalisme dan Sosialisme, dengan mengambil yang baik-baik saja dari keduanya. Islam adalah kepunyaan Allah SWT sebagai Pencipta alam semesta beserta seluruh isinya dan Allah SWT hanya meridhoi Islam untuk manusia, yang lain adalah bathil dan pasti akan lenyap, cepat atau lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari ini telah Ku-sempurnakan kepadamu agama kamu dan telah Ku-cukupkan atas kamu nikmat-Ku, dan Aku telah ridhla Islam sebagai agamamu….” (QS. Al-Maidah:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam”. (QS. Ali Imran:19)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8620498950144901888?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8620498950144901888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/aqidah-yang-memuaskan-akal-dan-sesuai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8620498950144901888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8620498950144901888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/aqidah-yang-memuaskan-akal-dan-sesuai.html' title='AQIDAH YANG MEMUASKAN AKAL DAN SESUAI DENGAN FITRAH MANUSIA'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8631113788172644924</id><published>2009-01-08T22:53:00.002-07:00</published><updated>2009-01-09T00:25:19.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solidaritas'/><title type='text'>SeniorKU Bilang!!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sebuah&lt;/span&gt; perjalanan hidup layaknya Sebuah kapaL yang asyik berlayar. ya…saat sang awak kapal butuh keperluan perjalanan atau sekedar bahan bakaR untuk terus berlayar, kapalpun bertepi…!banyak pengalaman yang ditemukan saat berlabuh karena bertemu dengan Sesama yang memiliki emosi dan rasa yang berbeda, begitu pula hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seNior q bilang hidup ini penuh perjuangan untuk mencapai seBuah angan-angan dan tujuan, dia bilang “hidup itu adalah perjuangan dan perjuangan itu harus diselesaikan…” bait yang indah bukan? perjalananpun q lanjutkan sampai q pada persinggahan selanjutnya q bertemu seniOr baru…paras yang berbeda, kulit yang tak sama namun pola pikir yang tak jauh berbeda diapun mengatakan hal yang sama pada q. namun sapa sangka bila caranya menyikapi hal yang sama taklah sama, dan banyak-banyak lagi yang berbeda lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun satu hal yang q dapat dari mereka adalah sebuah warna hidup yang harus q renungkan. satu kalimat “tunduk terdiam, bangkit melawan mundur adalah seBuah pengkhianatan” adalah sebuah slogan yang mereka semua ketahui, tapi apakah mereka semua mampu menyikapi dengan layak dan bijak…ntahlah hanya mereka yang tau?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudah memang dalam berkata-kata tapi sebuah kata yang tak mampu dipertanggung jawabkan dengaN bijak apakah bukan sebuah pengkhianatan? sebuah tantangan yang terjawab dan tak mampu untuk disikapi dengan matang , apakah bukan seBuah ketertundukan ? . tak banyak yang mampu q sampaikan namun lewat sebuah tulisan yang kiraNYa mampu q pertanggung jawabkan ini aq pun berteriak “kata2 bukanlah jiwa, namun JIwa adalah sebuah implementasi yang dihias dengan kata2″ .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aq adalah diri q. bukan dirinya ataupun dirimu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by : Agus Hermawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8631113788172644924?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8631113788172644924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/hari-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8631113788172644924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8631113788172644924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/hari-aku.html' title='SeniorKU Bilang!!!'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3855844524246492993</id><published>2009-01-07T05:00:00.001-07:00</published><updated>2009-01-07T05:00:56.964-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><title type='text'>REDEFINISI PANDANGAN TERHADAP  REBOISASI HUTAN</title><content type='html'>Tak dapat dipungkiri bahwa hutan selama ini telah memberikan kontribusi yang sangat besar kepada masyarakat Kalimantan secara khusus dan bagi masyarakat bangsa ini bahkan dunia. Baik dari sisi ekonomi yang merupakan mata pencaharian masyarakat setempat bahkan hutan juga merupakan paru-paru dunia yang merupakan produsen oksigen demi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. &lt;br /&gt; Namun, karena keserakahan kita sebagai populasi yang mampu untuk mengolah sumber daya alam ini telah merusak keseimbangan ekosistem yang ada. Dan baik kita sadari atau tidak maka cepat atau lambat hutan akan habis tanpa adanya pembenahan dari sekarang. Dan bolehlah kalau saya menyebutkan kalau kiamat bahwasanya kita yang menentukan. Kenapa tidak kalau hutan telah habis maka keseimbangan Bumi akan terganggu karena lapisan Ozon menipis kemudian terjadi longsor,gempa dan banjir disana sini belum lagi ditambah efek Global Warming yang mampu membuat bongkahan-bongkahan Es dikutub utara dan kutub selatan mencair, yang pada dasarnya sumber dari malapetaka tadi adalah karena hutan kita telah gundul dan habis.&lt;br /&gt; Merujuk dari pertemuan yang diadakan di Bali oleh sejumlah negara yang dihadiri hampir 10.000 peserta dari 185 Negara dan 330 lembaga swadaya masyarakat beberapa waktu lalu yang terhimpun dalam Konferensi PBB mengenai perubahan iklim pada 3-14 Desember 2007 ( Kompas 16 Desember 2007) yang menghasilkan kesepakatan bahwa Negara-negara berkembang wajib untuk menjaga kelestarian hutannya dan Negara-negara maju akan bertindak sebagai donatur Negara-negara berkembang tadi untuk pendanaan pelestarian hutan di kawasan negaranya atau lebih dikenal dengan Carbon trading. &lt;br /&gt; Hal ini adalah merupakan solusi terburuk yang pernah ada. Bagaimana tidak, dengan seperti itu sama saja kita telah membenarkan Negara-negara maju itu untuk terus mengeksploitasi SDA tanpa harus pusing-pusing memikirkan akibatnya karena kita yang notabanenya negara berkembang berusaha mati-matian untuk menanggung akibat dari perbuatan mereka. Belum lagi masalah intern negara kita yang selama ini masyarakatnya 80% mata pencaharian  mereka tergantung dari hutan terancam tak dapat lagi menggunakan hutan untuk mencari nafkah dan meningkatlah lagi jumlah pengangguran dalam negara ini, hal ini seharusnya dapat menjadi pertimbangan dan perhatian yang lebih bagi pemerintah kita sebelum buru-buru menyetujui hasil dari Konferensi Perubahan Iklim di atas .&lt;br /&gt; Nah, rana pemikiran seperti inilah yang harusnya kita rubah. Perlu adanya Redefinisi Pandangan Terhadap Reboisasi Hutan, harus kita sadari bahwa yang harus menjaga kelestarian hutan, penanaman hutan kembali maupun menjaga lingkungan merupakan kewajiban seluruh masyarakat Dunia. Karena sangat tidak mungkin apabila seseorang mengalami kecelakaan maka yang luka parah adalah orang lain, begitu pula analogi ini berlaku bagi Lingkungan kita Indonesia yang akhir-akhir ini sering mengalami berbagai bencana alam bukan karena Amerika yang tidak mau melestarikan hutan tapi lebih karena kita sendiri yang tak mau bersahabat dengan alam.&lt;br /&gt; Haruslah semua elemen dari Bumi ini berkewajiban untuk melestarikan hutan. Karena jika hal ini mampu terwujud maka tak akan ada lagi yang perlu kita khawatirkan. Masyarakat sejahtera karena sumber mata pencaharian tak hilang dan kehidupan kitapun akan lebih tenteram dengan tidak memikirkan lagi Global Warming, perubahan iklim Dunia dan sebagainya. Tapi memang hal ini butuh proses panjang dan harus dikerjakan secara Profesional dan Proforsional. Tapi justru ini adalah tantangan dan PR yang harus kita selesaikan kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      By : Agus Hermawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3855844524246492993?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3855844524246492993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/redefinisi-pandangan-terhadap-reboisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3855844524246492993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3855844524246492993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/redefinisi-pandangan-terhadap-reboisasi.html' title='REDEFINISI PANDANGAN TERHADAP  REBOISASI HUTAN'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-6862867085372148653</id><published>2009-01-07T04:57:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T04:58:53.258-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='feminisme'/><title type='text'>DILEMA EMANSI PEREMPUAN MASA KINI</title><content type='html'>Disepanjang sejarahnya perempuan telah banyak berjuang untuk mendapatkan hak-haknya melalui emansipansi. Tapi dari kenyataan yang kita lihat sekarang, ternyatan perempuan masa kini seolah kembali terjerumus kedalam penjajahan modern emansipasi itu sendiri. Buktinya…! Perempuan masa kini menganggap dirinya merdeka yang tanpa dirasakan malah terjebak ketika meg-eksploitasi diri terhadap kemerdekaannya. &lt;br /&gt; Kemudian merekapun dianggap biang atas krisis moral bangsa ini, mulai kasus pornografi, komersialisasi seks, pamer tubuh (iklan), tarian erotis dan banyak hal lagi yang sasaran utama dan umpannya adalah perempuan, lihatlah tayangan-tayangan televisi kita yang banyak meng-ekploitasi sensualitas perempuan…!&lt;br /&gt; Benarkah perempuan sekarang seakan lupa akan hakekat dirinya…? Terlebih karena mereka hanya menonjolkan kecantikan wajah dan kemolekan tubuhnya. Dimanakah esensinya sebagai kaum yang santun…? Lantas apa yang dapat diharapkan dari kaum perempuan seperti ini…&lt;br /&gt; Idealnya, perempuan yang sadar dan bertanggung jawab sebagai anggota masyarakat seharusnya kembali mengingatkan sesamanya yang jatuh  kedalam dunia hitam seperti itu. Karena lisan perempuan akan lebih dapat mengena ke dalam  hati sanubari sesama mereka disbanding lisan pihak lain (laki-laki), untuk mengembalikan identitas mereka sebagai manusia yang santun dan bermartabat.&lt;br /&gt; Dengan kondisi seperti ini, perempuan yang sadar idealnya wajib mengemban tugas untuk menjelaskan kembali fungsi norma-norma agama untuk menghantarkan sesamanya menuju kebahagiaan hakiki sesuai keyakinan agama masing-masing. Perempuan yang tercerahkan harus mengingatkan sesamanya akan peran dan tugas yang dipikul perempuan, baik melalui pendekatan, media pelatihan dan cara lainnya. Tugas ini akan berhasil jika dilakukan oleh perempuan itu sendiri dari pada diserahkan kepada laki-laki, karena memang persamaan memiliki kekuatan emosional kesadaran dan akal.&lt;br /&gt; Harus  kita sadari bahwa yang namanya perempuan mampu menjadi    sumber daya yang jitu untuk memperbaiki sebuah masyarakat. Disamping itu, iapun mampu manjadi sarana jitu untuk merusak dan menghancurkan sebuah masyarakat.&lt;br /&gt; Untuk itulah diperlukan peran-peran perempuan yang sadar untuk ikut serta dalam membentuk masyarakat religius sesuai dengan keyakinan spiritualnya masing-masing sehingga kondisi semacam pro dan kontra RUU APP (Rancangan Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi) bisa ditemukan titik tengahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt; Oleh :&lt;br /&gt; Agus Hermawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-6862867085372148653?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/6862867085372148653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/dilema-emansi-perempuan-masa-kini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6862867085372148653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6862867085372148653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/dilema-emansi-perempuan-masa-kini.html' title='DILEMA EMANSI PEREMPUAN MASA KINI'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-4924659396159026214</id><published>2009-01-07T04:55:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T04:57:14.906-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Sebuah Tanya Kepada Semua Apa Itu Cinta…???</title><content type='html'>“Cinta”. Ya kata inilah yang selalu q dengar kemana saja arah kaki melangkah, kemana saja busur mata memandang dan kemana saja tarian mulut berbicara bahkan letih juga kalee telinga ini mendengar satu kata itu...! ada satu pertanyaan dalam hati kecil q, apakah benar setiap apa yang kulihat dan kudengar tersebut adalah benar cinta adanya...hal ini pula yang q coba tanya kepada siapa saja yang melihat coretan yang belum tentu layak ini. &lt;br /&gt; Benarkah setiap insan yang bercumbu tanpa mengindahkan norma ditengah keramaian, disetiap kaki ini melangkah adalah cinta...? benarkah pula setiap dari mereka yang berbicara sajak dan puisi layaknya pujangga adalah pencinta yang sesungguhnya atau benarkah juga setiap dari mereka yang mencoba mendengar setiap bait untaian kata mesra adalah pencinta pula ataukah dari kesekian mereka hanyalah aktor yang merekayasa setiap bait dari kata “cinta”, berakting dengan alur skenario western yang selalu mengatas namakan cinta yang pada esensinya para pelakon tersebut hanyalah korban dari budaya yang mereka sendiri tak mengerti kemana arah dan jalannya  berujung.&lt;br /&gt; Dilema memang...! disatu sisi aq dan teman2 yang masih tergolong remaja tanpa harus menafikan diri juga menginginkan hal itu, tapi disisi lain sebagai insan yang masih memiliki akal dan hati untuk memilih aq dan mungkin juga teman2 masih memiliki sedikit motivasi untuk mencari esensi dari cinta yang sebenarnya. Aq pun tak tau apakah mereka yang banyak itu tergolong yang benar dalam mengartikan cinta ataukah cinta itu seperti yang telah q lihat dalam “Ayat-ayat Cinta” dan buku2 yang mendekatkan sayang q kepada sang pencipta melalui insannya yang q suka tanpa harus memberinya noda sebelum ikrar q dengannya.   &lt;br /&gt; Ya...biarlah aq dan teman2 q ini mencari dan terus mencari hingga arti “Cinta” yang sesungguhnya kami temukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-4924659396159026214?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=13d53730544f016d&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/4924659396159026214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/sebuah-tanya-kepada-semua-apa-itu-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4924659396159026214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4924659396159026214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/sebuah-tanya-kepada-semua-apa-itu-cinta.html' title='Sebuah Tanya Kepada Semua Apa Itu Cinta…???'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3199530748981059462</id><published>2009-01-07T04:33:00.002-07:00</published><updated>2009-01-07T04:37:56.039-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Siapa Aku...?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWSTtqEluuI/AAAAAAAAADs/d9KoZb7kwa8/s1600-h/100_2803.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWSTtqEluuI/AAAAAAAAADs/d9KoZb7kwa8/s320/100_2803.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288514275036740322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, aku sejati adalah jati diri kita (berupa eksistensi) yang sesungguhnya yang ada dahulu, sekarang dan yang akan datang. Setiap orang memiliki jati diri yang mempunyai keunikannya masing- masing. Kata "keunikan" ini sengaja dipakai untuk menggantikan kata "kelebihan dan kekurangan" agar kita tidak terjebak dalam pandangan untuk saling membandingkan. Keunikan jati diri masing-masing ini adalah merupakan hasil dari proses-proses terdahulunya dan merupakan awal dari proses kedepan yang juga tidak perlu dibandingkan dan dinilai berlebihan, akan tetapi haruslah dipahami dan disadari sepenuhnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Justru Siu Tao ( ) itu tujuan pokoknya adalah untuk meningkatkan kualitas dari "Aku Sejati" kita masing-masing. Maka alangkah ironisnya jika kita Siu Tao ( ), tetapi tidak tahu dulu apa dan bagaimana "Aku Sejati" kita masing-masing ?!?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagi seorang yang praktis dan simpel, apalagi yang sudah memiliki dasar-dasar pengertian mengenai konsep Tao yang relatif cukup kuat memang akan lebih mudah menangkap pengertian dan mencernanya sehingga dapat membayangkan dan mempersepsikan apakah AKU SEJATI itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tetapi tentunya wajar dan sangat manusiawi jika seorang yang belum mengerti menjadi semakin bingung dan tidak mengerti apa dan bagaimanakah AKU SEJATI itu sebenarnya, apalagi jika dalam pembahasan dan penjelasan-penjelasannya banyak menggunakan bahasa dan istilah-istilah yang cenderung membingungkan . Contohnya ada Nyawa, Roh, Jiwa, Sukma, Hati, Hati Nurani, Kesadaran, Bawah Sadar, Mental, Aku Sejati, Yensen, Linghuen, Sin, Sing dan lain-lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada dasarnya pemikiran pokok dalam penulisan ini bukanlah mau membahas dan memperdebatkan semua istilah dan kata-kata diatas. Adapun saya lebih cenderung untuk mengajak pembaca berpikiran praktis dan simpel dalam permasalahan merevisi diri dengan titik tolak pengenalan diri (katakanlah "Aku Sejati") yang lebih dipandang dari sudut psikologi modern yaitu dengan mengenal kepribadian diri kita masing-masing untuk kemudian melangkah kedalam suatu usaha pengontrolan dan perbaikan kepribadian kearah yang lebih positif.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hal ini menurut saya mungkin lebih relevan, jelas dan lebih bermanfaat sebelum kita berbicara terlalu jauh dalam keabstrakan yang sangat dalam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara singkat dapat saya utarakan bahwa hal - hal yang harus dapat kita kenali dari diri kita adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sifat - sifat dan karakter&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Setiap orang pasti membawa sifat-sifat dan karakternya sendiri-sendiri, setiap orang walaupun bisa saja ada kemiripan tapi tidak pernah ada yang sama persis dalam hal ini.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Menurut saya sebenarnya sifat-sifat dan karakter dalam diri seseorang ini tidak ada batasan "baik-buruknya" karena bagaikan "rasa dan aroma dalam setiap masakan saja", hanya saja kalau banyak orang yang dapat menerima dan menyenangi maka dianggap "baik" sedangkan kalau banyak orang tidak dapat menerima dan tidak suka maka dinilai "tidak baik". Tentu pada akhirnya mau tidak mau harus "ada penilaian", yang mana sebagai kaum Siu Tao ( ) kitapun tidak bisa terlepas dan sudah sewajarnya berusaha mengejar nilai-nilai berlaku yang baik.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;    * Hasrat dan keinginan&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Setiap orang pasti memiliki hasrat dan keinginannya masing-masing, yang biasanya adalah merupakan refleksi dari sebuah bentuk ideal / cita-cita yang awalnya bersumber dari ego. Dalam bentuk yang paling sederhana dan murni bisa disimpulkan bahwa ego semua manusia itu pada dasarnya adalah "baik" karena secara alamiah bersumber dari "survival spirit" (naluri mempertahankan hidup). Sehingga setiap manusia selalu bermotivasi untuk mempertahankan hidupnya serta terus mengembangkan hidup ke kondisi yang semakin baik dan jauh dari resiko - resiko kesusahan baik secara fisik maupun mental.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Nah, karena begitu kompleknya keadaan yang ada maka akhirnya latar belakang dan kesempatan yang ada pada seseorang akan berbeda dengan orang lainnya. Hal ini pulalah yang kemudian harus bisa juga dipahami dan disadari sehingga kita bisa benar-benar menyatu dengan hasrat dan keinginan kita sesuai kealamiahannya masing-masing (hasrat dan keinginan ini saya anggap sebagai suatu daya pendorong gerak yang sangat murni dan tulus). Tetapi tentunya keadaan sosial tetap harus dijadikan rambu-rambu keseimbangan geraknya.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;    * Kemampuan&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Penguasaan terhadap suatu hal yang merupakan ciri khas seseorang yang dimiliki dan didapat secara dan dalam kealamiahannya masing - masing, haruslah terus digali dan dikembangkan serta dipergunakan secara positif demi kepentingan kebaikan yang semakin luas semakin baik. Dalam hal ini yang namanya kemampuan itu, normalnya memang akan selalu terasa kurang bagi semuanya, karena adanya kondisi persaingan yang semakin mengetat.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Oleh karena itu jika bisa mengenal kemampuan diri maka secara lebih gampang pula kita dapat terus mengembangkannya sehingga mencapai suatu level yang relatif tinggi. Biasanya kemampuan seseorang itu berupa wawasan, pengetahuan, kepandaian dan keahlian, yang merupakan hasil dari perpaduan antara intelegensi dan emosi melalui proses belajar (baik sekolah maupun otodidak) serta pengalaman-pengalaman sepanjang hidupnya.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Dari sini, maka kita dapat disimpulkan bahwa "belajar" dan "berlatih" adalah dua hal pokok yang sangat berperan dalam usaha meningkatkan kemampuan diri.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;    * Ketidakmampuan &amp; keterbatasan&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Diluar kemampuan yang ada, maka adalah hal yang alami pula bahwa setiap insan didunia ini selalu diliputi juga oleh ketidakmampuan dan keterbatasan (sengaja penulis tidak menggunakan kata "kelemahan" untuk memberikan nuansa optimisme).&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Adapun merupakan hal yang juga tidak kalah pentingnya dalam proses pengenalan diri kita masing-masing untuk justru lebih mengenal ketidakmampuan dan keterbatasan yang ada dengan motif untuk memperbaiki dan merubahnya sebisa mungkin sehingga menjadi faktor yang bahkan dapat diandalkan. Dalam masalah ini memang kemauan dan usaha keras secara konsisten mutlak diperlukan , karena biasanya untuk dapat bisa "mengakui" bahwa kita mempunyai ketidakmampuan dan keterbatasan saja sudah sangat sulit (karena harus melawan ego dan kesombongan kita) apalagi untuk merubahnya.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Modal dasar utama yang diperlukan untuk mengatasi hal ini adalah kejujuran dan keterbukaan. Akan tetapi dilain sisi, jangan pula kita sampai terjerumus dan terseret arus pola berpikir pesimis yang akhirnya justru membesar-besarkan faktor ketidakmampuan dan keterbatasan yang ada menjadi senjata dan alasan untuk meng "cover" semua hal dalam kehidupan ini yang memang sulit dan berat bagi siapapun.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;    * Latar belakang&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Latar belakang bisa dianggap sebagai akar dari semua perkembangan yang timbul dan ada sekarang ini bagi siapapun juga. Walau kita pada akhirnya memang tidak perlu mempermasalahkan tapi bisa memahami latar belakang dari diri kita sedikit banyak dapat berguna untuk mengetahui siapa dan bagaimana diri kita yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;      Oleh karena itu pula dalam metode-metode pengembangan kepribadian yang paling modern sekalipun, pemanfaatan latar belakang diri seseorang sebagai alat refleksi diri untuk membangkitkan pemicu semangat kearah yang lebih efektif masih sangat ampuh dan bermanfaat. Didalam hal ini kita sebagai seorang insan Tao modern yang proaktif tentunya diharapkan juga dapat memahami dan menyadari hal tersebut, sehingga dapat memandang diri sekarang ini secara komprehensif sebagai suatu hasil dari proses-proses terdahulu yang berkesinambungan untuk dijadikan landasan kearah depan yang lebih baik dan semakin baik.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Bagi sebagian orang mengenali diri sendiri mungkin adalah masalah yang mudah tapi umumnya sebagian besar orang menganggap adalah masalah yang sukar dan sulit. Secara pribadi saya sendiri berpendapat bahwa mengatasi proses pengenalan diri sendiri ini memang bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah dan gampang. Permasalahan utama yang sering timbul dan menghambat kita untuk dapat mengenali diri kita ini adalah kemampuan diri untuk berdiri secara "jujur, obyektif dan adil" dalam memberikan pandangan terhadap diri sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah, dalam kenyataannya memang hal inilah yang justru jarang bisa dilakukan oleh setiap orang . Akhirnya proses mengenali diri sendiri ini memang akan menjadi sangat sulit dan membingungkan karena faktor ketidak jujuran, ketidak obyektifan dan ketidak adilan dalam memandang diri itu sendirilah yang harus bisa disadari dan diperbaiki (revisi).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3199530748981059462?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3199530748981059462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/siapa-aku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3199530748981059462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3199530748981059462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/siapa-aku.html' title='Siapa Aku...?'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWSTtqEluuI/AAAAAAAAADs/d9KoZb7kwa8/s72-c/100_2803.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-6896849888348938660</id><published>2009-01-07T04:25:00.001-07:00</published><updated>2009-01-07T04:29:32.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><title type='text'>Keluarga Pondasi Sosial</title><content type='html'>Dan Ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar” (Al-Anfal: 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan keluarga disamping menjadi salah satu dari sekian banyak tanda-tanda kebesaran Allah, juga merupakan nikmat yang patut disyukuri dan dijadikan sarana meraih kebaikan dan pahala yang besar di sisi Allah. Allah swt berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar-Rum: 21). Dalam ayat yang lain Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?”. (Al-Isra’: 72).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, harga mahal keberlangsungan sebuah rumah tangga mutlak dipertaruhkan karena memang dari sebuah institusi yang baik akan lahir alumni generasi yang baik pula. Allah berpesan untuk terlebih dahulu mempertahankan institusi ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bergaullah dengan mereka(istri-istri) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak“. (An-Nisa’: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sayyid Quthb ayat ini merupakan sentuhan jiwa yang menenangkan hati dari gejolak amarah dan akan mampu memadamkan api kebencian sehingga mengembalikan kehidupan rumah tangga kepada ketenangan dan kedamaiannya semula seperti yang dicita-citakan oleh Islam. Ayat ini juga secara implisit mengisyaratkan bahwa merupakan hal yang lumrah terjadi suatu saat secara emosional perasaan benci dan sebagainya yang terkadang turut memperkeruh suasana rumah tangga, namun keutuhan sebuah rumah tangga merupakan kata kunci yang tidak bisa ditolerir untuk membangun kehidupan keluarga yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mustahil akan lahir anggota keluarga yang baik dari institusi rumah tangga yang rusak dan tidak mampu mempertahankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Ibnu Asyur, Keluarga selain bisa menjadi Asbabul Ujur (peluang dan sarana mendapatkan pahala), ia juga bisa menjadi Asbabul A’tsam (peluang dan sarana menerima dosa) jika terjadi pengabaian akan tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam kehidupan keluarga. Untuk itu, institusi ini termasuk yang mendapat perhatian besar Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat wanti-wanti Al-Qur’an tentang keberadaan keluarga, yaitu tentang anak dan istri yang bisa menjadi fitnah dalam arti ujian dan cobaan. Allah swt berfirman tentang kenyataan ini yang diawali oleh ayat di atas yang redaksinya mirip dengan surah At-Taghabun: 15 dan surah Al-Munafiqun: 9. Bahkan keberadaan mereka dalam keluarga bisa menjadi musuh yang menghalangi seseorang dari mentaati perintah Allah swt:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya di antara Isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (At-Taghabun: 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu agar keberadaan keluarga tersebut menjadi pundi kebaikan dan pahala dari Allah, maka ‘tarbiyah’ dalam arti yang luas merupakan pondasi dasar yang harus senantiasa ditingkatkan dan dipertahankan dalam keadaan bagaimanapun. Begitulah urgensi pesan Ya’qub terhadap keadaan keberagamaan keluarganya pasca ketiadaannya nanti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia Berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan yang Maha Esa dan kami Hanya tunduk patuh kepada-Nya“. (Al-Baqarah: 133).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru kegundahan dan perhatian Ya’qub terhadap anak keturunannya adalah bagaimana sikap keberagamaan mereka pasca kewafatannya kelak. Kekhawatiran beliau tidak tentang kehidupan ekonomi mereka dan lain sebagainya -meskipun ini juga merupakan bagian dari isyarat pesan Allah dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak keturunan yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar“. (An-Nisa’: 9) Namun tentang suatu yang sangat vital dalam kehidupan manusia, yaitu tentang sikap dan pengamalan mereka akan ‘Ubudiyah’ kepada Allah dalam dimensinya yang luas yang tercermin dalam perjalanan tarbiyah atau pendidikan dalam kehidupan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks ini, keluarga ‘tarbiyah’ harus punya perhatian yang serius tentang program penjagaan dan perawatan diri dan seluruh anggota keluarga dari jilatan api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah program inti dan unggulan dari sebuah rumah tangga yang dibangun di atas dasar iman. Karena hanya keluarga yang beriman yang memiliki kepedulian tentang aspek ini seperti yang difahami dari mafhum khitab ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan“. (At-Tahrim: 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud ra memahami ayat yang diawali dengan khitab khusus untuk orang yang beriman sebagai sebuah ujian akan komitmennya dengan segenap perintah dan larangan Allah swt. Beliau merumuskan satu kaidah yang bijak tentang ayat yang diawali dengan seruan ‘Hai orang-orang yang beriman’:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kalian membaca atau mendengar ayat Al-Qur’an yang diawali dengan ungkapan ‘Hai orang-orang yang beriman’ maka perhatikanlah betul-betul pesan Allah setelahnya. Karena tidak ada kalimat setelahnya melainkan sebuah kebaikan yang diperintahkan untuk kita melakukannya maupun sebuah keburukan yang Allah cegah kita darinya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini jelas memerintahkan agar objek kepedulian itu diarahkan secara prioritas tentang keberagamaan dan tarbiyah dalam keluarga, tentang program yang mendekatkan mereka ke dalam syurga dan menjauhkannya dari neraka. Inilah keluarga ideal dan sukses pada kacamata surah At-Tahrim yang menurut Sayyid Quthb sarat dengan penjelasan tentang keadaan keluarga Rasulullah saw. sebagai teladan keluarga sepanjang zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah program unggulan keluarga Ya’qub as. seperti yang difahami dari pesan beliau kepada seluruh anak-anaknya: “Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya“. (Al-Baqarah: 133).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga perhatian Ibrahim terhadap keluarganya seperti yang tersebut dalam salah satu doanya yang diabadikan oleh Allah dalam firmanNya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku“. (Ibrahim: 40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas nabi Ibrahim dan nabi Ya’qub sangat faham bahwa kebaikan individu dalam keluarga sangat ditentukan oleh peran seluruh anggotanya. Demikian juga anggota keluarga turut memberi pengaruh pada keburukan dan kesalahan yang dilakukan oleh salah seorang individu dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keteladanan Muhammad dalam hal ini jelas turut disuport dan didukung oleh keteladanan seluruh anggota keluarganya; dari istri-istrinya, mertua dan menantunya serta anak dan cucunya, bahkan sahabat yang menyertai kehidupan beliau, sehingga beliau layak tampil sebagai uswah hasanah (teladan yang paripurna) yang diabadikan oleh Al-Qur’an dalam seluruh dimensi kehidupan tanpa cacat dan cela sedikitpun, “Sungguh telah ada pada diri Rasulullah teladan yang paripurna bagi kamu sekalian“. (Al-Ahzab: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara redaksional, ungkapan ‘peliharalah dirimu dan keluargamu’ mengindikasikan satu bentuk pencegahan sebelum terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, seperti terumus dalam pepatah ‘Al-Wiqayatu Khairun Minal ‘Ilaj’ : ‘Mencegah itu jelas jauh lebih baik daripada mengobati’. Tarbiyah itulah bentuk ‘wiqayah’ yang paling efektif untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan penyelewengan perilaku anggota keluarga. Pencegahan juga harus diawali dari orang tua yang menjadi cermin keluarga ‘peliharalah dirimu’, yang kemudian akan berlanjut pada pembinaan anggota keluarga yang menjadi tanggung jawab mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh kita masih punya banyak waktu dan kesempatan di dalam rumah tangga kita untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pembinaan. Hanya dengan prinsip-prinsip tarbiyah Islamiyah itulah kita mampu membangun sebuah peradaban luhur dalam sebuah bangunan rumah tangga yang diidam-idamkan sebagai institusi terkecil yang akan turut mewarnai dan memberi pengaruh pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam skala yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan setiap kita akan lebih menfokuskan diri pada pembinaan anggota keluarga secara lebih prioritas yang akan berdampak pada pembinaan masyarat dan umat nantinya. Amin.  Allahu  a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-6896849888348938660?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/6896849888348938660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/keluarga-podasi-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6896849888348938660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6896849888348938660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/keluarga-podasi-sosial.html' title='Keluarga Pondasi Sosial'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-422592127216945460</id><published>2009-01-07T04:19:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T04:21:59.239-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haditsnabawiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solidaritas'/><title type='text'>Kuatkan Kerjasama Laksana Satu Bangunan</title><content type='html'>Manusia pada hakekatnya makhluk sosial, saling membutuhkan untuk memenuhi keperluannya dan meningkatkan taraf hidupnya. Fitrah inilah yang ditegaskan oleh Islam. Islam memerintah kan untuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan manfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lagi terhadap sesama umat muslim. Bahkan Islam mengibaratkan persaudaraan dan pertalian sesama muslim itu seperti satu bangunan, di mana struktur dan unsur bangunan itu saling membutuhkan dan melengkapi, sehingga menjadi sebuah bangunan yang kokoh, kuat dan bermanfaat lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن أبي موسى الأشعري ـ رضي الله عنه ـ عن النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ قال : ” المؤمن للمؤمن كالبنيان ، يشد بعضه بعضاً ، ثم شبك بين أصابعه ، وكان النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ جالساً ، إذ جاء رجل يسأل ، أو طالب حاجة أقبل علينا بوجهه ، فقال : اشفعوا تؤجروا ، ويقضي الله على لسان نبيه ما شاء ” . رواه البخاري ، ومسلم ، والنسائي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Musa Al Asy’ari ra. dari Nabi Muhammad saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang mukmin itu bagi mukmin lainnya seperti bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. Kemudian Nabi Muhammad menggabungkan jari-jari tangannya. Ketika itu Nabi Muhammad duduk, tiba-tiba datang seorang lelaki meminta bantuan. Nabi hadapkan wajahnya kepada kami dan bersabda: Tolonglah dia, maka kamu akan mendapatkan pahala. Dan Allah menetapkan lewat lisan Nabi-Nya apa yang dikehendaki.” Imam Bukhari, Muslim, dan An Nasa’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Musa, bernama asli Abdullah bin Qais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;المؤمن للمؤمن Sebagian mukmin atas sebagian mukmin lainnya, كالبنيان adalah seperti bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يشد بعضه بعضاً Sisi kesamaannya dengan bangunan adalah pada sikap saling menopang. ثم شبك بين أصابعه Inilah penjelasan tentang kemiripan keadaan kaum mukminin yang saling menguatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan ini dapat disimpulkan bahwa siapapun yang ingin memberi penjelasan lebih detail dalam berbicara dapat menggunakan gerakan atau peragaan, agar lebih mudah dipahami dan berkesan dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وكان النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ جالساً ، إذ جاء رجل يسأل ، أو طالب حاجة Ketika itu Nabi Muhammad duduk, tiba-tiba datang seorang lelaki meminta bantuan. Penggabungan kata thalib dengan haajah, dalam riwayat lain: kata thalib dibaca tanwin dan hajatan dibaca nashab (fathahatain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أقبل علينا بوجهه Rasulullah saw. menghadapkan wajah mulianya kepada kami, lalu bersabda: اشفعوا tolonglah keperluan orang yang meminta bantuan ini, dengan kebaikan, maka تؤجروا kalian akan mendapatkan balasan. Firman Allah swt.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang memberikan syafa’at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya. dan barangsiapa memberi syafa’at yang buruk, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) dari padanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” An Nisa’: 85&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At Thabrani meriwayatkan dengan sanad shahih dari Mujahid berkata: “Ayat di atas berbicara tentang tolong menolong sesama manusia. Kesimpulan maknanya adalah bahwa orang yang memberikan pertolongan kepada orang lain, maka ia mendapatkan bagian kebaikan, dan barang siapa tolong menolong dalam kebatilan maka ia mendapatkan bagian dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syafaat hasanah yang disebutkan dalam ayat di atas adalah pertolongan dalam kebaikan, melindungi hak sesama muslim, menghilangkan keburukan atau mendapatkan kebaikan, mencari ridha Allah, tidak ada risywah atau suap. Pada masalah yang mubah atau boleh atau tidak terlarang, tidak untuk menggagalkan salah satu had atau hukum pidana yang telah Allah tetapkan, tidak pula untuk menghilangkan hak orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qadhi Iyadh berkata: Tidak ada pengecualian dari ruang pertolongan yang dianjurkan kecuali dalam masalah had atau pidana yang telah Allah tetapkan. Maka dalam masalah yang tidak ada ketentuan had terutama bagi orang yang tidak sengaja, dan dikenal sebagai orang bersih, pertolongan sangat dianjurkan. Selanjutnya ia mengatakan: Adapun bagi orang yang terbiasa dengan tindakan destruktif, terkenal sebagai ahlul bathil maka tidak berlaku syafaat bagi mereka, agar dapat menjadi pencegah kemaksiatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan Iyadh ini didukung oleh riwayat Imam Bukhari dan Muslim dalam kitab shahihnya dari Aisyah ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” أن قريشاً أهمهم شأن المرأة المخزومية التي سرقت في عهد النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ فقالوا : من يكلم فيها رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ؟ فكلمه أسامة ،فقال رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم -أتشفع في حد من حدود الله تعالى ؟ ثم قام فخطب ، ثم قال : إنما أهلك من كان قبلكم أنهم كانوا إذا سرق فيهم الشريف تركوه ، وإذا سرق فيهم الضعيف أقاموا عليه الحد ، وأيم الله لو أن فاطمة بنت محمد سرقت لقطعت يدها “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahwa suku Quraisy disibukkan oleh seorang wanita dari Bani Mahzum yang mencuri pada masa Rasulullah saw. Lalu mereka mencari siapa yang bisa berbicara dengan Rasulullah saw. Maka Usamah menyampaikan hal ini kepada Rasulullah saw. Rasulullah saw bersabda: Apakah kamu hendak memberi pertolongan dalam hukum pidana Allah? Kemudian Rasulullah berdiri dan berkhutbah: “Sesungguhnya hancurnya umat sebelum kalian adalah bahwa mereka itu jika ada orang mulia yang mencuri mereka biarkan, dan jika ada orang yang lemah mencuri mereka tegakkan hukum pidana. Demi Allah, jika Fatimah binti Muhammad mencuri maka akan aku potong tangannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ويقضي الله على لسان نبيه ما شاء Dan Allah menetapkan lewat lisan Nabi-Nya apa yang dikehendaki, artinya meluluskan hajat atau tidak meluluskannya adalah ketentuan dan takdir Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits ini dapat diambil pelajaran, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Keutamaan tolong menolong antara sesama mukmin, saling menguatkan satu dengan yang lain dengan pertolongan pada hal-hal yang berguna dan bermanfaat. Rasulullah saw telah bersabda: المؤمن للمؤمن كالبنيان&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Anjuran kepada kebaikan dengan dikerjakan langsung, atau memfasilitasinya. Rasulullah saw menganjurkan syafaat atau memfasilitasi orang lain untuk berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Syafaat ditujukan kepada pembesar atau pembuat kebijakan untuk menghilangkan kesulitan, memberi manfaat dan membantu yang lemah. Sebab tidak semua orang dapat berkomunikasi dengannya, dan mampu mendesaknya, atau menjelaskan keinginannya. Pernah ada orang yang meminta syafaat atau pertolongan kepada Rasaulullah saw. -padahal beliau tidak pernah menolak seorangpun- namun beliau menawarkan kepada para sahabatnya untuk membantu orang tersebut. Allahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dakwatuna.com"&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-422592127216945460?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/422592127216945460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/kuatkan-kerjasama-laksana-satu-bangunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/422592127216945460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/422592127216945460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/kuatkan-kerjasama-laksana-satu-bangunan.html' title='Kuatkan Kerjasama Laksana Satu Bangunan'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-812239862459037192</id><published>2009-01-07T03:44:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T03:56:04.022-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='palestine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solidaritas'/><title type='text'>Venezula Usir Kedubes Israel</title><content type='html'>CARACAS, SELASA — Pemerintah Venezuela, Selasa (6/1), mengusir Duta Besar Israel untuk Caracas untuk memprotes serangan militer Israel di Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Venezuela telah memutuskan untuk mengusir Duta Besar Israel Shlomo Cohen dan beberapa staf di Kedutaan Besar Israel, memulai lagi seruannya pada perdamaian dan penghormatan pada hukum internasional," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Venezuela kepada AFP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Venezuela menuduh Israel telah melakukan pelanggaran terhadap hukum internasional dan "merencanakan untuk menggunakan terorisme negara" terhadap rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada saat yang tragis dan menyakitkan hati itu, rakyat Venezuela menunjukkan solidaritas yang tak terbatas kepada rakyat Palestina yang heroik," kata pernyataan itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-812239862459037192?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/812239862459037192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/venezula-usir-kedubes-israel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/812239862459037192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/812239862459037192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/venezula-usir-kedubes-israel.html' title='Venezula Usir Kedubes Israel'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-4042664945612873027</id><published>2009-01-07T02:06:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T02:12:16.852-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perang'/><title type='text'>Sidang Khusus Dewan HAM Sahkan Resolusi Situasi HAM Palestina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRx0YAZKRI/AAAAAAAAADk/n7Tzi6s6l2Q/s1600-h/imagespalestine.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 92px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRx0YAZKRI/AAAAAAAAADk/n7Tzi6s6l2Q/s320/imagespalestine.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288477007051041042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sidang Khusus Dewan HAM PBB resmi mengesahkan resolusi mengenai situasi&lt;a href="http://kapanlagi.com"&gt; Hak Asasi Manusia (HAM) di Palestina&lt;/a&gt; melalui pemungutan suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dari Departemen Luar Negeri (Deplu) RI di Jakarta, Rabu, menyebutkan, 29 negara termasuk Indonesia menyatakan mendukung, 11 menolak --seluruh negara Uni Eropa, Jepang, Kanada dan Rumania-- serta lima negara abstain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu butir penting dari resolusi yang berhasil disahkan dalam sidang khusus Dewan HAM tersebut adalah diputuskannya untuk mengirimkan sebuah misi khusus yang dipimpin oleh Special Rapporteur on the Situation of the Occupied Palestinian Territory ke Palestina untuk melaporkan situasi pelanggaran HAM yang sebenarnya terjadi di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Hassan Wirajuda, agresi militer yang dilakukan Israel pada Palestina dengan dalih untuk membebaskan seorang tentaranya yang ditahan gerilyawan Palestina merupakan suatu pelanggaran HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, untuk membawa kasus Palestina ke Dewan Keamanan PBB bukanlah perkara yang mudah sehingga Menlu mengatakan sebagai tahap awal kasus Palestina dibawa ke Sidang Dewan HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang Khusus Dewan HAM yang telah berlangsung sejak pekan lalu bertujuan untuk membahas situasi HAM dan kemanusiaan terakhir di wilayah pendudukan Palestina yang dilaksanakan atas permintaan Tunisia --atas nama Liga Arab-- yang didukung oleh 21 negara anggota Dewan HAM, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang Khusus tersebut dipimpin oleh Presiden Dewan HAM, Dubes Luis Alfonso de Alba (Meksiko) dan dihadiri oleh 47 negara anggota Dewan HAM, negara-negara peninjau serta sejumlah wakil NGOs HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sidang tersebut Special Rapporteur on the Situation of the Occupied Palestinian Territory Mr. John Dugard menyampaikan antara lain perkembangan situasi terakhir di Palestina yang semakin memburuk dan memprihatinkan, terutama setelah Pasukan Israel menghancurkan instalasi publik di jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 28 negara anggota --termasuk Indonesia-- dan 22 negara peninjau, juga menyampaikan pernyataan pada sesi komentar umum, yang pada intinya menyatakan keprihatinan mendalam mengenai situasi di Palestina, mengecam tindakan Israel serta meminta kedua belah pihak yang bertikai untuk saling menahan diri dan kembali ke jalur perundingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pernyataannya, Delegasi Indonesia menyampaikan bahwa serangan yang dilakukan oleh Israel atas fasilitas umum di Gaza merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional. Selain itu, serangan yang dilakukan Israel secara membabi buta juga telah mengakibatkan krisis HAM dan kemanusiaan di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delegasi Indonesia juga menghimbau agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan isu penculikan melalui meja perundingan dengan menunjukkan itikad baik melalui pelepasan sandera dan para tahanan warga Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan tersebut, Delegasi Indonesia juga menghimbau agar Dewan HAM dapat mengambil tindakan pada saat yang genting ini untuk menghindari memburuknya situasi di Palestina. Selain itu Delegasi Indonesia menghimbau pihak-pihak terkait serta masyarakat internasional terutama Kelompok Kwartet tetap melanjutkan upaya proses perdamaian yang sempat terhenti dan mengimplementasikan "Road Map".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang Khusus Dewan HAM ini merupakan pertama kalinya diadakan sejak Dewan HAM dibentuk pada bulan Maret 2006 melalui Resolusi Majelis Umum No. 60/251.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai paragraf 10 resolusi tersebut, Dewan HAM dimungkinkan untuk mengadakan sidang khusus, jika terdapat permintaan dari negara anggota dengan dukungan paling sedikit sepertiga dari 47 negara anggota Dewan HAM.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-4042664945612873027?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/4042664945612873027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/sidang-khusus-dewan-ham-sahkan-resolusi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4042664945612873027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4042664945612873027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/sidang-khusus-dewan-ham-sahkan-resolusi.html' title='Sidang Khusus Dewan HAM Sahkan Resolusi Situasi HAM Palestina'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRx0YAZKRI/AAAAAAAAADk/n7Tzi6s6l2Q/s72-c/imagespalestine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8234313196693571083</id><published>2009-01-07T01:41:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T01:55:06.090-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Pertanyaan Imam Gazali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRthvdvPAI/AAAAAAAAADc/mg5gVZbaQkc/s1600-h/imagesgazali.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 104px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRthvdvPAI/AAAAAAAAADc/mg5gVZbaQkc/s320/imagesgazali.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288472288884112386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?&lt;br /&gt;Murid 1 = " Orang tua "&lt;br /&gt;Murid 2 = " Guru "&lt;br /&gt;Murid 3 = " Teman "&lt;br /&gt;Murid 4 = " Kaum kerabat "&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"&lt;br /&gt;Murid 1 = " Negeri Cina "&lt;br /&gt;Murid 2 = " Bulan "&lt;br /&gt;Murid 3 = " Matahari "&lt;br /&gt;Murid 4 = " Bintang-bintang "&lt;br /&gt;Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama sebelum menyesal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"&lt;br /&gt;Murid 1 = " Gunung "&lt;br /&gt;Murid 2 = " Matahari "&lt;br /&gt;Murid 3 = " Bumi "&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAM GHAZALI" Apa yang paling berat didunia? "&lt;br /&gt;Murid 1 = " Baja "&lt;br /&gt;Murid 2 = " Besi "&lt;br /&gt;Murid 3 = " Gajah "&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"&lt;br /&gt;Murid 1 = " Kapas"&lt;br /&gt;Murid 2 = " Angin "&lt;br /&gt;Murid 3 = " Debu "&lt;br /&gt;Murid 4 = " Daun-daun"&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT (Surah al-Ma'un (4-7). Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? "&lt;br /&gt;Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "&lt;br /&gt;Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA (Surah 2:217). Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sampaikanlah walau satu ayat"..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8234313196693571083?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8234313196693571083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/pertanyaan-imam-gazali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8234313196693571083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8234313196693571083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/pertanyaan-imam-gazali.html' title='Pertanyaan Imam Gazali'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRthvdvPAI/AAAAAAAAADc/mg5gVZbaQkc/s72-c/imagesgazali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-3466439489011715160</id><published>2009-01-07T01:33:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T01:39:55.168-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukumislam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nikah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Nikah Mut'ah...Tanya Kenapa?</title><content type='html'>MediaMuslim.Info - Mungkin sebagian kita pernah mendengar ada seorang muslimah yang sangat aktif berdakwah dan berkumpul dalam kelompok-kelompok dakwah mengidap penyakit kemaluan semacam spilis atau lainnya. Itu bukan sesuatu yang mustahil terjadi, kita tidak mengatakannya karena terjerumus ke dalam lembah hitam pelacuran, karena hal itu sangat jauh untuk di lakukan oleh mereka meskipun tidak mustahil, akan tetapi hal ini terjadi di sebabkan praktek nikah mut’ah atau nikah kontrak yang sesungguhnya telah dilarang dalam syariat Islam, yang mana nikah model ini membuat seorang wanita boleh bergonta ganti pasangan dalam nikah mut’ahnya.Mencermati fenomena yang sebenarnya sudah lama terjadi ini terutama di dunia kampus yang sudah kerasukan virus pemirikan nikah mut’ah, maka marilah kita berdoa semoga melalui tulisan ini Alloh Subhanallohu wa Ta’ala memberikan petunjuk-Nya kepada kita menuju jalan yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Mut’ah&lt;br /&gt;Mut’ah berasal dari kata tamattu’ yang berarti bersenang-senang atau menikmati. Adapun secara istilah mut’ah berarti seorang laki-laki menikahi seorang wanita dengan memberikan sejumlah harta tertentu dalam waktu tertentu, pernikahan ini akan berakhir sesuai dengan batas waktu yang telah di tentukan tanpa talak serta tanpa kewajiban memberi nafkah atau tempat tinggal dan tanpa adanya saling mewariri antara keduanya meninggal sebelum berakhirnya masa nikah mu’ah itu. (Fathul Bari 9/167, Syarah shahih muslim 3/554, Jami’ Ahkamin Nisa’ 3/169).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Nikah Mut’ah&lt;br /&gt;Pada awal perjalanan Islam, nikah mut’ah memang dihalalkan, sebagaimana yang tercantum dalam banyak hadits diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Abdullah bin Mas’ud: “berkata: Kami berperang bersama Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sedangkan kami tidak membawa istri istri kami, maka kami berkata bolehkan kami berkebiri? Namun Rasululloh melarangnya tapi kemudian beliau memberikan kami keringanan untuk menikahi wanita dengan mahar pakaian sampai batas waktu tertentu”. (HR. Bukhari 5075, Muslim 1404).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Jabir bin Salamah: “Dari Jabir bin Abdillah dan Salamah bin ‘Akwa berkata: Pernah kami dalam sebuah peperangan, lalu datang kepada kami Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan berkata: Telah diizinkan bagi kalian nikah mut’ah maka sekarang mut’ahlah”. (HR. Bukhari 5117).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hukum ini telah dimansukh dengan larangan Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk menikah mut’ah sebagaimana beberapa hadits diatas. Akan tetapi para ulama berselisih pendapat kapan diharamkannya niakh mut’ah tersebut dengan perselisihan yang tajam, namun yang lebih rajih-Wallahu a’lam- bahwa nikah mut’ah diharamkan pada saat fathu makkah tahun 8 Hijriyah. Ini adalah tahqiq Imam Ibnul Qoyyim dalam zadul Ma’ad 3/495, Al-Hafidl Ibnu Hajar dalam fathul bari 9/170, Syaikh Al-Albani dalam irwaul Ghalil 6/314.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah datang dalil yang amat jelas tentang haramnya nikah mut’ah, diantaranya:&lt;br /&gt;Hadits Ali bin Abi Thalib Radiyallahu ‘anhu: “Dari Ali bin abi Thalib berkata: Sesungguhnya Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang nikah mut’ah dan memakan daging himar jinak pada perang khaibar” (HR. Bukhari 5115, Muslim 1407).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Sabrah bin Ma’bad Al-Juhani Radiyallahu ‘anhu: “berkata:Rasululloh Shallallahu ‘alahi wa sallam memerintahkan kami untuk nikah mut’ah pada waktu fathu makkah saat kami masuk Makkah kemudian beliau melarang kami sebelum kami keluar dari makkah. Dan dalam riwayat lain: Rasululloh bersabda: Wahai sekalian manusia, sesunggunya dahulu saya telah mengizinkan kalian nikah mut’ah dengan wanita. Sekarang Alloh telah mengharamkannya sampai hari kiamat, maka barangsiapa yang memiliki istri dari mut’ah maka hendaklah diceraikan” (HR. Muslim 1406, Ahmad 3/404).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Salamah bin Akhwa Radiyallahu ‘anhu: “berkata:Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan keringanan keringanan untuk mut’ah selama tiga hari pada perang authos kemudian melarangnya” (HR. Muslim 1023).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syubhat dan Jawabannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang berusaha untuk meracuni umat islam dengan nikah mut’ah, mereka membawa beberapa syubhat untuk menjadi tameng dalam mempertahankan tindakan keji mereka, tetapi tameng itu terlalu rapuh. Seandainya bukan karena ini telah mengotori fikiran sebagian pemuda ummat Islam maka kita tidak usah bersusah payah untuk membantahnya. Syubhat tersebut adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran Mereka Yang Menafsirkan bahwa:&lt;br /&gt;Firman Alloh Ta’ala: “Maka apabila kalian menikahi mut’ah diantara mereka (para wanita) maka berikanlah mahar mereka” (QS. An-Nisa: 24).&lt;br /&gt;Juga karena Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam jelas pernah membolehkan nikah mut’ah, padahal beliau tidak mungkin berbicara dengan dasar hawa nafsu akan tetapi berbicara dengan wahyu, dan oleh karena ayat ini adalah satu-satunya ayat yang berhubungan dengan nikah mut’ah maka hal ini menunjukkan akan halalnya nikah mut’ah. (Lihat Al-Mut’ah fil Islam oleh Al-Amili hal 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Atas Syubhat ini adalah:&lt;br /&gt;Memang sebagian ulama’ manafsirkan istamta’tum dengan nikah mut’ah, akan tetapi tafsir yang benar dari ayat ini apabila kalian telah menikahi wanita lalu kalian berjima’ dengan mereka maka berikanlah maharnya sebagaimana sebuah kewajiban atas kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Ath Thabari setelah memaparkan dua tafsir ayat tersebut: Tafsir yang paling benar dari ayat tersebut adalah kalau kalian menikahi wanita lalu kalian berjima’ dengan mereka maka berikanlah maharnya, karena telah datang dalil dari Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam akan haramnya nikah mut’ah. (Tafsir Ath-Thabati 8/175).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Al-Qurthubi: Tidak boleh ayat ini digunakan untuk menghalalkan nikah mut’ah karena Rasululloh Shallallahu ‘alahi wa Sallam telah mengharamkannya. (tafsir Al-Qurthubi 5/132).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau kita menerima bahwa makna dari ayat tersebut adalah nikah mut’ah maka hal itu berlaku di awal Islam sebelum diharamkan. (Al-Qurthubi 5/133, Ibnu Katsir 1/474).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan Pemikiran Pendukung Nikah Mut’ah  Berikutnya adalah:&lt;br /&gt;Hadits Abdullah bin Mas’ud, Jabir bin Abdullah dan Salamah bin Akwa’ diatas menunjukkan bahwa nikah mut’ah halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Jawaban atas Hal ini adalah:&lt;br /&gt;Semua hadits yang menunjukkan halalnya nikah mut’ah telah di mansukh. Hal ini sangat jelas sekali dengan sabda Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, yang artinya: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya dahulu saya telah mengizinkan kalian mut’ah dengan wanita. Sekarang Allah telah mengharamkannya sampai hari kiamat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Bukhari (5117) setelah meriwayatkan hadits Jabir dan Salamah: Ali telah menjelaskan dari Rasululloh bahwa hadits tersebut dimansukh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syubhat Berikutnya adalah:&lt;br /&gt;Sebagian para sahabat masih melakukan nikah mut’ah sepeninggal Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sampai umar melarangnya, sebagaimana disebutkan dalam banyak riwayat, diantaranya:&lt;br /&gt;Dari jabir bin Abdullah berkata: Dahulu kita nikah mut’ah dengan mahar segenggam kurma atau tepung pada masa Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa sallam juga Abu Bakar sampai umar melarangnya.(Muslim 1023).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban bagi Seorang Muslim yang Taat Kepada Alloh Ta’ala:&lt;br /&gt;Riwayat Jabir ini menunjukkan bahwa beliau belum mengetahui terhapusnya kebolehan mut’ah. Berkata Imam Nawawi: Riwayat ini menunjukkan bahwa orang yang masih melakukan nikah mut’ah pada Abu bakar da Umar belum mengetahui terhapusnya hukum tersebut. (Syarah Shahih Muslim 3/555, lihat pula fathul bari, zadul Ma’ad 3/462).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan yang salah dari salah seorang tokoh Nikah Mut’ah kontermporer:&lt;br /&gt;Tidak senua orang mampu untuk menikah untuk selamanya terutama para pemuda karena berbagai sebab, padahal mereka sedang mengalami masa puber dalam hal seksualnya, maka banyaknya godaan pada saat ini sangat memungkinkan mereka untuk terjerumus ke dalam perbuatan zina, oleh karena itu nikah mut’ah adalah solusi agar terhindar dari perbuatan keji itu. (lihat Al-Mut’ah fil Islam oleh husan Yusuf Al-Amili hal 12-14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban atas Syubhat ini adalah:&lt;br /&gt;Ucapan ini salah dari pangkal ujungnya, cukup bagi kita untuk mengatakan tiga hal ini :&lt;br /&gt;Pertama: bahwa mut’ah telah jelas keharamannya, dan sesuatu yang haram tidak pernah di jadikan oleh Allah sebagai obat dan solusi.&lt;br /&gt;Kedua: ucapan ini Cuma melihat solusi dari sisi laki-laki yang sedang menggejolak nafsunya dan tidak memalingkan pandangannya sedikitpun kepada wanita yang dijadikannya sebagai tempat pelampiasan nafsu syahwatnya, lalu apa bedanya antara mut’ah ini dengan pelacuran komersil????&lt;br /&gt;Ketiga: islam telah memberikan solusi tanpa efek samping pada siapapun yaitu pernikahan yang bersifat abadi dan kalau belum mampu maka dengan puasa yang bisa menahan nafsunya, sebagaimana sabda Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, yang artinya: “Wahai para pemuda, barang siapa yang mampu menikah maka hendaklah menikah, karena itu lebih bisa menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan, dan barangsiapa yang tidak mampu maka hendaklah dia berpuasa karena itu bisa menjadi tameng baginya”. (HR. Bukhari 5066, Muslim 1400). Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-3466439489011715160?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/3466439489011715160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/nikah-mutahtanya-kenapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3466439489011715160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/3466439489011715160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/nikah-mutahtanya-kenapa.html' title='Nikah Mut&apos;ah...Tanya Kenapa?'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-1066941201570566274</id><published>2009-01-07T01:26:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T01:39:55.174-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yunani'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Ibnu AL-Farabi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRolqJdrXI/AAAAAAAAADU/ejeot6O_ZSU/s1600-h/imagesal-fa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 74px; height: 96px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRolqJdrXI/AAAAAAAAADU/ejeot6O_ZSU/s320/imagesal-fa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288466858618236274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abū Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Fārābi (870-950, Bahasa Persia: محمد فارابی ) atau Abū Nasir al-Fārābi (dalam beberapa sumber ia dikenal sebagai Muhammad bin Muhammad bin Tarkhan bin Uzalagh al-Farabi), juga dikenal di dunia barat sebagai Alpharabius, Al-Farabi, Farabi, dan Abunasir adalah seorang filsuf Islam yang menjadi salah satu ilmuwan dan filsuf terbaik di zamannya. Ia berasal dari Farab, Kazakhstan. Sampai umur 50, ia tetap tinggal di Kazakhstan. Tetapi kemudian ia pergi ke Baghdad untuk menuntut ilmu di sana selama 20 tahun. Lalu ia pergi ke Alepo (Halib), Suriah untuk mengabdi kepada sang raja di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Farabi adalah seorang komentator filsafat Yunani yang sangat ulung di dunia Islam. Meskipun kemungkinan besar ia tidak bisa berbahasa Yunani, ia mengenal para filsuf Yunani; Plato, Aristoteles dan Plotinus dengan baik. Kontribusinya terletak di berbagai bidang seperti matematika, filosofi, pengobatan, bahkan musik. Al-Farabi telah menulis berbagai buku tentang sosiologi dan sebuah buku penting dalam bidang musik, Kitab al-Musiqa. Ia dapat memainkan dan telah menciptakan bebagai alat musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Farabi muda belajar ilmu-ilmu islam dan musik di Bukhara. Setelah mendapat pendidikan awal, Al_farabi belajar logika kepada orang Kristen Nestorian yang berbahasa Suryani, yaitu Yuhanna ibn Hailan. Pada masa kekhalifahan Al-Muta'did (892-902M), Al-farabi dan Yhanna ibn Hailan pergi ke Baghdad dan Al-farabi unggul dalam ilmu logika. Al-Farabi selanjutnya banyak memberi sumbangsihnya dalam penempaan filsafat baru dalam bahasa Arab. Pada kekahlifahan Al-Muktafi (902-908M) dan awal kekhalifahan Al-Muqtadir (908-932M) Al-farabi dan Ibn Hailan meninggalkan Baghdad menuju Harran. Dari Baghdad Al-Farabi pergi ke Konstantinopel dan tinggal di sana selama dealapan tahun serta mempelajari seluruh silabus filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Farabi dikenal sebagai "guru kedua" setelah Aristoteles. Dia adalah filosof islam pertama yang berupaya menghadapkan, mempertalikan dan sejauh mungkin menyelaraskan filsafat politik Yunani klasik dengan islam serta berupaya membuatnya bisa dimengerti di dalam konteks agama-agama wahyu. Karyanya yang paling terkenal adalah Al-Madinah Al-Fadhilah (Kota atau Negara Utama)yang membahas tetang pencapaian kebahagian melalui kehidupan politik dan hubungan antara rezim yang paling baik menurut pemahaman Plato dengan hukum Ilahiah islam. Filsafat politik Al-Farabi, khususnya gagasannya mengenai penguasa kota utama mencerminkan rasionalisasi ajaran Imamah dalam Syi'ah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-1066941201570566274?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/1066941201570566274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/ibnu-al-farabi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/1066941201570566274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/1066941201570566274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/ibnu-al-farabi.html' title='Ibnu AL-Farabi'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRolqJdrXI/AAAAAAAAADU/ejeot6O_ZSU/s72-c/imagesal-fa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-2425802044123242487</id><published>2009-01-07T01:19:00.000-07:00</published><updated>2009-01-07T01:23:19.429-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pakar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kedokteran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>Ibnu Sina, Bapak Kedokteran Dunia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRmShKMA4I/AAAAAAAAADM/VZrQ5XyWoeg/s1600-h/images.htm"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 77px; height: 104px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRmShKMA4I/AAAAAAAAADM/VZrQ5XyWoeg/s320/images.htm" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288464330764583810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tue, 22 Jan 2008 20:36:44 -0800&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Avicenna, begitu orang-orang Barat memanggil dan menyebut Ibnu Sina,&lt;br /&gt;seorang tokoh Islam abad ke 10 yang terkenal dengan ilmu perobatan dan&lt;br /&gt;kedokterannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang-orang Barat berlaku jujur, tak lengkap rujukan mereka tanpa&lt;br /&gt;menyebut Ibnu Sina. Ibnu Sina telah menjadi bahagian tak terpisahkan&lt;br /&gt;dari perkembangan ilmu kedokteran dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina pernah menulis sebuah buku dengan judul, Al Qanun fi al Tibb.&lt;br /&gt;Sebuah buku tentang ilmu kedokteran yang menjadi rujukan banyak ilmuwan.&lt;br /&gt;Orang Barat menyebut buku ini dengan sebutan "The Canon", entah karena&lt;br /&gt;kehebatan buku ini atau pindahan kata dari Al Qanun, tapi yang jelas,&lt;br /&gt;buku ini sangat dahsyat pada zamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ali al Husain ibn Abdallah ibn Sina, itulah nama lengkap Ibnu Sina.&lt;br /&gt;Ia lahir di Afsana, sebuah kota kecil dekat dengan kota Bukhara, tempat&lt;br /&gt;asal ahli hadits ternama Bukhari, pada tahun 981. Ibnu Sina, saat&lt;br /&gt;berumur sepuluh tahun, ia sudah hafal AL Qur'an dan sudah pula belajar&lt;br /&gt;tentang ilmu kedokteran. Entah kenapa, banyak tokoh Islam ternama&lt;br /&gt;berhasil menghafalkan Al Qur'an saat usianya sepuluh tahun. Mungkin bagi&lt;br /&gt;mereka umur 10 tahun lebih penting keadaannya berbanding 17 tahun&lt;br /&gt;seperti saat ini. Karena saat sepuluh tahun itulah angka umur mereka&lt;br /&gt;bertambah satu digit lagi. mungkin sampai wafat nanti, umur mereka tak&lt;br /&gt;sampai bertambah satu digit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya belajar ilmu kedoktoran, di usianya yang masih sangat belia&lt;br /&gt;itu ia juga belajar tentang logika dari gurunya Abu Abdallah Natili,&lt;br /&gt;seorang filosof terkenal zaman itu. Ibnu Sina benar-benar mengagumkan,&lt;br /&gt;sangat muda, tapi sangat berbakat. Ia menunjukkan minat dan keahliannya&lt;br /&gt;di bidang-bidang yang ia tekuni. Seorang remaja dengan pengetahuan&lt;br /&gt;kedokteran yang tinggi serta kedalaman ilmu agama, begitu kalangan&lt;br /&gt;sekitar mengenal Ibnu Sina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat usianya mencecah tujuh belas tahun, Allah memberinya jalan&lt;br /&gt;yang tak pernah ia duga sebelumnya. Ibnu Sina berhasil menyembuhkan&lt;br /&gt;penyakit raja Bukhara saat itu, Nooh ibn Mansoor. Ini benar-benar&lt;br /&gt;karomah Allah, sebab banyak tabib dan ahli tak berhasil meyembuhkan&lt;br /&gt;penyakit sang raja sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penghargaan sang raja meminta Ibnu Sina menetap di istana,&lt;br /&gt;paling tidak untuk sementara selama sang raja dalam proses penyembuhan.&lt;br /&gt;Tapi Ibnu Sina menolaknya dengan halus, sebagai gantinya ia hanya&lt;br /&gt;meminta izin untuk mengunjungi sebuah perpustakaan kerajaan yang kuno&lt;br /&gt;dan antik. Siapa sangka, dari sanalah ilmunya yang luas ditambah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina selain terkenal sebagai orang yang ahli dalam ilmu agama dan&lt;br /&gt;kedokteran, ia juga ahli matematika. Tak hanya itu, ia pun seorang&lt;br /&gt;filosof sekaligus ahli di bidang astronomi, juga seorang pustakawan dan&lt;br /&gt;ahli psikatri yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina juga terkenal sebagai seorang pengembara. Setelah kematian&lt;br /&gt;ayahnya ia mulai berkelana, menyebarkan ilmu dan mencari ilmu yang baru.&lt;br /&gt;Tempat pertama yang menjadi tujuannya setelah hari duka itu adalah&lt;br /&gt;Jurjan, sebuah kota di Timur Tengah. Di sinilah ia bertemu dengan&lt;br /&gt;seorang sastrawan dan ulama besar Abu Raihan Al Biruni. Al Biruni,&lt;br /&gt;adalah guru baru dengan ilmu yang baru pula bagi Ibnu Sina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Jurjan dan Al Biruni, tak lama Ibnu Sina melanjutkan lagi Tour&lt;br /&gt;of Dutynya. Rayy dan Hamadan adalah kota selanjutnya, sebuah kota dimana&lt;br /&gt;karyanya yang spektakular The Canon mulai dituliskan. Di tempat ini pula&lt;br /&gt;Ibnu Sina banyak berjasa, terutama pada raja Hamadan. Seakan tak pernah&lt;br /&gt;lelah, ia melanjutkan lagi pengembaraannya, kali ini daerah Iran menjadi&lt;br /&gt;tujuannya. Di sepanjang jalan yang dilaluinya itu, banyak lahir&lt;br /&gt;karya-karya besar yang memberikan manfaat besar pada dunia ilmu&lt;br /&gt;kedokteran khususnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berlebihan sebetulnya Ibnu Sina mendapat julukan Bapa Kedoktoran&lt;br /&gt;Dunia. Karena selain perkembang dunia perubatan awal tak bisa terlepas&lt;br /&gt;dari nama besar Ibnu Sina, ia juga banyak menyumbangkan karya-karya asli&lt;br /&gt;dalam dunia kedoktoran. Dalam The Canon misalnya, ia menulis&lt;br /&gt;eksiklopedia dengan jumlah jutaan item tentang pengobatan dan&lt;br /&gt;obat-obatan. Ia juga adalah orang yang memperkenalkan penyembuhan secara&lt;br /&gt;sistematis, dan ini dijadikan rujukan selama tujuh abad lamanya.&lt;br /&gt;Begitulah contoh jika ilmu-ilmu Allah dipelajari dan diamalkan dengan&lt;br /&gt;benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina pula yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia&lt;br /&gt;secara lengkap untuk pertema kalinya. Dan dari sana ia berkesimpulan&lt;br /&gt;bahwa, setiap bagian tubuh manusia, dari ujung rambut hingga ujung kaki&lt;br /&gt;kuku saling berhubungan. Lebih khusus lagi, ia mengenalkan dunia&lt;br /&gt;kedoktoran pada ilmu yang sekarang diberi nama pathology dan farma, yang&lt;br /&gt;menjadi bagian penting dari ilmu kedoktoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, Ibnu Sina benar-benar luar biasa. Selain ilmu dan karya&lt;br /&gt;yang telah disebutkan di atas ternyata masih banyak lagi yang tersisa,&lt;br /&gt;dan semuanya penting serta vital pula. Ia adalah orang yang pertama kali&lt;br /&gt;merumuskan, bahwa kesehatan fisik dan kesehatan jiwa ada kaitan dan&lt;br /&gt;saling mendukung. Ia juga orang yang pertama kali mengatakan dan&lt;br /&gt;memisah-misah seluruh bahagian dari mata. Maka kalau kita sekarang&lt;br /&gt;mengenal kornea, pupil, retina, lensa optik dan setiap bagian dari mata,&lt;br /&gt;seharusnya kita berterima kasih pada Ibnu Sina. Pendeknya, karya Ibnu&lt;br /&gt;Sina, The Canon telah menjadi "kitab suci" dalam dunia kedoktoran sampai&lt;br /&gt;saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain The Canon, ada satu lagi kitab karya Ibnu Sina yang tak kalah&lt;br /&gt;dahsyatnya pula. Ibnu Sina's Kitab As Sifa, begitu judulnya. Sebuah&lt;br /&gt;kitab tentang cara-cara pengobatan sekaligus obatnya. Kita ini di dunia&lt;br /&gt;ilmu kedoktoran menjadi semacam ensiklopedia filosopi dunia kedoktoran.&lt;br /&gt;Dalam bahasan latin, kitab ini di kenal dengan nama "Sanatio".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini hampir sepuluh abad sudah Ibnu Sina meninggalkan kita, tapi ilmu&lt;br /&gt;dan karyanya sampai sekarang masih berguna. Kita generasi muda Islam,&lt;br /&gt;tak cukup hanya bangga mempunyai Ibnu Sina, tapi bagaimana kita menjadi&lt;br /&gt;Ibnu Sina muda yang jadi acuan dunia dan meninggikan kalimat Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina memang telah meninggalkan kita sejak tahun 1073 lalu, di kota&lt;br /&gt;yang dicintainya, Hamadan. Tapi sebenarnya ia masih menemani dan&lt;br /&gt;membimbing kita, khususnya orang-orang yang menekuni dunia kedoktoran.&lt;br /&gt;Kelak jika kita diberi kesempatan Allah berkunjung ke Paris, pasti kita&lt;br /&gt;akan temui foto Ibnu Sina terpampang dengan gagah di gedung fakulti&lt;br /&gt;kedokteran yang megah. Semoga Allah merahmatinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;Arif Tirto Aji&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-2425802044123242487?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/2425802044123242487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/ibnu-sina-bapak-kedokteran-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/2425802044123242487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/2425802044123242487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/ibnu-sina-bapak-kedokteran-dunia.html' title='Ibnu Sina, Bapak Kedokteran Dunia'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWRmShKMA4I/AAAAAAAAADM/VZrQ5XyWoeg/s72-c/images.htm' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-7149443421150547110</id><published>2009-01-06T04:37:00.000-07:00</published><updated>2009-01-06T04:42:02.990-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TPL'/><title type='text'>Rumah Produksi Film di Jepang Belajar Islam</title><content type='html'>Tokyo, Perusahaan Rumah Produksi terbesar di Jepang meminta maaf terhadap umat Islam atas penggunaan ayat suci Al Qur’an tidak pada tempatnya, dalam sebuah serial film kartun yang dibuat dari salah satu komik anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan juga, bahwa mereka berjanji dengan sungguh untuk mempelajari Islam, sehingga kejadian seperti itu tidak terulang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serial kartun terkenal “Jojo’s Bizarre Adventure” yang dinukil dari sebuah novel anak-anak, salah satu tayangannya adalah, seseorang yang digambarkan jahat sedang membaca Al Qur’an dan memerintahkan untuk membunuh tokoh kartun dan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan film tersebut mengundang protes keras secara serempak di seluruh dunia Islam. Penentangan itu terlihat di lebih dari tiga ratus situs internet Bangsa Arab dan Dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Hamid Al Athrasy, Ketua Lajnah Fatwa di Al Azhar Asy Syarif Cairo, menyanyangkan ketidak hati-hatian pembuatan film yang mengaitkan antara Al Qur’an dengan tindak kekerasan, ia berkomentar: “Film kartun produksi di Jepan itu menggambarkan bahwa umat Islam teroris.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak Disengaja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah produksi film ini mengatakan perihal penggunaan Al Qur’an dalam film ini, “Bahwa tayangan bernada permusuhan ini tidak disengaja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan dalam pernyataan yang dilansir di situsnya, bawah “Kami mengungkapkan permintaan maaf yang tulus terhadap umat Islam atas kejadian ini, dan kami berjanji akan benar-benar mempelajari Islam dan umat Islam, sehingga kami terhindar dari pemberian pemikiran dan opini yang bertentangan dengan Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai langkah serius menolak kejadian seperti di atas, rumah produksi dan perusahaan produksi kartun memberhentikan novel-novel, kartun-kartun, dan film-film vidio yang menayangkan gambar-gambar yang menjelekkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru bicara atas nama Rumah Produksi mengatakan: “Rumah Produksi telah mengambil langkah pengunduran diri atau menarik kerjasama dengan siapa saja yang menggunakan label-label Al qur’an yang tidak benar, dan kami akan antisipasi hal-hal yang dianggap suci bagi pemeluk agama, dengan bersikap lebih hati-hati lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang sendiri Film kartun “Jojo’s Bizarre Adventure” telah terjual lebih dari tujuh puluh juta keping VCD. Padahal serial kartun ini mendapat sambutan di belahan dunia lainnya, seperti di Amerika Utara, Eropa dan Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tidak ada lagi kesengajaan menodai agama, apapun agama itu, dengan dalih kebebasan berekspresi dan berpendapat, serta atas nama hak asasi. Sebab, Agama adalah control social masyarakat dan pengarah kehidupan manusia, jika sudah dilecehkan, kemana lagi akan dicari pegangan hidup manusia?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-7149443421150547110?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/7149443421150547110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/rumah-produksi-film-di-jepang-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/7149443421150547110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/7149443421150547110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/rumah-produksi-film-di-jepang-belajar.html' title='Rumah Produksi Film di Jepang Belajar Islam'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-761698213425315451</id><published>2009-01-06T04:14:00.000-07:00</published><updated>2009-01-06T04:18:41.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><title type='text'>Cara Mengambil Keputusan dalam memecahkan masalah Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWM98Akh7TI/AAAAAAAAAC8/h7nnZ7vV5jQ/s1600-h/cara%2Bmemecahkan%2Bmasalah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 81px; height: 97px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWM98Akh7TI/AAAAAAAAAC8/h7nnZ7vV5jQ/s320/cara%2Bmemecahkan%2Bmasalah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288138488617758002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan Sehari-hari kita sering kali dihadapkan dengan suatu permasalahan baik itu masalah pribadi, masalah keluarga, masalah cinta, masalah dunia dan berbagai masalah lainnya yang tentu saja antar satu orang dengan yang lainnya menemui masalah yang berbeda-beda. Dengan adanya masalah ini kita dituntun untuk memberikan dan mengeluarkan suatu keputusan agar kita bisa keluar dari permasalahan tersebut. Apa pun keputusan yang diambil oleh seseorang pasti memiliki makna penting dan nilai tersendiri bagi pemegang keputusan, baik bagi orang lain maupun terhadap diri sendiri. Sebagaimana yang kerap kita saksikan, setiap keputusan pemimpin sangat ditunggu-tunggu berbagai kalangan dengan intensi dan kepentingan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecil atau pun besar volume kelompok yang dipimpinnya, keputusan pemimpin sangatlah berarti, serius, serta berpengaruh besar dan luas. Kenyataan ini memberikan sekelebatan indikasi bahwa keputusan harus diambil tidak saja dengan hati-hati, tapi juga tegas dan diputuskan dengan berani dalam keadaan sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal yang dibedakan berdasarkan prosesnya, yakni memecahkan masalah (problem solving) dan membuat keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua hal diatas tidak jarang orang memandangnya sama, dan kedua hal itu dianggap saling berkaitan. Padahal keduanya memiliki definisi yang berbeda. Pemecahan masalah merupakan serangkaian aktivitas manusia dalam menjalani kehidupannya. Aktivitas hidup tersebut meliputi berbagai sendi atau aspek, baik menyangkut hubungan antarpribadi, pekerjaan, maupun kehidupan sosial secara lebih luas.&lt;br /&gt;Dan Semua aktivitas bertujuan untuk mencapai dalam peningkatan kualitas manusia yang bersifat kontinu atau berkelanjutan. Menjadi seorang Manusia kita dituntut harus selalu kreatif saat memecahkan masalah yang dijumpai dalam keseharian hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Ada empat hal penting yang patut dimiliki seseorang agar mampu melampaui proses pemecahan masalah dengan baik yaitu:&lt;br /&gt;Pertama, pemahaman terhadap masalah yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;Kedua, menguasai strategi pemecahan yang jitu.&lt;br /&gt;Ketiga, memiliki kemampuan dan keterampilan yang teruji, dan&lt;br /&gt;keempat, mengenali rintangan demi rintangan yang harus dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Secara garis besar, pendekatan kreatif dalam problem solving terbagi atas tiga bagian&lt;br /&gt;1. Proses inventarisasi sebagai bagian pertama,&lt;br /&gt;2. identifikasi masalah,&lt;br /&gt;3. proses pemecahan dan penerapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga informasi ini bisa bermanfaat dan membuat kita dapat mengambil keputusan yang nantinya tidak merugikan orang lain atau kita sendiri dan semoga kita mampu untuk mengalami proses dalam menghadapi masalah yang ada...........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-761698213425315451?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/761698213425315451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/cara-mengambil-keputusan-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/761698213425315451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/761698213425315451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/cara-mengambil-keputusan-dalam.html' title='Cara Mengambil Keputusan dalam memecahkan masalah Kehidupan'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SWM98Akh7TI/AAAAAAAAAC8/h7nnZ7vV5jQ/s72-c/cara%2Bmemecahkan%2Bmasalah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-4379075724654466903</id><published>2009-01-06T03:26:00.000-07:00</published><updated>2009-01-06T03:32:34.350-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Filsafat Bolak-Balik</title><content type='html'>Sepertinya bukan filsafat, mungkin orang Jawa akan lebih suka menyebutnya dengan gothak-gathuk mathuk. Tapi apa pun istilahnya, mungkin hal ini dapat digunakan sebagai bahan renungan sebelum tidur. Berikut petikannya yang saya ambil dari milis KPP-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Filsafat Bolak-Balik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih muda, korbankan kesehatan cari harta.&lt;br /&gt;Sudah tua, korbankan harta cari kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena harta, orang asing menjadi seperti saudara.&lt;br /&gt;Karena harta, saudara menjadi seperti orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kaya mampu beli ranjang enak,&lt;br /&gt;tapi gak bisa tidur enak (stress...euiii)&lt;br /&gt;Orang miskin gak mampu beli ranjang enak,&lt;br /&gt;tapi bisa tidur enak (capek jadi kuli...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kaya punya duit buat foya-foya,&lt;br /&gt;tapi gak punya waktu.&lt;br /&gt;Orang miskin punya waktu buat foya-foya,&lt;br /&gt;tapi gak punya duit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih muda, pengen jadi kaya biar nikmatin kekayaan,&lt;br /&gt;Udah kaya, gak punya waktu buat nikmatin kekayaan.&lt;br /&gt;Sekali punya waktu buat nikmatin kekayaan,&lt;br /&gt;udah keburu tua gak ada tenaga...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah dan nikmati apa yang sudah kita dapat !!&lt;br /&gt;&lt;a href="http://google.com"&gt;&lt;br /&gt;(sumber : milis KPP-Indonesia)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-4379075724654466903?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/4379075724654466903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/filsafat-bolak-balik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4379075724654466903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/4379075724654466903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/filsafat-bolak-balik.html' title='Filsafat Bolak-Balik'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-6545881928953126371</id><published>2009-01-06T03:21:00.000-07:00</published><updated>2009-01-06T03:32:45.424-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Betapa Beratnya Sholat</title><content type='html'>Untuk melakukan sholat tidak sampai 5 menit sudah selesai atau paling lama 10 menit, namun kenapa untuk melakukannya terasa sangat berat, seperti ada yang “menggondeli” lutut saya ini. Padahal menghadap laptop, saya kuat berjam-jam hanya untuk nge-blog, browsing, atau chatting, bahkan kalau tidak ingat kewajiban sebagai suami, saya pun kuat untuk tidak “ketemu” isteri saya, ha,.. ha,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan saya yang menuntut harus tinggal jauh dari isteri terkadang membuat saya ingin berbuat semaunya sendiri, termasuk berlama-lama di depan laptop dan hampir selalu “lupa” kewajiban terhadap sang Khalik (pencipta alam). Di tempat kost yang kebetulan saya diizinkan tinggal di rumah dinas bersama bos saya, tidak ada yang “berani” “ngarohi” (mengingatkan) akan kewajiban ini, termasuk bos saya yang kebetulan satu angkatan, mungkin beliau sungkan terhadap saya. Pikir beliau, masak sudah “daplok” (sudah tua) masih harus diberitahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun terkadang saya merasa “ewuh” (sungkan) terhadap bos saya sehingga suatu saat saya kadang-kadang menjadi rajin sholat walaupun masih sering tidak tepat waktu. Sudah mau sholat saja sudah bagus, kok, kalau pun masih terlambat atau tidak tepat waktu, ya dimaklumi saja, he he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula jika pulang ke rumah pada hari Minggu (libur), saya sering mendapat teguran dari isteri jika tidak mengerjakan sholat, ya akhirnya jadi “agak” rajin sholat. Takut anak-anak kami mencontoh kelakuan saya yang tidak mengerjakan sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun awalnya dari rasa ewuh dan sungkan, semoga sholat saya menjadi lebih baik dari yang kemarin-kemarin, mohon doanya saja dari pengunjung. Namun doa saja dari pengunjung tidak akan berarti apa-apa jika saya sendiri tidak mau berusaha, he he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya sendiri bukan ahli sholat, tidak ada salahnya untuk memberikan tips agar tidak malas untuk mengerjakannya. Jika ada yang kurang pas, mohon para pengunjung untuk dapat menambahkan pada kolom komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut tips-tips agar rajin sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Setiap kali waktu sholat tiba, segera ambil air wudhu dan dilanjutkan dengan sholat&lt;br /&gt;    * Jika memungkinkan, pergilah ke masjid untuk berjamaah dan ini akan menghilangkan rasa malas untuk sholat.&lt;br /&gt;    * Jika harus kost atau kontrak rumah karena tuntutan pekerjaan, carilah tempat kost atau kontrak rumah yang lokasinya berdekatan dengan masjid dan carilah pemilik kost atau teman kost yang rajin atau taat beribadah, setidaknya seperti bos saya yang rajin sholat.&lt;br /&gt;    * Pandai-pandailah mengatur jadual kegiatan sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu waktu sholat.&lt;br /&gt;    * Tanamkan dalam hati bahwa sholat itu kebutuhan untuk rohani bukan kewajiban seperti kebutuhan akan makan dan minum untuk jasmani kita.&lt;br /&gt;    * Terakhir, berdoalah kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk selalu  mengerjakan sholat pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Dari Lain2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-6545881928953126371?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/6545881928953126371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/betapa-beratnya-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6545881928953126371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/6545881928953126371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/betapa-beratnya-sholat.html' title='Betapa Beratnya Sholat'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-9140043822382441329</id><published>2009-01-05T01:14:00.000-07:00</published><updated>2009-01-05T01:17:42.904-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Membangun Sebuah Hegemoni di Tengah Anarki</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Satu nusa…satu bangsa…satu bahasa kita…Tanah Air pasti jaya…untuk slama-lamanya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Itulah sebait lagu satu nusa satu bangsa yang menunjukkan kepada kita besarnya semangat dan cita-cita pemuda dalam masa pergerakan untuk mewujudkan sebuah negara bernama Indonesia yang bersatu. Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Keabsahan slogan ini tidak terbantahkan karena mau tidak mau, sanggup tidak sanggup, pemudalah yang akan menggantikan kedudukan generasi-generasi sebelumnya dalam membangun bangsa.&lt;br /&gt; Islam secara jelas telah mengatakan dalam kitab suci Alqur’anulkarim “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menciptakan (kamu) sesudah itu lemah (kembali) dan berubah. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS : Ar-Ruum 30 : 54).&lt;br /&gt; Merujuk pada ayat di atas Islam mengkategorikan 3 fase kehidupan manusia pertama yaitu keadaan yang lemah (fase anak-anak) kemudian keadaan kuat (fase pemuda) dan yang terakhir kembali kepada keadaan lemah (fase Tua). Secara langsung Islam telah mengatakan, bahwa dalam setiap perubahan dan juga proses beragama, berbangsa dan bernegara pemuda selalu memegang peranan penting dan selalu menjadi leading sector. Jika kita berkaca pada sejarah justru kaum mudalah yang pertama kali mempersatukan bangsa Indonesia tercinta ini, Tercatat paling tidak ada 3 peristiwa penting dalam perjalanan bangsa ini. Yang pertama adalah dengan lahirnya organisasi nasional pertama yaitu Boedi Utomo pada 20 Mei 1908, yang kedua dengan ditandainya Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan  Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.&lt;br /&gt; Dari peristiwa-peristiwa di atas secara mutlak harus diakui kalau pemudalah yang selalu memegang peran dalam setiap proses perubahan. Karena sebuah bait lama mengatakan “Tidak akan ada suatu Bangsa jika tidak ada suatu perubahan, tidak akan ada suatu perubahan jika tidak ada pemuda-pemuda ksatria dan bukanlah pemuda-pemuda ksatria jika tak mempunyai akhlak yang mulia”. &lt;br /&gt; Namun perubahan zaman dari masa kemasa kinipun harus memaksa proses adaptasi pemuda dalam setiap langkah perjuangannya. Bahkan tak jarang kini Demonstrasi merupakan senjata utama bagi pemuda terutama Mahasiswa untuk menyuarakan pendapatnya, tanggapan positif dan juga negatifpun merupakan resiko yang harus dialami Mahasiswa pada saat ini dan tak jarang pula terkadang makian, sumpah serapah menjadi sarapan jiwa yang tak diinginkan!. Tapi ada satu pertanyaan kami kaum pemuda kepada rakyat maupun elite politik bangsa ini, takkah kalian berfikir apa, kenapa dan bagaimana kami bisa melakukan ini semua…?  &lt;br /&gt;1. Merupakan Keterpaksaan&lt;br /&gt; Ketika kita berangkat dari sebuah peristiwa maka pasti ada sebuah alasan yang menjadi faktor peristiwa tersebut . Karena pada realitanya tak ada sebuah asap jika tak ada apinya! Konsep ini sama persis dengan  yang dialami pemuda Mahasiswa saat ini. Sebuah demonstrasi takkan pernah ada jikalau proses Birokrasi elite politik kita tidak dipersulit dan bertele-tele, saat para wakil rakyat bangsa ini benar-benar mau mendengar jeritan rakyat yang selalu menjadi motivasi kami dalam berdemonstrasi dan saat kampung halaman kami tak digadaikan kepada para Investor yang selalu merusak tatanan kehidupan alam dan sosial kami. &lt;br /&gt;2. Menciptakan Sebuah Hegemoni di Tengah Anarki&lt;br /&gt; Tak pernah disangkal jika demonstrasi tak jarang menghasilkan sebuah tindakan anarki. Namun ada beberapa faktor pada dasarnya yang melatar belakangi hal ini. pertama adalah kehadiran aparat keamanan yang terkadang membuat emosional pendemo meningkat dan berpotensi menjadi sebuah pemicu tindakan anarki, kedua adalah sarana media cetak maupun televisi menjadikannya sebuah alat komunikasi yang paling efekitf saat ini untuk berkomunikasi kepada para wakil rakyat yang senantiasa duduk disinggasana sehingga hal ini pula yang menjadi pilihan anarki harus dilakukan, karena harus diakui atau tidak, hal-hal yang berbau kekerasan merupakan berita yang selalu menjadi Headline bagi media manapun ditanah air ini.&lt;br /&gt; Pada esensinya Hegemoni (isi isu) dalam Anarkism Demonstration (Demonstasi Anarki) itulah yang menjadi faktor pendorong mengapa sebuah demonstrasi saat ini harus dilakukan oleh para pemuda yang dalam hal ini Mahasiswa. Walaupun sebenarnya harus kami akui sangat bertentangan dengan aspek Intelektual yang selalu melekat pada diri kami, namun semua adalah pilihan yang tetap harus dipilih antara beraspirasi dengan Khusnul Khatimah tapi tak didengar atau beraspirasi dengan demonstrasi yang lebih didengar namun menuai kontroversi. &lt;br /&gt; Namun semua mampu berubah dan mungkin begitu juga dengan proses Birokrasi Eksklusif Pemerintah kita saat ini. Salam pemuda...!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-9140043822382441329?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/9140043822382441329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/membangun-sebuah-hegemoni-di-tengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/9140043822382441329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/9140043822382441329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/membangun-sebuah-hegemoni-di-tengah.html' title='Membangun Sebuah Hegemoni di Tengah Anarki'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-910006056928894799</id><published>2009-01-05T01:03:00.000-07:00</published><updated>2009-01-05T01:05:00.612-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Apa Itu Syariah Islam....?</title><content type='html'>Syariat Islam adalah ajaran Islam yang membicarakan amal manusia baik sebagai makluk ciptaan Allah maupun hamba Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan susunan tertib Syari'at, Al Quran Surat Al Ahzab ayat 36 mengajarkan bahwa sekiranya Allah dan RasulNya sudah memutuskan suatu perkara, maka umat Islam tidak diperkenankan mengambil ketentuan lain. Oleh sebab itu secara implisit dapat dipahami bahwa jika terdapat suatu perkara yang Allah dan RasulNya belum menetapkan ketentuannya maka umat Islam dapat menentukan sendiri ketetapannya itu. Pemahaman makna ini didukung oleh ayat dalam Surat Al Maidah QS 5:101 yang menyatakan bahwa hal-hal yang tidak dijelaskan ketentuannya sudah dimaafkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian perkara yang dihadapi umat Islam dalam menjalani hidup beribadahnya kepada Allah itu dapat disederhanakan dalam dua kategori, yaitu apa yang disebut sebagai perkara yang termasuk dalam kategori Asas Syara' dan perkara yang masuk dalam kategori Furu' Syara'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Asas Syara'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu perkara yang sudah ada dan jelas ketentuannya dalam Al Quran atau Al Hadits. Kedudukannya sebagai Pokok Syari'at Islam dimana Al Quran itu Asas Pertama Syara' dan Al Hadits itu Asas Kedua Syara'. Sifatnya, pada dasarnya mengikat umat Islam seluruh dunia dimanapun berada, sejak kerasulan Nabi Muhammad saw hingga akhir zaman, kecuali dalam keadaan darurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan darurat dalam istilah agama Islam diartikan sebagai suatu keadaan yang memungkinkan umat Islam tidak mentaati syari'at Islam, ialah keadaan yang terpaksa atau dalam keadaan yang membahayakan diri secara lahir dan batin, dan keadaan tersebut tidak diduga sebelumnya atau tidak diinginkan sebelumnya, demikian pula dalam memanfaatkan keadaan tersebut tidak berlebihan. Jika keadaan darurat itu berakhir maka segera kembali kepada ketentuan syari'at yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Furu' Syara'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu perkara yang tidak ada atau tidak jelas ketentuannya dalam Al Quran dan Al Hadist. Kedudukannya sebaga Cabang Syari'at Islam. Sifatnya pada dasarnya tidak mengikat seluruh umat Islam di dunia kecuali diterima Ulil Amri setempat menerima sebagai peraturan / perundangan yang berlaku dalam wilayah kekuasaanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-910006056928894799?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/910006056928894799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/apa-itu-syariah-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/910006056928894799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/910006056928894799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/apa-itu-syariah-islam.html' title='Apa Itu Syariah Islam....?'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8196433303400915534</id><published>2009-01-04T19:17:00.000-07:00</published><updated>2009-01-04T19:38:26.797-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Jual Pendidikan dengan UU BHP...?</title><content type='html'>Kapitalisme ternyata sudah merambah kemana-mana, ke semua aspek kehidupan. Kemarin telah disyahkan Rancangan Undang-undang Badan Hukum Pendidikan oleh DPR, yang ditentang oleh berbagai kelangan termasuk mendiknas sendiri. Lalu apa yang menjadi penyebab penolakan UU BHP ini? kalo kita baca isi draft RUU nya, bisa ditarik kesimpulan bahwa  satuan pendidikan (Sekolah, PT) yang nantinya sudah di-BHP-kan akan seperti layaknya perusahaan yang orientasinya pada keuntungan, jadi pendidikan itu didagangkan, kalo dagang kan pasti cari untung. coba perhatikan salah satu isi UU ini :&lt;br /&gt;Pasal 4 ayat 1:&lt;br /&gt;   Dalam pengelolaan dana secara mandiri, BHP didasarkan pada prinsip&lt;br /&gt;nirlaba, yaitu prinsip kegiatan yang tujuan utamanya bukan mencari sisa&lt;br /&gt;lebih, sehingga apabila timbul sisa lebih hasil usaha dari kegiatan BHP,&lt;br /&gt;maka seluruh sisa lebih hasil kegiatan tersebut harus ditanamkan kembali&lt;br /&gt;ke dalam BHP untuk meningkatkan kapasitas dan/atau mutu layanan&lt;br /&gt;pendidikan.&lt;br /&gt;   Meskipun disitu disebutkan bahwa sisa hasil keuntungan dikembalikan untuk peningkatan mutu layanan namun sepertinya mengadung kelemahan, biasanya sisa keuntungan itu ya dibagi-bagi bukan untuk meningkatan mutu. Di samping itu yang sangat ditentang adalah adanya kewenangan pihak sekolah untuk memungut biaya lebih besar lagi dari masyarakat, kalo ini terjadi ya yang bisa sekolah pastilah orang yang berduit sedangkan dalam undang undang dasar disebutkan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh negara karena memang itu tugas negara.&lt;br /&gt;So mau gimana lagi, untuk bisa pintar itu sussah… di negeri ini, kapitalisme itu ternyata menyengsarakan, ada alternatif ga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.kompas.com/kompas-cetak/0709/07/opini/3798635.htm&lt;br /&gt;Menolak RUU BHP&lt;br /&gt;Darmaningtyas&lt;br /&gt;   Departemen Pendidikan Nasional dan DPR tengah menggodok Rancangan&lt;br /&gt;Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan dan ditargetkan dapat disahkan&lt;br /&gt;menjadi undang-undang tahun 2007 ini. RUU BHP diinisiasi sejak&lt;br /&gt;2003, tetapi sampai sekarang belum disahkan. Ini membuktikan bahwa&lt;br /&gt;RUU BHP sangat problematik dan tidak layak disahkan menjadi&lt;br /&gt;undang-undang.&lt;br /&gt;   Draf RUU BHP yang terakhir (22 Agustus 2007) sudah lebih baik&lt;br /&gt;karena ada penegasan tentang tanggung jawab pendanaan dari&lt;br /&gt;pemerintah sebagaimana diatur dalam Pasal 31 UUD 1945, tetapi&lt;br /&gt;sifatnya setengah-setengah karena muncul rumusan "…minimal 60 persen&lt;br /&gt;dari kumulasi biaya operasi, biaya investasi, beasiswa, dan bantuan&lt;br /&gt;biaya pendidikan bagi peserta didik pada BHP tersebut" (Pasal 23&lt;br /&gt;Ayat 4). Adapun Pasal 23 Ayat 5 membatasi partisipasi masyarakat&lt;br /&gt;dalam pendanaan pendidikan maksimal 20 persen dari biaya&lt;br /&gt;operasional satuan pendidikan pada BHP.&lt;br /&gt;Munculnya Pasal 23 Ayat 4 itu merespons kritik bahwa RUU BHP adalah&lt;br /&gt;upaya pemerintah melepaskan tanggung jawab pendanaan pendidikan.&lt;br /&gt;Hanya saja, meresponsnya setengah hati. Ayat 5 menunjukkan adanya&lt;br /&gt;kemauan politik dari pemerintah dan pemerintah daerah untuk menekan&lt;br /&gt;pungutan-pungutan biaya pendidikan yang dikeluhkan oleh masyarakat&lt;br /&gt;selama ini. Namun, ini sekaligus menjadi bumerang bagi BHP yang&lt;br /&gt;diselenggarakan masyarakat (baca: sekolah swasta) ketika dalam&lt;br /&gt;praktiknya pemerintah hanya memberikan 60 persen dari total biaya&lt;br /&gt;operasional sekolah, sedangkan masyarakat hanya boleh membayar&lt;br /&gt;maksimal 20 persen. Bagaimana sekolah tersebut harus menutup&lt;br /&gt;kekurangan biaya operasional yang 20 persen?&lt;br /&gt;Sebuah UU yang mengatur hak dan kewajiban bagi warga dan negara&lt;br /&gt;haruslah jelas agar mudah diimplementasikan dan tak multitafsir.&lt;br /&gt;Apalagi UU yang mengatur masalah pendidikan harus jelas arasnya,&lt;br /&gt;yaitu Kovenan Ecosoc PBB dan Pembukaan UUD 1945, bahwa pendidikan&lt;br /&gt;itu merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap warga dan tugas&lt;br /&gt;negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.&lt;br /&gt;Ketidakjelasan tanggung jawab negara itu juga terlihat dalam hal&lt;br /&gt;penyediaan tenaga guru dan dosen. Pasal 29 Ayat 1-4 hanya mengatur&lt;br /&gt;status karyawan BHP yang terdiri atas pendidik, tenaga kependidikan&lt;br /&gt;lainnya, dan tenaga penunjang; yang pengangkatan/pemberhentiannya&lt;br /&gt;oleh BHP berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.&lt;br /&gt;Adapun Pasal 30 Ayat 1 dan 2 hanya mengatur status PNS yang dapat&lt;br /&gt;menjadi karyawan BHP dengan status PNS yang dipekerjakan. Kedua&lt;br /&gt;pasal sama sekali tidak mengatur secara jelas tanggung jawab negara&lt;br /&gt;dalam penyediaan tenaga pendidik (guru dan dosen) serta&lt;br /&gt;kependidikan bagi semua sekolah.&lt;br /&gt;Meliberalisasi pendidikan&lt;br /&gt;Selain mencerminkan tanggung jawab negara yang setengah hati, RUU&lt;br /&gt;BHP ini juga melegitimasi liberalisasi pendidikan. Hal itu terlihat&lt;br /&gt;jelas pada Pasal 8 Ayat 1 dan 2 yang memperbolehkan lembaga&lt;br /&gt;pendidikan asing yang telah terakreditasi mengadakan pendidikan di&lt;br /&gt;Indonesia dengan menyediakan biaya penyelenggaraan satuan&lt;br /&gt;pendidikan maksimal 49 persen dari kebutuhan penyelenggaraan satuan&lt;br /&gt;pendidikan. Pasal ini melegitimasi Peraturan Presiden Nomor 76 dan&lt;br /&gt;77 Tahun 2007 tentang sektor-sektor yang tertutup dan terbuka untuk&lt;br /&gt;penanaman modal asing (PMA), yang salah satunya adalah sektor&lt;br /&gt;pendidikan, termasuk pendidikan dasar dan menengah dengan&lt;br /&gt;kepemilikan maksimal 49 persen. RUU BHP ini juga mengukuhkan&lt;br /&gt;keberadaan perguruan tinggi badan hukum milik negara (PT BHMN) yang&lt;br /&gt;sekarang dampak kemahalannya sudah dirasakan secara luas.&lt;br /&gt;RUU BHP ini tak hanya mengatur pendidikan tinggi, tetapi semua&lt;br /&gt;jenjang pendidikan dari pendidikan anak usia dini jalur pendidikan&lt;br /&gt;formal, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan&lt;br /&gt;tinggi (Pasal 1 Ayat 1 dan 5). Jadi sama sekali tidak benar&lt;br /&gt;bantahan-bantahan yang diberikan Depdiknas atau anggota DPR bahwa&lt;br /&gt;RUU BHP ini lebih fokus pada perguruan tinggi saja.&lt;br /&gt;Kelemahan mendasar RUU BHP ini adalah hanya didasarkan pada Pasal&lt;br /&gt;53 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU&lt;br /&gt;Sisdiknas). Padahal pasal tersebut pernah digugat oleh sekelompok&lt;br /&gt;masyarakat untuk dibatalkan karena dinilai melanggar konstitusi,&lt;br /&gt;tetapi ditolak Mahkamah Konstitusi.&lt;br /&gt;Ironis bahwa RUU BHP—termasuk naskah akademiknya yang menjadi roh&lt;br /&gt;dari RUU—sama sekali tidak merujuk pada Pancasila dan UUD 1945.&lt;br /&gt;Sebaliknya roh dari RUU BHP itu sangat pragmatis dan liberal.&lt;br /&gt;Yang pasti, RUU BHP ini akan menghapus keragaman institusi&lt;br /&gt;pendidikan yang ada selama ini. BHP yang selama ini sudah ada,&lt;br /&gt;seperti yayasan dan perkumpulan, semua harus segera menyesuaikan&lt;br /&gt;dengan UU BHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Darmaningtyas Pengurus Majelis Luhur Taman Siswa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8196433303400915534?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8196433303400915534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/jual-pendidikan-dengan-uu-bhp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8196433303400915534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8196433303400915534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/jual-pendidikan-dengan-uu-bhp.html' title='Jual Pendidikan dengan UU BHP...?'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-5674602182383732518</id><published>2009-01-04T11:44:00.000-07:00</published><updated>2009-01-04T11:45:33.687-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TPL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>DISABLE AUTORUN/AUTOPLAY PADA WINDOWS Disable Autorun/Autoplay melalui registry</title><content type='html'>1. Buka registry editor&lt;br /&gt;Klik menu [Start/Run]&lt;br /&gt;Pada dialog box RUN,ketik regedit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Browse ke alamat registry berikut :&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Current&lt;br /&gt;Version\Explorer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kemudian klik ganda pada string NoDriveTypeAutoRun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Isi value data dengan “ff” [sebelumnya “91”] yang berarti fungsi&lt;br /&gt;autorun/autoplay akan dimatikan pada 255 drive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik tombol OK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Keluar dari “registry Editor”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Restart Computer agar perubahan ini berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disable Autorun/Autoplay melalui Group Policy [GPEDIT.MSC]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik menu [Start].&lt;br /&gt;2. Klik [Run].&lt;br /&gt;3. Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”.&lt;br /&gt;4. Setelah muncul layer “Group Policy”, klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration”.&lt;br /&gt;5. Pada kolom settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”.&lt;br /&gt;6. Setelah muncul layer “Turn off autoplay” properties, klik tabulasi [settings] dan pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off Autoplay”, kemudian pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”.&lt;br /&gt;7. Kemudian klik OK.&lt;br /&gt;8. Klik “Close” untuk keluar dari layer “Group&lt;br /&gt;Policy”.&lt;br /&gt;9. Restart Computer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-5674602182383732518?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/5674602182383732518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/disable-autorunautoplay-pada-windows.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5674602182383732518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/5674602182383732518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/disable-autorunautoplay-pada-windows.html' title='DISABLE AUTORUN/AUTOPLAY PADA WINDOWS Disable Autorun/Autoplay melalui registry'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5980330773821921937.post-8825335998200727097</id><published>2009-01-03T04:19:00.000-07:00</published><updated>2009-01-03T04:23:13.591-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bicara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku'/><title type='text'>Redefinisi Gerakan Pemuda</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : &lt;br /&gt;Agus Hermawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Coretan Sejarah Pemuda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gerak pemuda dalam sejarah kebangsaan tak ubahnya seperti air. Selalu bergerak mencari tempat dengan potensial yang sesuai. Bila ditekan disatu titik maka ia akan merembes, muncul dan kadang muncrat ditempat lain. Seperti juga halnya dengan air, gerak pemuda ada pasang dan surutnya. Ada yang tumbuh lalu ada yang mati. Tapi satu hal yang tetap tercatat dalam sejarah adalah bahwa pergerakan pemuda adalah pergerakan yang berusaha untuk maju. (Dr.Muhammad Budi Setiawan,M.Eng)&lt;br /&gt;Sepanjang catatan sejarah, pemuda selalu berada pada posisi strategis. Bentuk perannya memang tidak pernah tetap, bisa sangat cultural dilain waktu bisa menjadi sangat structural dan selalu berubah dari waktu-kewaktu sesuai periodeisasi sejarah yang melatari. &lt;br /&gt;Pada fase kedaerahan misalnya, pemuda yang berjuang melalui semangat kedaerahan dimasing-masing daerah ditandai dengan lahirnya banyak tokoh perlawanan terhadap penjajah pada saat itu dalam upaya meraih kemerdekaan, seperti Pangeran Diponegoro, Cut Njak Dien, Cik Ditiro dan banyak lagi. Dalam bentuknya yang masih sangat cultural dan bersifat kedaerahan ini, tokoh-tokoh pemuda tersebut sudah menunjukkan eksistensinya sebagai pencetus maupun tonggak awal perjuangan dalam mempertahankan dan memperjuangkan kehormatan diri sebagai satu-kesatuan negara yang bernafas dan berlandaskan moral-moral agama yang menolak terhadap kependudukan kaum imperialisme penjajah.&lt;br /&gt;Lain lagi halnya dengan masa awal pergerakan nasional, dimana pemuda secara sosial dimaknai sebagai generasi terpelajar (educated person) dan mulai menunjukkan perangainya sebagai simpul pemersatu tanah air dan motor penggerak (driving force) pergerakan bangsa yang ditandai dengan berdirinya Boedi Utomo 1908. Tanpa meningggalkan spirit yang sama namun dengan cara yang lebih efektif dan terkoordinasi dengan semangat persatuan.  Kiprah pemuda pada masa itupun tak dapat dianggap remeh, Dr. Muhammad Hatta, misalnya, pada tahun 1926 pada usia 24 tahun, telah dipercaya untuk memimpin delegasi Indonesia ke Kongres Demokrasi International untuk Perdamaian di Bierville, Perancis. Dimana nama Indonesia diakui oleh kongres secara resmi tanpa penolakan yang berarti.&lt;br /&gt; Islam yang secara jelas telah mengatakan dalam kitab sucinya Alqur’anulkarim : “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menciptakan (kamu) sesudah itu lemah (kembali) dan berubah. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS : Ar-Ruum 30 : 54).&lt;br /&gt;Merujuk pada ayat di atas, Islam telah mengkategorikan 3 fase kehidupan manusia, pertama yaitu keadaan yang lemah (fase anak-anak), kemudian keadaan kuat (fase pemuda) dimana pada fase inilah manusia lebih dinamis dan terlahir sebagai agen-agen perubah, pengontrol dan pemimpin masa depan yang seharusnya mampu membawa sebuah kedamaian dan ketenteraman bagi semua kalangan, dan yang terakhir kembali kepada keadaan lemah (fase Tua). &lt;br /&gt;Dalam hal ini Islam telah mengatakan, bahwa dalam setiap perubahan dan juga proses beragama, dan bernegara pemuda selalu memegang peranan penting dan menjadi leading sector dalam setiap proses perbaikan dan penataan ulang kehidupan sosial yang lebih mendekatkan diri kepada ilah atau Yang Kuasa sebagai kontrol diri dalam menghadapi arus kehidupan duniawi yang semu dan banyak mengandung unsur bara’ (berlepas diri terhadap nilai-nilai ketuhanan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemuda Kekinian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Dimana, sedang apa dan bersama siapa pemuda saat ini? Sebuah celetukan pertanyaan yang saya rasa harus kita jawab bersama. Kondisi sebagian pemuda Indonesia saat ini berada dalam keberadaan yang sangat memprihatinkan. Kasus-kasus narkoba, seks bebas, mabuk, kekerasan dan lain sebagainya terus menyertai pemberitaan mengenai pemuda Indonesia saat ini. Seolah-olah hal ini telah menciptakan stigma tersendiri bagi pemuda saat ini yang seharusnya menjadi agent of control (agen pengontrol) berubah menjadi agent lose control (agen yang lepas control). Belum hilang rasanya memory ingatan kita dimana akhir-akhir ini maraknya pemberitaan mahasiswa yang bentrok antar kampus dimakassar hanya karena permasalahan saling ejek antar individu, atau pemberitaan mengenai kekerasan yang terjadi di IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) yang merenggut beberapa nyawa, hal inipun semakin heboh dengan dengan bukti-bukti dalam buku ”IPDN Undercover” mengenai banyaknya seks bebas dan aborsi dikalangan mahasiswa IPDN.&lt;br /&gt; Apa jadinya jika negara ini harus dipimpin oleh pemuda-pemuda tersebut...? pemuda yang harusnya menjadi agent of future atau pemuda yang lebih lekat dengan identitas sebagai kaum intelektual, ternyata tak ubahnya dengan preman yang hanya berkedok mahasiswa atau apalah sebutannya. Ironis memang dan harusnya ini merupakan bahan refleksi kita bersama. Haruskah kita pemuda terus berada dan berbangga dengan stigma yang diberikan ini? atau lebih memilih untuk berbenah diri sekecil apapun itu, karena kita memang sudah seharusnya mengambil peranan itu kembali, peranan kita sebagai agent of control (agen pengontrol), future leaders (pemimpin masa depan), agent of change (agen perubah), director of change (pengarah perubahan) dan sebagai agent of social (agen sosial). Tidak lantas berbalik menjadi figur yang individualistis dan menutup mata tanpa peduli pada keberadaan sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Redefinisi Gerakan Pemuda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Meskipun demikian, kita tetap tidak boleh mengesampingkan kenyataan bahwa masih ada pemuda Indonesia yang berprestasi hingga tingkat international. Sudah beberapa tahun ini pelajar Indonesia meraih juara di Olimpiade fisika International. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan bangsa ini. Belum lagi dengan banyaknya putra bangsa ini yang mampu bersaing dan berkompetisi dengan skill yang dimiliki, sebagai contoh yaitu President RI ke-3, Bpk Prof.BJ.Habibie, yang mana pemikirannya banyak diadopsi oleh negara jerman dalam pembuatan teknologi transportasi baik itu kapal maupun pesawat terbang.&lt;br /&gt; Harusnya hal ini mampu menjadi stimulan bagi generasi muda bangsa saat ini. Sebagai bahan acuan untuk membangun karakter pemuda yang telah lama terpendam dan tidur dalam kelelapan Hedonisme dan Sekulerisme. Bentuk pengartian kembali terhadap gerakan pemuda (Redefinisi Gerakan Pemuda) saat ini memang sangat diperlukan, selain karena tuntutan jaman yang semakin memerlukan peran dan partisipasi pemuda sebagai pemegang estafet pembangunan kedepannya, dilain sisi juga karena kondisi kebangsaan saat ini yang mengalami berbagai krisis. Mulai dari krisis multidimensi, krisis ekonomi dan juga krisis moralitas kepemudaan semakin menjauhkannya dari peran seharusnya.  &lt;br /&gt; Pemuda yang seolah-olah terlena dengan kehidupan duniawi (Hedonisme) dan lebih beranggapan tidak pentingnya agama sebagai self control dengan  kata lain sekularisme menyebabkan pola pikir dan tindakan yang seharusnya berasal dari moralitas diri, terlepas dan mengalir begitu saja tanpa ada bedeng yang mampu membentengi diri. karena walau bagaimanapun tidak akan pernah tercipta suatu prestasi dan karya yang bersifat konstruktif apabila pribadi pemuda tersebut jauh dari yang nama Iman. Artinya kondisi kepemudaan saat ini tak terlepas dari kualitas diri yang jauh dari nilai-nilai agama, karena bagaimanapun agama seharusnya menjadi fondasi pemikiran dan juga tindakan agar output yang dikeluarkan tidak sembrono. &lt;br /&gt; Dengan kata lain jika pemuda menyadari dan mencoba untuk meredifinisi gerakannya. Maka tidak ada jalan lain, kecuali dengan kembali kepada fitrahnya sebagai makhluk yang berketuhanan dan berkewajiban menjalankan setiap perintah agama. Karena seharusnya Demokrasi (Kekuasaan Manusia) harus menyesuaikan dengan Theokrasi (Kekuasaan Tuhan), bukan sebaliknya...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Pemuda...!&lt;br /&gt;Hidup Mahasiswa...!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5980330773821921937-8825335998200727097?l=thekumaiprojek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/feeds/8825335998200727097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/redefinisi-gerakan-pemuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8825335998200727097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5980330773821921937/posts/default/8825335998200727097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://thekumaiprojek.blogspot.com/2009/01/redefinisi-gerakan-pemuda.html' title='Redefinisi Gerakan Pemuda'/><author><name>Agus Hermawan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_dr06vVtnp2Y/SPSG8QcNi5I/AAAAAAAAAAU/kpTOKxrfcCk/S220/amang+agus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
